Search Web

Home Default Slider

Survey Danantara

Cukup 1 Menit Untuk Perubahan Lebih Baik

Melangkah Pasti

Bersama AXA Mandiri

Perlindungan Prestige
Asuransi Mandiri Wealth Signature USD

Your Wealth, Your Future, Your Signature

Perlindungan Kesehatan
Asuransi Kesehatan Proteksi Ekstra

Karena Sehat Juga Butuh Kemewahan

Emma AXA Mandiri

Rasakan Kemudahan Mengelola Polis Anda

Survey Danantara

Cukup 1 Menit Untuk Perubahan Lebih Baik

Melangkah Pasti

Bersama AXA Mandiri

Perlindungan Prestige
Asuransi Mandiri Wealth Signature USD

Your Wealth, Your Future, Your Signature

Perlindungan Kesehatan
Asuransi Kesehatan Proteksi Ekstra

Karena Sehat Juga Butuh Kemewahan

Emma AXA Mandiri

Rasakan Kemudahan Mengelola Polis Anda

Quick Access

Halaman Unggulan Nasabah

Kami memberikan rekomendasi Halaman Unggulan Nasabah yang dapat membantu Anda mendapatkan informasi yang tepat!

Aset Penerbit

Produk Unggulan Kami
Temukan ragam solusi perlindungan menyeluruh dengan manfaat optimal sesuai dengan kebutuhan Anda dan keluarga.
Produk Unggulan
Perlindungan Masa Depan
Share
Asuransi Mandiri Masa Depan Sejahtera, Pasti Bisa Kuliah!

Pastikan masa depan pendidikan anak tetap terjamin, dengan fleksibilitas menentukan Masa Pembayaran  Premi hingga 8 tahun dan perlindungan hingga 20 tahun. Siapkan dana kuliah anak & proteksi jiwa, termasuk manfaat bebas premi jika terjadi risiko.

Klik tombol di bawah ini untuk melihat informasi lebih lanjut.

Premi Mulai
Rp400.000/Bulan
Produk Unggulan
Perlindungan Jiwa
Share
Asuransi Mandiri Flexi Proteksi

Perlindungan jiwa menyeluruh kini lebih terjangkau, dengan manfaat meninggal dunia hingga 120 kali dari Premi Dasar Tahunan dan jaminan pengembalian premi hingga 120% dari total premi yang dibayarkan. Dilengkapi dengan pilihan perlindungan 77 Penyakit Kritis dan Rawat Inap.

Klik tombol di bawah ini untuk melihat informasi lebih lanjut.

Premi Mulai
Rp200.000/Bulan
Produk Unggulan
Perlindungan Kesehatan
Share
Asuransi Mandiri Solusi Kesehatan

Proteksi kesehatan dengan manfaat harian rawat inap hingga Rp1,2 juta per hari, ICU hingga Rp2,4 juta per hari, dan santunan pembedahan hingga Rp20 juta per tahun. Dilengkapi manfaat penggantian biaya transportasi ke RS dan santunan meninggal dunia karena kecelakaan Rp50 juta. Tersedia pengembalian premi hingga 50% apabila tidak terjadi klaim.

Klik tombol di bawah ini untuk melihat informasi lebih lanjut.

Premi Mulai
Rp65.000/Bulan
Produk Unggulan
Perlindungan Mikro
Share
Asuransi Mandiri Mikro Jiwa Terlindungi - Si Jitu

Perlindungan jiwa dengan santunan 500x dari premi bulanan. Serta manfaat pengembalian premi sebesar 101% dari total premi apabila tidak terjadi klaim diakhir masa asuransi 8 tahun.

Klik tombol di bawah ini untuk melihat informasi lebih lanjut.

Premi Mulai
Rp25.000/Bulan
Produk Unggulan
Perlindungan Prestise
Share
Asuransi Mandiri Elite Plan - Prime

Rencanakan masa depan dengan perlindungan jiwa yang dikaitkan dengan investasi (PAYDI) hingga usia 100 tahun. Dilengkapi pilihan Subdana sesuai dengan profil risiko, potensi Nilai Tunai dan total Loyalty Bonus hingga 50% dari Premi Dasar Berkala.

Premi mulai Rp100 juta atau USD 10.000 per tahun.

Klik tombol di bawah ini untuk melihat informasi lebih lanjut.

Premi Mulai
Rp100 juta/Tahun
Produk Unggulan
Perlindungan Prestise
Share
Asuransi Mandiri Wealth Signature USD - Plan Saving

Asuransi Mandiri Wealth Signature USD - Saving, merupakan Asuransi Dwiguna Kombinasi yang memberikan perlindungan jiwa berupa Manfaat Meninggal Dunia hingga 1.200% Premi Dasar tahunan serta manfaat hidup berupa Manfaat Tunai Berkala hingga 81% Premi Dasar tahunan sejak tahun pertama Polis dan Manfaat Akhir Masa Asuransi hingga 560% Premi Dasar tahunan. Produk ini memiliki pilihan Masa Asuransi dan Masa Pembayaran Premi yang fleksibel.
 
Premi Mulai dari – USD 2,000

Klik tombol di bawah ini untuk melihat informasi lebih lanjut.

Premi Mulai
USD2.000/Tahun
Produk Unggulan
Perlindungan Prestise
Share
Asuransi Mandiri Investasi Prestise

Wujudkan impian Anda dan keluarga dengan Perlindungan Jiwa yang dikaitkan dengan investasi (PAYDI) hingga usia 100 tahun dengan Pembayaran Sekaligus. Dilengkapi dengan perlindungan meninggal dunia karena sebab apapun dan total Loyalty Bonus setiap 5 tahun sebesar 2,5% dari rata-rata saldo unit.

Premi mulai dari Rp500 juta atau USD 100 ribu.

Klik tombol di bawah ini untuk melihat informasi lebih lanjut.

Premi Mulai
Rp500 juta/Sekaligus
Produk Unggulan
Perlindungan Kesehatan
Share
Asuransi Mandiri Proteksi Penyakit Tropis

Perlindungan khusus untuk risiko penyakit tropis, yaitu demam berdarah, tifus, malaria, dan chikungunya; dengan manfaat rawat inap hingga Rp1 juta per hari dan santunan tunai hingga Rp1 juta per hari. Tersedia pengembalian premi hingga 30% jika tidak ada klaim dalam 3 tahun.

Klik tombol di bawah ini untuk melihat informasi lebih lanjut.

Premi Mulai
Rp100.000/Bulan

Solusi Perlindungan Kami CMS

Solusi Perlindungan Kami

Temukan ragam solusi perlindungan menyeluruh dengan manfaat optimal sesuai dengan kebutuhan Anda dan keluarga.

Temukan Kami

Terdaftar menjadi Fasilitas Kesehatan Rekanan
AXA Mandiri Financial Service Corporate Solution
Rumah Sakit Menteng Medika Sejahtera, Cabang Regional
Jl. Prawirotaman, Jakarta Pusat
Buka | 0212-1823977 / 271221171
★★★★★
Temukan Rumah Sakit Rekanan AXA Mandiri
Lebih dari 3.000+ rumah sakit telah menjadi rekanan AXA Mandiri, siap memberikan layanan terbaik untuk Anda dan keluarga.
Temukan rumah sakit rekanan terdekat, dan nikmati kenyamanan berobat tanpa khawatir biaya.

Testimoni

Testimoni
Lebih Dari 20000 +
Nasabah Terbantu

layanan terbaik

Aset Penerbit

Waspada Penyakit Komplikasi, Ini Penyebab & Pencegahannya!

Artikel Inspirasi

Artikel Inspirasi

Waspada Penyakit Komplikasi, Ini Penyebab & Pencegahannya!

28 Mei 2026

Share This Article :

Pernahkah Anda mendengar istilah penyakit komplikasi? Perlu dipahami, komplikasi bukanlah jenis penyakit, melainkan perubahan suatu kondisi kesehatan atau penyakit yang tidak diinginkan.

Rangkuman:

  • Penyakit komplikasi tidak muncul secara tiba-tiba, melainkan berkembang dari masalah kesehatan yang dibiarkan tanpa perawatan optimal. 
  • Kondisi komplikasi bisa berasal dari penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, atau gagal ginjal yang kemudian diperparah dengan infeksi atau penyakit tambahan seperti infeksi saluran pernapasan, stroke, bahkan kanker.

Meski bukan jenis penyakit, komplikasi penyakit dapat terjadi ketika seseorang menyepelekan suatu penyakit yang sedang terjadi. Jika tidak ditangani dengan cepat, penyakit tersebut akan semakin sulit untuk disembuhkan dan biaya pengobatan pun jadi makin membengkak. Oleh karena itu, untuk mencegah terjadinya penyakit komplikasi, berikut ini beberapa hal yang perlu Anda pahami mengenai penyakit komplikasi.

Apa itu penyakit komplikasi?

Dilansir dari Hello Sehat, penyakit komplikasi adalah suatu kondisi tidak terduga yang muncul akibat dari penyakit tertentu. Selain itu, dilansir dari Liputan 6, penyakit komplikasi adalah masalah atau kondisi yang terjadi sebagai hasil dari penyakit atau kondisi medis tertentu.

Kondisi ini biasa terjadi pada orang yang mengidap penyakit kronis. Selain terjadi pada penderita penyakit kronis, beberapa penyakit menular juga dapat menyebabkan komplikasi. Meski begitu, efek komplikasi bisa menjadi lebih parah jika terjangkit penyakit seperti HIV/AIDS, radang paru-paru (pneumonia), dan radang selaput otak (meningitis).

Dalam dunia kedokteran, komplikasi tidak hanya disebabkan oleh penyakit, tapi juga tindakan medis seperti operasi atau penggunaan obat-obatan tertentu. Kondisi ini menjadi masalah kesehatan yang sangat serius dan harus diwaspadai.

Mengapa penyakit bisa menyebabkan komplikasi?

Penyakit komplikasi umumnya tidak muncul secara tiba-tiba, melainkan berkembang dari masalah kesehatan yang dibiarkan tanpa perawatan optimal. Oleh karena itu, memahami penyebab penyakit sangat penting agar Anda bisa lebih waspada serta bisa mengambil langkah pencegahan yang tepat. Dilansir dari Alodokter, berikut beberapa penyebab terjadinya penyakit komplikasi. 

1. Penanganan penyakit yang terlambat

Banyak orang baru mencari pertolongan medis setelah gejala penyakit memburuk. Padahal, semakin lama pengobatan tertunda, maka semakin besar risiko munculnya komplikasi. Misalnya, infeksi paru-paru yang tidak segera ditangani bisa menyebar ke organ lain atau bahkan menyebabkan gagal napas.

2. Pengobatan tidak tuntas

Banyak orang menghentikan pengobatan setelah merasa membaik, padahal kuman atau virus penyebab penyakit mungkin belum sepenuhnya hilang dari tubuh. Jika obat diminum tidak sesuai aturan atau dosisnya dilewatkan, maka proses penyembuhan bisa terganggu dan penyakit berisiko kambuh atau menimbulkan komplikasi lebih berat, misalnya resistensi obat atau infeksi berulang.

3. Adanya penyakit penyerta (komorbiditas)

Seseorang yang mengalami lebih dari satu penyakit pada saat yang sama seperti diabetes yang disertai hipertensi atau gagal ginjal, berisiko lebih tinggi mengalami komplikasi. Hal ini karena tubuh harus bekerja keras menghadapi berbagai gangguan secara sekaligus, sehingga sistem kekebalan menurun dan organ tubuh menjadi lebih rentan mengalami kerusakan.

4. Gaya hidup tidak sehat

Gaya hidup memiliki pengaruh besar terhadap munculnya penyakit komplikasi seperti kebiasaan merokok, minum alkohol, jarang berolahraga, serta pola makan tinggi gula, lemak, dan garam yang dapat memperparah kondisi penyakit utama. Misalnya, penderita diabetes yang masih merokok memiliki peluang lebih besar mengalami serangan jantung.

5. Faktor usia dan sistem imun yang lemah

Lansia dan orang dengan daya tahan tubuh lemah seperti penderita HIV/AIDS, pasien kanker, atau anak-anak dengan gizi buruk, lebih mudah mengalami penyakit komplikasi. Hal ini karena tubuh kurang mampu melawan infeksi atau penyakit, sehingga penyembuhan berjalan lebih lambat.

Apakah semua penyakit bisa menjadi komplikasi?

Kondisi komplikasi bisa berasal dari penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, atau gagal ginjal yang kemudian diperparah dengan infeksi atau penyakit tambahan seperti infeksi saluran pernapasan, stroke, bahkan kanker. Kombinasi ini menjadikan pasien memerlukan penanganan lebih intensif.

Bukan hanya itu, komplikasi juga bisa terjadi akibat kondisi pasca operasi, komplikasi obat, hingga komplikasi penyakit menular. Dilansir dari Halodoc, berikut beberapa jenis komplikasi medis yang sering terjadi dan perlu Anda waspadai.

1. Komplikasi penyakit kronis

  • Diabetes mellitus: Komplikasinya meliputi penyakit jantung, gagal ginjal, neuropati, dan retinopati. Sekitar 30 persen pengidap diabetes berisiko mengalami penyakit ginjal kronis.
  • Hipertensi: Risiko komplikasi seperti stroke, serangan jantung, dan gagal ginjal meningkat pada pengidap hipertensi yang tidak terkontrol. 

2. Komplikasi pasca operasi

  • Infeksi luka: Infeksi pasca operasi dapat memperpanjang masa penyembuhan dan meningkatkan risiko komplikasi serius.
  • Trombosis: Pembekuan darah yang terjadi setelah operasi, terutama pada bedah ortopedi.

3. Komplikasi obat

  • Reaksi alergi: Penggunaan obat tertentu memicu reaksi alergi yang berpotensi fatal seperti anafilaksis.
  • Efek samping obat: Penggunaan obat jangka panjang bisa menyebabkan kerusakan organ seperti hati dan ginjal.

4. Komplikasi penyakit menular

  • COVID-19: Komplikasinya bisa mencakup sindrom gangguan pernapasan akut (ARDS), gagal ginjal, dan kerusakan jantung.
  • Pneumonia: Dapat menyebabkan komplikasi seperti efusi pleura atau abses paru, terutama pada pengidap dengan sistem imun lemah.

Perlu diketahui bahwa tidak semua komplikasi medis dapat diprediksi meskipun pencegahan sudah dilakukan. Komplikasi medis bisa muncul bertahun-tahun setelah penyakit utama didiagnosis atau prosedur dilakukan.

Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam Pharmacon: Jurnal Farmasi Indonesia, hipertensi merupakan komplikasi yang paling banyak dialami oleh pasien diabetes, dengan prevalensi mencapai 41 persen. Hipertensi pada pasien diabetes dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular dan komplikasi lainnya.

Selain itu, studi dalam Jurnal Keperawatan menemukan bahwa komplikasi makrovaskuler seperti penyakit jantung koroner dan stroke umum terjadi pada pengidap diabetes mellitus. Hal ini menyoroti pentingnya pengelolaan gula darah yang ketat untuk mencegah komplikasi serius.

Gejala penyakit komplikasi yang perlu diwaspadai

Memahami gejala penyakit komplikasi sangat penting untuk mendapatkan perawatan yang tepat sedini mungkin.  Agar bisa terdeteksi sedini mungkin, berikut beberapa gejala penyakit komplikasi yang perlu Anda waspadai dilansir dari Medi-Call.

1. Demam disertai menggigil hebat

Demam tinggi yang berkepanjangan menjadi salah satu ciri-ciri penyakit komplikasi. Apalagi jika disertai dengan gejala lain seperti menggigil atau gemetar hebat.  Kondisi ini dapat menunjukkan bahwa infeksi telah berkembang menjadi komplikasi.

2. Perubahan mental atau kesadaran

Perubahan mental seperti kebingungan atau kehilangan kesadaran bisa menjadi tanda adanya komplikasi. Kondisi ini ditandai dengan penderita kurang atau tidak dapat memberi respons terhadap berbagai rasa. Ini bisa menjadi tanda bahwa terjadi infeksi berat atau masalah neurologis.

3. Terdapat gejala baru yang tidak biasa

Jika Anda memiliki kondisi medis yang sudah ada sebelumnya seperti diabetes atau hipertensi, perhatikan perubahan dalam gejala yang biasanya dialami. Munculnya gejala baru yang tidak biasa dan tidak terkait dengan kondisi medis yang sudah ada sebelumnya bisa menjadi tanda komplikasi. Misalnya, seseorang dengan penyakit jantung, gejala seperti kesulitan bernapas, pembengkakan di kaki, atau nyeri dada bisa mengindikasikan adanya masalah jantung yang lebih serius.

4. Masalah penglihatan

Masalah penglihatan seperti pandangan kabur atau bahkan kebutaan bisa menjadi tanda adanya komplikasi serius. Misalnya seperti penyakit diabetes yang berpotensi berujung pada komplikasi yang memengaruhi kemampuan penglihatan. Bahkan, dalam kasus yang lebih parah, komplikasi diabetes dapat menyebabkan kebutaan. 

5. Adanya gangguan pencernaan

Ciri-ciri penyakit komplikasi lainnya adalah terdapat gangguan pada pencernaan. Kondisi ini terkait dengan gangguan pada sistem pencernaan akibat penyakit yang sudah ada. Gangguan pencernaan juga dapat disertai dengan penurunan berat badan yang drastis.

6. Kesulitan bernapas

Sesak napas bisa menjadi pertanda bahwa organ paru-paru sudah tidak sanggup bekerja dengan optimal.  Kondisi ini bisa menunjukkan adanya komplikasi seperti emboli paru atau pneumonia. 

7. Adanya gangguan pada rongga mulut

Gangguan pada rongga mulut seperti mulut kering, radang gusi, sariawan yang tak kunjung sembuh, hingga mulut dan lidah terasa terbakar juga bisa menjadi gejala penyakit komplikasi. Misalnya, gangguan pada rongga mulut pada penderita diabetes bisa terjadi karena kadar gula darah yang tidak terkontrol dan menyebabkan infeksi mulut atau masalah gusi. 

8. Hipoglikemia

Hipoglikemia atau kadar gula darah yang terlalu rendah juga menjadi tanda penyakit komplikasi serius. Kondisi ini dapat terjadi pada penderita diabetes, terutama akibat penggunaan insulin yang berlebihan, hingga efek samping dari penggunaan obat-obatan diabetes.

Kapan sebaiknya ke dokter?

Ketika terjadi perubahan gejala penyakit, ada baiknya Anda segera informasikan ke dokter atau tim medis agar mereka dapat menyesuaikan perawatan secara tepat waktu. Jangan abaikan juga jika suhu tubuh mencapai 40°C atau lebih dan disertai gejala sesak napas, linglung, muntah terus-menerus, atau nyeri berat. Kondisi ini menandakan adanya infeksi serius atau komplikasi yang perlu mendapat penanganan medis segera.

Macam penyakit komplikasi

Ada beberapa jenis penyakit yang dapat menyebabkan komplikasi jika tidak segera ditangani. Komplikasi ini terjadi karena penyakit yang sudah parah ikut memengaruhi fungsi organ lainnya. Dilansir dari Hello Sehat, berikut beberapa jenis komplikasi penyakit yang paling umum terjadi

1. Komplikasi hipertensi

Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan gangguan kesehatan yang paling sering menyebabkan penyakit komplikasi. Komplikasi ini tidak hanya memengaruhi pembuluh darah, namun hampir seluruh organ penting tubuh. Semakin tinggi tekanan darah, makin besar juga kerusakan yang ditimbulkan pada organ-organ tubuh. Berikut beberapa komplikasi yang disebabkan oleh hipertensi.

  • Serangan jantung

Tekanan darah tinggi dapat membuat pembuluh darah mengeras yang dapat menghambat aliran darah ke jantung sehingga terjadilah serangan jantung.

  • Gagal jantung

Ketika hipertensi, beban kerja jantung akan meningkat sehingga menyebabkan jantung mengalami pembengkakan. Pembengkakan yang terjadi inilah yang membuat fungsi jantung menurun dan menyebabkan gagal jantung.

  • Gangguan ginjal

Hipertensi juga dapat merusak pembuluh darah yang memasok darah ke ginjal. Terganggunya aliran darah menuju ginjal membuat organ ini tidak dapat bekerja secara maksimal.

  • Masalah penglihatan

Hipertensi membuat pembuluh darah pada mata mengeras, menyempit, dan robek sehingga berisiko mengalami masalah penglihatan, bahkan hingga kebutaan.

  • Demensia

Terhambatnya aliran darah menuju otak dapat mengakibatkan demensia (pikun). Kondisi ini memengaruhi fungsi otak dalam berpikir, mengingat, serta berbicara.

  • Stroke

Stroke terjadi ketika aliran darah menuju otak tersumbat. Salah satu faktor yang meningkatkan risikonya adalah hipertensi, apalagi jika disertai kolesterol tinggi.

2. Komplikasi penyakit jantung

Penyakit jantung terjadi akibat penyumbatan pada pembuluh darah menuju jantung yang membuat aliran darah menuju organ-organ lain menjadi terganggu. Jika tidak segera ditangani dengan tepat, penyakit jantung bisa  mengakibatkan komplikasi seperti berikut.

  • Aneurisma

Aneurisma merupakan komplikasi penyakit jantung yang diawali dengan adanya benjolan pada pembuluh darah otak. Jika benjolan pecah, otak dapat mengalami perdarahan.

  • Penyakit arteri perifer

Komplikasi ini terjadi ketika aliran darah ke anggota tubuh terganggu. Umumnya, kondisi ini menyebabkan kram, mati rasa, atau nyeri pada paha, betis, dan pinggul.

  • Henti jantung

Kondisi ini terjadi ketika adanya gangguan sistem kelistrikan jantung sehingga menyebabkan sesak napas, denyut jantung tidak teratur, rasa tidak nyaman di dada, hingga kematian.

  • Komplikasi diabetes

Diabetes merupakan masalah kesehatan yang terjadi ketika kadar gula dalam darah melebihi batas normal. Gula berlebihan dalam darah bisa mengakibatkan kerusakan pada organ tubuh. Berikut beberapa komplikasi diabetes yang perlu diwaspadai.

  • Penyakit gigi dan gusi

Diabetes dapat meningkatkan kandungan gula dalam air liur yang kemudian diubah menjadi asam oleh bakteri mulut yang akhirnya menyebabkan kerusakan pada gusi dan gigi.

  • Masalah pada kaki

Gula darah berlebih meningkatkan risiko amputasi ketika kaki mengalami luka parah. Pasalnya, diabetes mengganggu sirkulasi darah ke kaki dan memperlambat penyembuhan luka.

  • Kerusakan saraf

Tingginya kadar gula darah akan merusak serabut saraf. Ketika sudah parah, kondisi ini memengaruhi fungsi otak dalam menyampaikan pesan ke tubuh.

  • Penyakit jantung dan stroke

Diabetes yang tidak mendapatkan penanganan dengan segera dan tepat juga akan merusak pembuluh darah. Rusaknya pembuluh darah inilah yang menjadi awal penyakit jantung dan stroke.

Penyebab & faktor risiko penyakit komplikasi

Secara umum, penyakit komplikasi terjadi karena adanya perjalanan penyakit, pengobatan, atau faktor lain seperti gaya hidup. Tidak hanya itu, Liputan6.com juga menyebutkan bahwa penyebab komplikasi lainnya adalah daya tahan tubuh yang sedang lemah atau rendah, tidak adanya penanganan yang tepat ketika terjadi penyakit, serta ketidakmampuan pembuluh darah menetralisir semua penyakit.

Selain beberapa penyebab di atas, komplikasi penyakit juga dipengaruhi oleh beberapa faktor risiko. Berikut beberapa faktor risiko penyakit komplikasi yang dilansir dari Liputan 6

  • Usia: Orang yang lebih tua cenderung lebih rentan terhadap komplikasi penyakit dibanding orang yang lebih muda.
  • Riwayat kesehatan: Ketika memiliki riwayat kesehatan sebelumnya seperti riwayat penyakit jantung, diabetes, atau masalah ginjal dapat meningkatkan risiko komplikasi penyakit.
  • Gaya hidup: Faktor gaya hidup seperti merokok, kurang berolahraga, dan diet tidak sehat dapat memperburuk kesehatan dan meningkatkan risiko komplikasi.
  • Faktor genetik: Beberapa penyakit dapat diturunkan dari orang tua ke anak sehingga meningkatkan risiko komplikasi penyakit tambahan yang lebih serius.
  • Kontrol gula darah: Penderita diabetes yang tidak mengontrol kadar gula darah juga dapat mengalami komplikasi penyakit serius.
  • Pengobatan: Beberapa obat-obatan dapat memperburuk kondisi kesehatan dan meningkatkan risiko komplikasi penyakit, terutama jika digunakan dalam jangka panjang.
  • Infeksi: Infeksi seperti pneumonia, sepsis, dan infeksi saluran kemih juga menyebabkan komplikasi pada beberapa penyakit.

Cara pencegahan penyakit komplikasi

Pencegahan penyakit komplikasi dapat dilakukan dengan mencegah maupun mengobati faktor penyebabnya. Jika penyakit utama tertangani dengan baik, risiko mengalami komplikasi akan semakin kecil. Selain itu, menerapkan pola hidup sehat juga bisa membantu mencegah komplikasi. Dilansir dari Hello Sehat, berikut beberapa gaya hidup sehat yang perlu diterapkan untuk pencegahan penyakit komplikasi:

  • Pola makan sehat dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang dan mengurangi konsumsi garam serta gula yang berlebihan.
  • Rutin berolahraga, setidaknya 30 menit sehari selama lima hari dalam seminggu.
  • Mengelola stres dengan mandi air hangat, bermain bersama hewan peliharaan, jalan-jalan, atau cara lainnya.
  • Berhenti merokok.
  • Melakukan pengecekan kesehatan rutin ke dokter untuk mendeteksi dan mengobati penyakit sedini mungkin.

Cara pencegahan di atas mungkin tidak melindungi Anda sepenuhnya dari komplikasi, namun pola hidup sehat setidaknya dapat mengurangi risiko penyakit komplikasi.

Selain menerapkan pola gaya hidup sehat untuk mengurangi risiko penyakit komplikasi, Anda juga perlu mencegah risiko finansial yang dapat terjadi akibat risiko kematian atau cacat dengan mendaftarkan diri Anda dan keluarga ke dalam Asuransi Mandiri Elite Plan - Protection dari AXA Mandiri. Dengan Asuransi Mandiri Elite Plan - Protection, Anda akan mendapatkan berbagai manfaat asuransi yang terdiri dari manfaat perlindungan asuransi dasar, manfaat nilai tunai yang telah terbentuk dari hasil investasi subdana dan manfaat asuransi tambahan yang dapat dipilih, salah satunya adalah Asuransi Mandiri Secure Criticare.

Untuk mendaftarkan diri Anda dan keluarga ke dalam Asuransi Mandiri Elite Plan - Protection, silakan langsung kunjungi website AXA Mandiri atau hubungi Financial Advisor AXA Mandiri dengan mengunjungi kantor cabang Bank Mandiri atau menghubungi contact center AXA Mandiri di 1500803.

Frequently Asked Questions (FAQ)

Q: Apa itu penyakit komplikasi?

A: Penyakit komplikasi adalah kondisi tambahan atau masalah kesehatan yang muncul sebagai akibat dari penyakit utama yang tidak ditangani dengan baik atau berkembang menjadi lebih serius.

Q: Apakah komplikasi termasuk jenis penyakit?

A: Tidak. Komplikasi bukanlah penyakit utama, melainkan kondisi lanjutan yang terjadi akibat penyakit lain atau faktor tertentu seperti pengobatan, infeksi, atau prosedur medis.

Q: Penyakit apa saja yang berisiko menyebabkan komplikasi?

A: Penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, dan gagal ginjal memiliki risiko tinggi menyebabkan komplikasi, terutama jika tidak dikontrol dengan baik.

Q: Kapan harus segera ke dokter?

A: Segera periksa ke dokter jika muncul gejala berat seperti demam tinggi, sesak napas, nyeri hebat, muntah terus-menerus, atau perubahan kesadaran.

Sumber:

  • https://hellosehat.com/sehat/gejala-umum/komplikasi-penyakit/
  • https://www.liputan6.com/hot/read/5204750/apa-itu-komplikasi-penyakit-ini-penyebab-contoh-dan-bahayanya
  • https://www.alodokter.com/penyakit-komplikasi-kenali-penyebab-jenis-dan-cara-mencegahnya
  • https://www.ekoin.co/2025/06/24/11593/hiburan/bahaya-penyakit-komplikasi-dan-cara-mengatasinya
  • https://www.halodoc.com/artikel/komplikasi-medis-ini-macam-macam-dan-cara-mencegahnya?srsltid=AfmBOopE-s_HtV8_zOSiop-hlVm8FzY7p-cfutHuqds3OMrj-WMp4RNd
  • https://medi-call.id/blog/ciri-ciri-penyakit-komplikasi-yang-harus-diwaspadai/
  • https://www.alodokter.com/demam/komplikasi#:~:text=Itulah%20berbagai%20komplikasi%20demam%20yang,sesuai%20kondisi%20Anda%20maupun%20keluarga.

Annual Claim

Total Klaim Dibayarkan Tahun 2025
IDR
7746382602700
PT AXA Mandiri Financial Services

Sebagai bentuk komitmen perusahaan, AXA Mandiri Financial Services membuktikan kepercayaan nasabah dengan membayarkan klaim sepanjang tahun sesuai dengan solusi perlindungan yang dimiliki nasabah.

Cek Laporan Keuangan

NAV and Laporan Widget

Mandiri Attractive Equity Money Rupiah
24/06/26
106.3593
3.5660999999999916
Mandiri Attractive Equity Money Syar...
24/06/26
89.4864
2.69019999999999
Mandiri Amanah Equity Syariah Rupiah
24/06/26
96.2988
2.8769000000000062
Mandiri Balanced Offshore USD
23/06/26
13.9038
13.9038
Mandiri Advanced Commodity Equity Sy...
24/06/26
168.9202
6.103100000000012
Mandiri Progressive Balanced Money R...
24/06/26
695.3729
8.946300000000065
Mandiri Amanah Pasar Uang Syariah
24/06/26
123.9451
0.011400000000008959
Mandiri Balanced Offshore USD Class B
23/06/26
13.0592
13.0592
Mandiri Money Market Rupiah
24/06/26
216.7858
0.010700000000014143
Mandiri Golden Equity Offshore Usd
23/06/26
15.7321
15.7321
Mandiri Prime Equity Rupiah
24/06/26
79.395
2.463700000000003
Mandiri Protected Balanced Money Rupiah
24/06/26
90.5158
0.002300000000005298
Mandiri Excellent Equity Rupiah
24/06/26
43.2515
1.4688999999999979
Mandiri Active Balanced Money Syaria...
24/06/26
142.0497
1.7064000000000021
Mandiri Prime Fixed Income Rupiah
24/06/26
93.3379
0.2055999999999898
Mandiri Dynamic Equity Money Rupiah
24/06/26
795.1898
21.130800000000022
Mandiri Secure Fixed Income Money Rupiah
24/06/26
398.3247
0.7404999999999973
Mandiri Secure Fixed Income Money USD
24/06/26
13.5437
0.0012999999999987466
Mandiri Fixed Income USD
24/06/26
1.025
1.9999999999997797E-4
Mandiri Equity Offshore Class B
23/06/26
16.8244
16.8244
Mandiri Active Balanced Money Rupiah
24/06/26
179.2298
2.7819999999999823
Mandiri Balanced Offshore Usd Class C
23/06/26
12.7937
12.7937
Mandiri Equity Offshore USD
23/06/26
19.1825
19.1825
Mandiri Amanah Pendapatan Tetap Syariah
24/06/26
136.2431
0.21809999999999263
Mandiri Fixed Income Money Rupiah
24/06/26
305.3586
0.253599999999949
Mandiri Equity Money Rupiah
24/06/26
68.9529
2.360500000000002

Cookies Policy