Search Web

Home Default Slider

Asuransi Generation Secure Plus

Bekal Untuk Terus
Melangkah Pasti

Emma AXA Mandiri

Wujudkan Merdeka
dari Cara Lama

Melangkah Pasti

Bersama AXA Mandiri

Asuransi Mandiri Wealth Signature USD

Your Wealth, Your Future, Your Signature

Asuransi Kesehatan Proteksi Ekstra

Karena Sehat Juga Butuh Kemewahan

Asuransi Generation Secure Plus

Bekal Untuk Terus
Melangkah Pasti

Emma AXA Mandiri

Wujudkan Merdeka
dari Cara Lama

Melangkah Pasti

Bersama AXA Mandiri

Asuransi Mandiri Wealth Signature USD

Your Wealth, Your Future, Your Signature

Asuransi Kesehatan Proteksi Ekstra

Karena Sehat Juga Butuh Kemewahan

Quick Access

Halaman Unggulan Nasabah

Kami memberikan rekomendasi Halaman Unggulan Nasabah yang dapat membantu Anda mendapatkan informasi yang tepat!

Aset Penerbit

Produk Unggulan Kami
Temukan ragam solusi perlindungan menyeluruh dengan manfaat optimal sesuai dengan kebutuhan Anda dan keluarga.
Produk Unggulan
Perlindungan Masa Depan
Share
Asuransi Mandiri Masa Depan Sejahtera, Pasti Bisa Kuliah!

Pastikan masa depan pendidikan anak tetap terjamin, dengan fleksibilitas menentukan Masa Pembayaran  Premi hingga 8 tahun dan perlindungan hingga 20 tahun. Siapkan dana kuliah anak & proteksi jiwa, termasuk manfaat bebas premi jika terjadi risiko.

Klik tombol di bawah ini untuk melihat informasi lebih lanjut.

Premi Mulai
Rp400.000/Bulan
Produk Unggulan
Perlindungan Jiwa
Share
Asuransi Mandiri Flexi Proteksi

Perlindungan jiwa menyeluruh kini lebih terjangkau, dengan manfaat meninggal dunia hingga 120 kali dari Premi Dasar Tahunan dan jaminan pengembalian premi hingga 120% dari total premi yang dibayarkan. Dilengkapi dengan pilihan perlindungan 77 Penyakit Kritis dan Rawat Inap.

Klik tombol di bawah ini untuk melihat informasi lebih lanjut.

Premi Mulai
Rp200.000/Bulan
Produk Unggulan
Perlindungan Kesehatan
Share
Asuransi Mandiri Solusi Kesehatan

Proteksi kesehatan dengan manfaat harian rawat inap hingga Rp1,2 juta per hari, ICU hingga Rp2,4 juta per hari, dan santunan pembedahan hingga Rp20 juta per tahun. Dilengkapi manfaat penggantian biaya transportasi ke RS dan santunan meninggal dunia karena kecelakaan Rp50 juta. Tersedia pengembalian premi hingga 50% apabila tidak terjadi klaim.

Klik tombol di bawah ini untuk melihat informasi lebih lanjut.

Premi Mulai
Rp65.000/Bulan
Produk Unggulan
Perlindungan Mikro
Share
Asuransi Mandiri Mikro Jiwa Terlindungi - Si Jitu

Perlindungan jiwa dengan santunan 500x dari premi bulanan. Serta manfaat pengembalian premi sebesar 101% dari total premi apabila tidak terjadi klaim diakhir masa asuransi 8 tahun.

Klik tombol di bawah ini untuk melihat informasi lebih lanjut.

Premi Mulai
Rp25.000/Bulan
Produk Unggulan
Perlindungan Prestise
Share
Asuransi Mandiri Elite Plan - Prime

Rencanakan masa depan dengan perlindungan jiwa yang dikaitkan dengan investasi (PAYDI) hingga usia 100 tahun. Dilengkapi pilihan Subdana sesuai dengan profil risiko, potensi Nilai Tunai dan total Loyalty Bonus hingga 50% dari Premi Dasar Berkala.

Premi mulai Rp100 juta atau USD 10.000 per tahun.

Klik tombol di bawah ini untuk melihat informasi lebih lanjut.

Premi Mulai
Rp100 juta/Tahun
Produk Unggulan
Perlindungan Prestise
Share
Asuransi Mandiri Wealth Signature USD - Plan Saving

Asuransi Mandiri Wealth Signature USD - Saving, merupakan Asuransi Dwiguna Kombinasi yang memberikan perlindungan jiwa berupa Manfaat Meninggal Dunia hingga 1.200% Premi Dasar tahunan serta manfaat hidup berupa Manfaat Tunai Berkala hingga 81% Premi Dasar tahunan sejak tahun pertama Polis dan Manfaat Akhir Masa Asuransi hingga 560% Premi Dasar tahunan. Produk ini memiliki pilihan Masa Asuransi dan Masa Pembayaran Premi yang fleksibel.
 
Premi Mulai dari – USD 2,000

Klik tombol di bawah ini untuk melihat informasi lebih lanjut.

Premi Mulai
USD2.000/Tahun
Produk Unggulan
Perlindungan Prestise
Share
Asuransi Mandiri Investasi Prestise

Wujudkan impian Anda dan keluarga dengan Perlindungan Jiwa yang dikaitkan dengan investasi (PAYDI) hingga usia 100 tahun dengan Pembayaran Sekaligus. Dilengkapi dengan perlindungan meninggal dunia karena sebab apapun dan total Loyalty Bonus setiap 5 tahun sebesar 2,5% dari rata-rata saldo unit.

Premi mulai dari Rp500 juta atau USD 100 ribu.

Klik tombol di bawah ini untuk melihat informasi lebih lanjut.

Premi Mulai
Rp500 juta/Sekaligus
Produk Unggulan
Perlindungan Kesehatan
Share
Asuransi Mandiri Proteksi Penyakit Tropis

Perlindungan khusus untuk risiko penyakit tropis, yaitu demam berdarah, tifus, malaria, dan chikungunya; dengan manfaat rawat inap hingga Rp1 juta per hari dan santunan tunai hingga Rp1 juta per hari. Tersedia pengembalian premi hingga 30% jika tidak ada klaim dalam 3 tahun.

Klik tombol di bawah ini untuk melihat informasi lebih lanjut.

Premi Mulai
Rp100.000/Bulan

Solusi Perlindungan Kami CMS

Solusi Perlindungan Kami

Temukan ragam solusi perlindungan menyeluruh dengan manfaat optimal sesuai dengan kebutuhan Anda dan keluarga.

Temukan Kami

Terdaftar menjadi Fasilitas Kesehatan Rekanan
AXA Mandiri Financial Service Corporate Solution
Rumah Sakit Menteng Medika Sejahtera, Cabang Regional
Jl. Prawirotaman, Jakarta Pusat
Buka | 0212-1823977 / 271221171
★★★★★
Temukan Rumah Sakit Rekanan AXA Mandiri
Lebih dari 3.000+ rumah sakit telah menjadi rekanan AXA Mandiri, siap memberikan layanan terbaik untuk Anda dan keluarga.
Temukan rumah sakit rekanan terdekat, dan nikmati kenyamanan berobat tanpa khawatir biaya.

Testimoni

layanan terbaik

Aset Penerbit

Ciri-Ciri Anak Cacingan, Penyebab, Gejala & Cara Mengatasinya

Artikel Inspirasi

Artikel Inspirasi

Ciri-Ciri Anak Cacingan, Penyebab, Gejala & Cara Mengatasinya

02 Juli 2026

Share This Article :

Masalah cacingan pada anak masih menjadi salah satu gangguan kesehatan yang sering terjadi, terutama pada balita hingga anak sekolah. Kondisi ini sering dianggap sepele, padahal jika tidak ditangani dengan baik dapat memengaruhi tumbuh kembang anak.

Rangkuman:

  • Cacingan pada anak merupakan masalah kesehatan yang masih sering terjadi dan dapat memengaruhi tumbuh kembang jika tidak ditangani dengan baik.
  • Cacingan pada anak ditandai dengan berbagai ciri, seperti nafsu makan menurun, perut buncit, lemas, hingga gangguan pencernaan. Anak lebih rentan mengalami cacingan karena sistem imun yang belum sempurna serta kebiasaan kurang menjaga kebersihan.
  • Gejala yang muncul bisa beragam, mulai dari gatal di anus, diare, berat badan sulit naik, hingga munculnya cacing di feses. Jika dibiarkan, cacing dapat menyerap nutrisi dan menyebabkan komplikasi seperti anemia dan malnutrisi.

Secara umum, ciri-ciri anak cacingan dapat terlihat dari perubahan kondisi fisik dan perilaku, seperti perut buncit, nafsu makan menurun, hingga anak tampak lemas atau mudah lelah. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh infeksi cacing yang masuk ke dalam tubuh melalui makanan, minuman, atau kebiasaan kurang menjaga kebersihan. Inilah yang menjadi salah satu penyebab anak cacingan, terutama pada anak-anak yang aktif bermain di lingkungan terbuka tanpa pengawasan kebersihan yang optimal.

Tak hanya itu, gejala anak cacingan juga bisa meliputi gatal di area anus, berat badan sulit naik, hingga gangguan pencernaan seperti diare atau sembelit. Lalu, kenapa anak lebih sering cacingan? Hal ini karena sistem imun anak yang belum sempurna serta kebiasaan seperti bermain di tanah atau jarang mencuci tangan membuat risiko infeksi menjadi lebih tinggi dibandingkan dengan orang dewasa.

Ciri-ciri anak cacingan

Cacing bisa masuk ke dalam tubuh anak-anak ketika mereka tidak sengaja menelan telur cacing yang menempel di tangan, mainan, benda yang kotor, atau makanan dan minuman yang kotor. Setelah masuk ke dalam tubuh, telur cacing akan terus berkembang hingga menjadi cacing, lalu menginfeksi tubuh anak.

Sebagian besar anak yang mengalami cacingan sering tidak menunjukkan gejala jelas, bahkan bisa mirip dengan masalah kesehatan lain. Meski begitu, Anda tetap perlu mengenalnya.  Ciri paling umum adalah menurunnya nafsu makan anak. Selain itu, ada beberapa ciri lain yang menandakan anak mengalami cacingan. Dilansir dari Alodokter, berikut beberapa ciri yang perlu diwaspadai orang tua.

  • Sakit perut
  • Anus kemerahan dan gatal, terutama saat malam hari
  • Gatal pada vagina
  • Diare
  • Tidur tidak nyenyak
  • Berat badan susah naik atau justru berkurang
  • Cacing keluar dari tubuh saat buang air besar
  • Lemas dan mudah lelah
  • Mengalami penurunan berat badan.
  • Sulit konsentrasi.
  • Kurang bersemangat (lemah, letih, lesu).
  • Perut terasa kembung, keras, dan nyeri.
  • Terdapat cacing pada feses saat anak buang air besar.
  • Mengeluarkan bunyi saat bernapas.
  • Mudah tersinggung.

Jika tidak dibasmi, cacing bisa menyerap nutrisi dan menimbulkan perdarahan di dalam tubuh. Hal ini bisa membuat anak berisiko mengalami kurang gizi, stunting, atau anemia, sehingga tumbuh kembang anak terganggu.

Selain itu, ketika tidak mendapatkan pengobatan, penyakit cacingan pada anak bisa menyebabkan cacing mengeluarkan telur-telurnya melalui kotoran. Hal ini bisa membuat lingkungan di sekitar tercemar oleh cacing penyebab infeksi sehingga orang lain bisa ikut tertular.

Oleh karena itu, cacingan pada anak penting untuk diobati. Tidak hanya bertujuan untuk menyembuhkan penyakit, tetapi juga untuk mencegah komplikasi yang berbahaya, seperti anemia dan malnutrisi, serta untuk mencegah penularan cacingan dari anak ke orang lain.

Penyebab anak cacingan

Infeksi cacing pada anak umumnya terjadi karena kebersihan yang kurang terjaga. Namun, ada beberapa faktor risiko yang menjadi penyebab anak cacingan seperti:

  • Tidak mencuci tangan sebelum makan.
  • Sering menggigit kuku. 
  • Jajan sembarangan
  • Mengonsumsi makanan mentah atau tidak higienis. 
  • Jarang memakai alas kaki.
  • Kontak dengan hewan peliharaan atau orang yang sudah terinfeksi.

Perlu diketahui juga bahwa cacing bisa masuk ke tubuh lewat makanan, minuman, atau sentuhan. Misalnya, ketika tangan anak menyentuh tanah atau tinja yang mengandung telur cacing lalu masuk ke mulut tanpa dicuci. 

Di dalam usus, telur akan menetas dan berkembang. Cacing berbentuk benang putih sepanjang sekitar satu sentimeter ini bisa bertelur hingga ribuan butir. Kemudian, ketika anak menggaruk area anus yang gatal tanpa mencuci tangan, telur cacing bisa menempel pada kuku dan menyebar ke orang lain. Untuk mencegah penyebaran, Anda sebagai orang tua perlu membiasakan anak menjaga kebersihan diri, terutama mencuci tangan dengan benar setelah bermain dan sebelum makan.

Gejala anak cacingan

Sebagian besar anak yang mengalami cacingan sering tidak menunjukkan gejala jelas, bahkan mirip dengan masalah kesehatan lain. Gejala cacingan pada anak bisa mengganggu anak-anak dalam melakukan aktivitas sehari-harinya. Tanda paling umum adalah menurunnya nafsu makan anak, disertai beberapa gejala lain. Dilansir dari Alodokter, berikut beberapa ciri-ciri anak cacingan yang perlu diketahui.

1. Ada cacing di feses

Gejala cacingan pada anak yang paling mudah dikenali adalah ditemukannya cacing di feses anak. Jenis cacing yang sering terlihat di feses adalah cacing kremi, cacing gelang, dan cacing pita.

2. Gangguan pencernaan

Anak-anak yang terinfeksi cacing juga umumnya mengalami gangguan pencernaan, seperti penurunan nafsu makan, sakit perut, muntah, diare, atau justru sembelit. Jika tidak segera diatasi, cacing bisa menempel pada dinding usus dan melukai usus. Cacing yang terus berkembang biak di usus juga bisa menumpuk dan menyumbat saluran pencernaan.

3. Anus gatal

Anus gatal juga menjadi salah satu gejala cacingan pada anak yang khas dan paling sering muncul. Kondisi ini umumnya disebabkan oleh infeksi cacing kremi. Telur cacing kremi biasanya bisa menempel di anus dan menyebabkan iritasi, sehingga anus terasa gatal dan tampak kemerahan.

4. BAB berdarah

Infeksi cacing gelang (ascariasis) bisa menyebabkan buang air besar berdarah. Kondisi ini terjadi karena cacing bisa menempel pada dinding usus yang menyebabkan perdarahan. Gejala cacingan pada anak ini bisa terjadi jika infeksi cacing gelang tidak segera diobati.

5. Muncul ruam di kulit

Munculnya ruam di kulit juga menjadi ciri-ciri cacingan pada anak. Gejala ini biasanya disebabkan oleh infeksi cacing kremi. Namun, cacing tambang juga bisa menimbulkan ruam, apalagi jika cacing tersebut masuk ke dalam kulit. Ruam dan gatal yang tidak tertahankan akibat infeksi cacing dapat membuat anak rewel dan sulit tidur.

6. Batuk

Infeksi cacing gelang ternyata juga dapat menimbulkan batuk. Gejala cacingan pada anak ini umumnya terjadi ketika cacing terlebih dahulu menginfeksi paru-paru sebelum memasuki saluran pencernaan. Selain menyebabkan batuk, cacing gelang jenis Strongyloidiasis juga bisa menyebabkan radang tenggorokan.

7. Berat badan kurang

Ciri-ciri cacingan ini bisa terjadi karena nutrisi dari makanan yang seharusnya diserap oleh tubuh anak-anak justru diambil oleh cacing. Kekurangan nutrisi bisa menyebabkan anak yang menderita cacingan memiliki badan yang lebih kurus dan perkembangan kognitif yang lebih lambat daripada anak yang sehat. Jika tidak segera ditangani, kondisi ini akan membuat anak mengalami malnutrisi yang dapat mengganggu tumbuh kembangnya.

8. Kulit pucat

Kulit pucat akibat cacingan terjadi karena infeksi cacing tambang yang menyerap darah dari dinding saluran pencernaan. Jika tidak ditangani, kondisi ini dapat berkembang menjadi anemia. Selain kulit pucat, beberapa gejala anemia yang dapat muncul pada anak yang mengalami cacingan antara lain pusing, lemas, mudah lelah, dan sulit berkonsentrasi.

Kenapa anak lebih sering cacingan?

Cacingan masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang sering dialami anak-anak di Indonesia. Cacingan masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang sering dialami oleh anak-anak di Indonesia. Beberapa jenis cacing yang kerap menyebabkan cacingan pada anak adalah cacing pita, cacing gelang, cacing cambuk, dan cacing tambang. Kondisi ini paling sering terjadi pada anak-anak usia 5–14 tahun. Salah satu alasannya adalah karena anak-anak gemar bermain di tanah, tetapi belum bisa membersihkan diri mereka sendiri dengan baik.

Anak-anak lebih rentan terkena cacingan karena sering bermain di tanah tanpa alas kaki, kurang menjaga kebersihan tangan, serta kebiasaan memasukkan tangan atau benda ke mulut. Selain itu, makanan atau minuman yang tidak higienis juga bisa menjadi sumber penularan.

Meski terlihat sebagai penyakit ringan, jika dibiarkan, cacingan pada anak dapat menimbulkan dampak serius. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk mengenali tanda-tanda awal serta melakukan pencegahan sejak dini.

Cara mengatasi dan mengobati anak cacingan

Kenali ciri-ciri anak cacingan, penyebab, gejala, serta cara mengatasi dan mencegahnya agar tumbuh kembang anak tetap optimal.

Gejala cacingan pada anak perlu segera diatasi agar infeksi cacing tidak mengganggu tumbuh kembang mereka. Untuk mengatasi cacingan pada anak, Anda bisa memberikan obat cacing berupa albendazole, praziquantel, mebendazole, ivermektin, atau pyrantel pamoat. Obat-obatan ini tersedia dalam sediaan tablet, tablet kunyah, dan sirop.

Untuk mencegah infeksi cacing berulang, Anda juga perlu memberikan obat cacing secara rutin setiap 6 bulan. Selain itu, ada juga beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah cacingan pada anak. Dilansir dari Halodoc, berikut beberapa cara mencegah cacingan pada anak yang perlu dilakukan.

  • Hindari memberikan makanan kurang matang pada anak.
  • Pastikan anak mencuci tangan sebelum makan, setelah buang air, atau setelah bermain di luar rumah.
  • Jaga anak agar tidak memasukkan mainan atau benda asing lain ke mulutnya.
  • Bersihkan mainan anak secara rutin, terutama jika mainan sering dibawa ke luar rumah dan sering bersentuhan dengan tanah.
  • Rutin memotong kuku anak.
  • Mandikan anak minimal 2 kali sehari.
  • Rajin mengganti pakaian anak.
  • Cuci handuk dan seprai anak secara rutin.
  • Beri tahu anak agar tidak menggaruk bokong dan menggigiti kukunya.

Jika gejala cacingan pada anak tidak juga membaik setelah ia mengonsumsi obat cacing, Anda perlu membawa anak ke dokter. Selain itu, jika anak menderita diare atau sakit perut lebih dari 2 minggu, mengalami penurunan berat badan yang tidak diketahui sebabnya, atau terdapat ruam gatal yang berbentuk seperti cacing di tubuhnya, Anda perlu membawa anak ke dokter agar bisa segera mendapatkan penanganan yang tepat.

Perlu digarisbawahi juga bahwa menjaga anak agar terhindar dari cacingan bukan hanya soal kebersihan, tetapi juga tentang konsistensi dalam menerapkan pola hidup sehat sejak dini. Langkah ini berperan penting dalam melindungi tumbuh kembang anak secara optimal.

Meski begitu, risiko kesehatan tetap bisa datang tanpa diduga, termasuk infeksi cacing yang berulang atau komplikasi seperti anemia. Di sinilah pentingnya memiliki perlindungan ekstra melalui asuransi kesehatan. Dengan asuransi, orang tua tidak perlu khawatir terhadap biaya pemeriksaan, pengobatan, hingga perawatan lanjutan jika kondisi anak membutuhkan penanganan medis lebih lanjut.

Salah satu produk asuransi yang bisa dipertimbangkan adalah Asuransi Mandiri Solusi Kesehatan, hadir untuk memberikan perlindungan komprehensif, termasuk biaya rawat inap akibat kondisi kesehatan fisik yang terganggu, sehingga Anda dapat fokus pada pemulihan dari komplikasi serangan panik tanpa khawatir akan biaya.

Dengan memiliki Asuransi Mandiri Solusi Kesehatan, Anda akan mendapatkan manfaat harian rawat inap hingga Rp1,2 juta per hari, ICU hingga Rp2,4 juta per hari, dan santunan pembedahan hingga Rp20 juta per tahun. Produk asuransi ini juga memberikan manfaat penggantian biaya transportasi ke Rumah Sakit dan santunan meninggal dunia karena kecelakaan hingga Rp50 juta. Tersedia juga manfaat pengembalian premi hingga 50% ketika tidak terjadi klaim selama masa perlindungan. 

Konsultasikan kebutuhan asuransi Anda dan keluarga dengan Life Planner atau Financial Advisor AXA Mandiri. Kami akan membantu Anda untuk memahami produk asuransi terbaik sesuai dengan kebutuhan Anda. Kunjungi situs resmi AXA Mandiri atau hubungi 1500803 untuk informasi lebih lanjut.

Frequently Asked Questions (FAQ)

Q: Apa saja ciri-ciri anak cacingan yang paling umum?

A: Ciri-ciri yang paling umum meliputi nafsu makan menurun, perut buncit, lemas, gatal di anus, serta berat badan sulit naik.

Q: Kenapa anak lebih sering mengalami cacingan dibandingkan orang 
dewasa?

A: Karena sistem imun anak belum sempurna dan mereka sering bermain di lingkungan yang kurang bersih tanpa menjaga kebersihan tangan.

Q: Apakah cacingan pada anak berbahaya?

A: Ya, jika tidak diobati, cacingan dapat menyebabkan anemia, malnutrisi, hingga mengganggu tumbuh kembang anak.

Q: Bagaimana cara mengatasi cacingan pada anak?

A: Dengan memberikan obat cacing sesuai anjuran dokter serta menjaga kebersihan diri dan lingkungan anak.

Q: Bagaimana cara mencegah penyakit cacingan pada anak-anak?

A: Dengan membiasakan anak mencuci tangan, menjaga kebersihan makanan, rutin memotong kuku, dan memberikan obat cacing secara berkala.

Sumber:

  • https://www.alodokter.com/8-gejala-cacingan-pada-anak-dan-cara-mengatasinya
  • https://www.halodoc.com/artikel/selain-tak-nafsu-makan-ini-ciri-ciri-anak-cacingan
  • https://www.alodokter.com/cacingan-pada-anak-kenali-penyebab-dan-cara-mencegahnya
  • https://puskesmaskuripan-dikes.lombokbaratkab.go.id/berita/cacingan-pada-anak-kenali-penyebab-dan-cara-mencegahnya/

Annual Claim

Total Klaim Dibayarkan Tahun 2025
IDR
7746382602700
PT AXA Mandiri Financial Services

Sebagai bentuk komitmen perusahaan, AXA Mandiri Financial Services membuktikan kepercayaan nasabah dengan membayarkan klaim sepanjang tahun sesuai dengan solusi perlindungan yang dimiliki nasabah.

Cek Laporan Keuangan

NAV and Laporan Widget

Mandiri Attractive Equity Money Rupiah
17/09/26
116.0598
0.45929999999999893
Mandiri Attractive Equity Money Syar...
17/09/26
99.7505
0.5812999999999988
Mandiri Amanah Equity Syariah Rupiah
17/09/26
108.0947
0.5711000000000013
Mandiri Balanced Offshore USD
16/09/26
13.7123
13.7123
Mandiri Advanced Commodity Equity Sy...
17/09/26
191.4015
0.9865000000000066
Mandiri Progressive Balanced Money R...
17/09/26
734.9156
1.2212000000000671
Mandiri Amanah Pasar Uang Syariah
17/09/26
125.4976
0.014099999999999113
Mandiri Balanced Offshore USD Class B
16/09/26
12.8793
12.8793
Mandiri Money Market Rupiah
17/09/26
218.7806
0.030900000000002592
Mandiri Golden Equity Offshore Usd
16/09/26
14.8405
14.8405
Mandiri Prime Equity Rupiah
17/09/26
88.701
0.1419999999999959
Mandiri Protected Balanced Money Rupiah
17/09/26
94.8902
0.006099999999989336
Mandiri Excellent Equity Rupiah
17/09/26
48.1158
0.38110000000000355
Mandiri Active Balanced Money Syaria...
17/09/26
151.6452
0.2536999999999807
Mandiri Prime Fixed Income Rupiah
17/09/26
93.8436
0.0033999999999991815
Mandiri Dynamic Equity Money Rupiah
17/09/26
888.1392
4.028699999999958
Mandiri Secure Fixed Income Money Rupiah
17/09/26
404.1338
0.06580000000002428
Mandiri Secure Fixed Income Money USD
17/09/26
13.2887
0.015100000000000335
Mandiri Fixed Income USD
17/09/26
0.9962
0.0018000000000000238
Mandiri Equity Offshore Class B
16/09/26
16.778
16.778
Mandiri Active Balanced Money Rupiah
17/09/26
191.3692
0.3456999999999937
Mandiri Balanced Offshore Usd Class C
16/09/26
12.6175
12.6175
Mandiri Equity Offshore USD
16/09/26
19.1296
19.1296
Mandiri Amanah Pendapatan Tetap Syariah
17/09/26
138.8544
0.03809999999998581
Mandiri Fixed Income Money Rupiah
17/09/26
310.1441
0.07630000000000337
Mandiri Equity Money Rupiah
17/09/26
77.0049
0.13680000000000803

Livechat v2 Widget

Cookies Policy