Kami memberikan rekomendasi Halaman Unggulan Nasabah yang dapat membantu Anda mendapatkan informasi yang tepat!
Pastikan masa depan pendidikan anak tetap terjamin, dengan fleksibilitas menentukan Masa Pembayaran Premi hingga 8 tahun dan perlindungan hingga 20 tahun. Siapkan dana kuliah anak & proteksi jiwa, termasuk manfaat bebas premi jika terjadi risiko.
Klik tombol di bawah ini untuk melihat informasi lebih lanjut.
Perlindungan jiwa menyeluruh kini lebih terjangkau, dengan manfaat meninggal dunia hingga 120 kali dari Premi Dasar Tahunan dan jaminan pengembalian premi hingga 120% dari total premi yang dibayarkan. Dilengkapi dengan pilihan perlindungan 77 Penyakit Kritis dan Rawat Inap.
Proteksi kesehatan dengan manfaat harian rawat inap hingga Rp1,2 juta per hari, ICU hingga Rp2,4 juta per hari, dan santunan pembedahan hingga Rp20 juta per tahun. Dilengkapi manfaat penggantian biaya transportasi ke RS dan santunan meninggal dunia karena kecelakaan Rp50 juta. Tersedia pengembalian premi hingga 50% apabila tidak terjadi klaim.
Perlindungan jiwa dengan santunan 500x dari premi bulanan. Serta manfaat pengembalian premi sebesar 101% dari total premi apabila tidak terjadi klaim diakhir masa asuransi 8 tahun.
Rencanakan masa depan dengan perlindungan jiwa yang dikaitkan dengan investasi (PAYDI) hingga usia 100 tahun. Dilengkapi pilihan Subdana sesuai dengan profil risiko, potensi Nilai Tunai dan total Loyalty Bonus hingga 50% dari Premi Dasar Berkala.
Premi mulai Rp100 juta atau USD 10.000 per tahun.
Asuransi Mandiri Wealth Signature USD - Saving, merupakan Asuransi Dwiguna Kombinasi yang memberikan perlindungan jiwa berupa Manfaat Meninggal Dunia hingga 1.200% Premi Dasar tahunan serta manfaat hidup berupa Manfaat Tunai Berkala hingga 81% Premi Dasar tahunan sejak tahun pertama Polis dan Manfaat Akhir Masa Asuransi hingga 560% Premi Dasar tahunan. Produk ini memiliki pilihan Masa Asuransi dan Masa Pembayaran Premi yang fleksibel. Premi Mulai dari – USD 2,000
Wujudkan impian Anda dan keluarga dengan Perlindungan Jiwa yang dikaitkan dengan investasi (PAYDI) hingga usia 100 tahun dengan Pembayaran Sekaligus. Dilengkapi dengan perlindungan meninggal dunia karena sebab apapun dan total Loyalty Bonus setiap 5 tahun sebesar 2,5% dari rata-rata saldo unit.
Premi mulai dari Rp500 juta atau USD 100 ribu.
Perlindungan khusus untuk risiko penyakit tropis, yaitu demam berdarah, tifus, malaria, dan chikungunya; dengan manfaat rawat inap hingga Rp1 juta per hari dan santunan tunai hingga Rp1 juta per hari. Tersedia pengembalian premi hingga 30% jika tidak ada klaim dalam 3 tahun.
Temukan ragam solusi perlindungan menyeluruh dengan manfaat optimal sesuai dengan kebutuhan Anda dan keluarga.
Kami hadir dengan layanan terbaik yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan dan kenyamanan Anda
Tips Mengelola Uang THR dengan Bijak untuk Menyambut Lebaran
Artikel Inspirasi
01 April 2025
Share This Article :
Tunjangan Hari Raya (THR) menjadi salah satu momen yang paling dinantikan oleh para pekerja menjelang Hari Raya Idul Fitri. Ketika THR sudah diterima, banyak orang yang akhirnya tergoda untuk berbelanja dan seringkali uang THR yang diterima habis begitu saja tanpa tersisa. Pola pikir ini bisa menjerumuskan Anda ke dalam masalah keuangan di kemudian hari. Agar hal ini tidak terjadi pada Anda, penting untuk mengetahui tips mengelola uang THR dengan bijak. Dengan pengelolaan yang tepat, THR tidak hanya menjadi tambahan pendapatan sesaat, tetapi juga dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi keuangan.
Sudahkah THR Anda cair? Sebelum membahas mengenai cara mengelola THR, kita pahami terlebih dulu apa itu THR? Menurut Kementerian Tenaga Kerja, THR atau tunjangan hari raya adalah pendapatan non-upah yang wajib dibayarkan pengusaha kepada pekerja atau keluarganya menjelang hari raya keagamaan. Di Indonesia sendiri, hari keagamaan yang dimaksud adalah sebagai berikut: - Hari raya Idulfitri bagi pekerja beragama Islam - Hari raya Natal bagi pekerja beragama Katolik dan Protestan - Hari raya Nyepi bagi pekerja beragama Hindu - Hari raya Waisak bagi pekerja beragama Buddha - Hari raya Imlek bagi pekerja beragama Konghucu
THR sifatnya wajib dibayarkan kepada pekerja yang sudah bekerja untuk perusahaan dan wajib dibayarkan paling lambat 7 hari sebelum hari raya keagamaan yang sudah ditetapkan.
Pembayarannya dilakukan satu kali dalam setahun sesuai hari raya masing-masing pekerja. Namun, pengecualian berlaku jika terdapat kesepakatan lain yang tercantum dalam perjanjian kerja, peraturan perusahaan, atau perjanjian kerja sama.
Uang THR biasanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan lebaran seperti belanja baju lebaran, hampers, biaya mudik, hingga kebutuhan rumah tangga dan angpau bagi sanak saudara. Banyaknya pengeluaran di momen lebaran sering membuat THR cepat habis dan tidak bersisa.
Namun, THR yang dikelola dengan baik akan membantu mengarahkan penggunaan ke hal-hal yang lebih bermanfaat dan mencegah pengeluaran berlebihan pada hari raya, sehingga kondisi keuangan setelah hari raya akan tetap stabil.
Ketika menggunakan uang THR hal yang perlu dihindari adalah sifat impulsif seperti menggunakan dana untuk hal-hal yang sebenarnya tidak dibutuhkan karena merasa memperoleh bonus dari perusahaan. Untuk memberi reward untuk diri sendiri diperbolehkan, namun tidak berlebihan dalam membelanjakannya agar THR yang diterima memberikan manfaat jangka panjang.
Apalagi di tengah kondisi ekonomi yang penuh ketidakpastian seperti saat ini, mengelola THR dengan bijak menjadi kunci untuk menjaga kestabilan finansial. Dilansir dari Medcom.id, CEO Grant Thornton Indonesia, Johanna Gani menegaskan pentingnya pengelolaan THR yang cermat di tengah kondisi ekonomi yang penuh tantangan. Menurutnya, ketidakpastian ekonomi menuntut kita untuk lebih disiplin dalam mengatur keuangan. Mengelola THR dengan baik tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, namun juga memperkuat ketahanan finansial di masa depan.
Kebutuhan selama Ramadan dan Idulfitri tentu lebih banyak dibanding hari biasanya, mulai dari undangan buka bersama teman, berbagi hampers, biaya mudik, dan masih banyak lagi. Banyaknya kebutuhan yang harus dipenuhi ini menjadi tantangan bagi Anda untuk bisa mengelola keuangan dengan bijak.
Tanpa perencanaan keuangan yang tepat, THR bisa menjadi sia-sia dan bahkan dapat mengacaukan keuangan di masa mendatang. Dilansir dari beberapa sumber, berikut beberapa tips mengelola uang THR yang bisa Anda terapkan.
Jika memiliki utang, Anda bisa menyisihkan sebagian uang THR untuk meringankan utang atau cicilan. Meski utang tidak bisa langsung dilunasi, setidaknya Anda bisa meringankan utang yang dimiliki sehingga jumlah utang pun tidak terlalu besar. Dengan memanfaatkan THR untuk membayar utang, Anda Dapat memperkuat pondasi keuangan sehingga lebih siap menghadapi kebutuhan di masa depan.
Momen THR bisa menjadi waktu tepat untuk menambah dana darurat agar lebih siap menghadapi kondisi tidak terduga di kemudian hari. Idealnya, dana darurat mencakup 3-6 bulan biaya hidup.
Menggunakan sebagian THR untuk investasi seperti reksa dana, emas, atau instrumen keuangan lainnya dapat membantu meningkatkan nilai kekayaan di masa mendatang. Anda bisa mengalokasikan 20% dari jumlah THR untuk berinvestasi.
Namun sebelum memilih jenis investasi yang pembeliannya dari dana THR, sebaiknya Anda mencari tahu terlebih dahulu jenis investasi yang sesuai dengan profil risiko yang Anda miliki agar pengelolaannya lancar.
Bulan Ramadan dan hari raya biasanya membutuhkan biaya ekstra karena menjadi momen spesial. Misalnya keperluan untuk jamuan tamu, biaya hampers untuk orang spesial, buka puasa bareng keluarga hingga teman, hingga biaya untuk mudik bagi yang memiliki keluarga di luar kota.
Seperti yang kita ketahui, mudik sendiri menjadi salah satu pengeluaran besar yang mungkin Anda keluarkan selama momen ini. Karenanya, THR juga bisa Anda alokasikan untuk membeli tiket pulang atau biaya transportasi ke kampung halaman. Jika Anda memiliki rencana mudik, cobalah untuk tidak membeli oleh-oleh yang berlebihan dari kampung halaman. Hal inilah yang sering membuat pengeluaran menjadi bengkak. Selain itu, bagi Anda yang memiliki asisten rumah tangga, Anda juga perlu menyisihkan uang THR untuk membayarkan THR kepada mereka.
Berbagi terhadap sesama tidak kalah penting, terutama di momen Ramadan dan Idulfitri. Momen ini bisa jadi kesempatan untuk beramal dan dana THR dapat menjadi sumber untuk berbagi rezeki dalam bentuk zakat, sedekah, atau infaq sebagai upaya berbagi kebahagiaan juga tentunya.
Zakat sendiri menjadi kewajiban umat muslim yang tidak dapat dihindari. Sedangkan sedekah dan infak sangat dianjurkan karena dapat membawa pahala dan kebaikan.
Jadi, pastikan untuk menyisihkan sebagian uang THR untuk zakat dan sedekah kepada yang membutuhkan. Dengan melakukan ini, Anda tidak hanya menabung pahala untuk kehidupan akhirat, tetapi juga rezeki Anda akan terus bertambah.
Jika Anda memiliki mimpi yang hingga saat ini belum terwujudkan, ini saatnya Anda menabung lebih banyak untuk bisa mencapai tujuan keuangan tersebut. Daripada membeli sesuatu yang sifatnya impulsif, alangkah baiknya jika sebagian uang THR bisa ditabung untuk mencapai tujuan keuangan lebih cepat.
Misalnya, Anda membutuhkan waktu 2 tahun untuk mencapai tujuan keuangan, karena menabung uang THR, Anda bisa mewujudkannya lebih cepat misalnya hanya dalam 1,5 tahun saja.
Jika semua hal di atas sudah Anda lakukan, THR tentu boleh digunakan untuk kesenangan pribadi atau sebagai self reward. Misalnya, Anda ingin traveling ke suatu destinasi atau makan di suatu tempat yang selama ini ingin Anda nikmati.
Namun, yang perlu diingat adalah batasannya. Pastikan tidak menghabiskan seluruh uang THR untuk hal-hal yang bersifat healing. Konsumsi berlebihan saat menerima THR dapat menghambat kestabilan keuangan. Prioritaskan kebutuhan daripada keinginan agar THR tidak habis dalam waktu singkat.
Meskipun THR sering kali dianggap sebagai tambahan pendapatan musiman, mengelola dana tersebut dengan bijak dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan. Selain beberapa tips di atas, Anda juga bisa mempertimbangkan untuk mengalokasikan sebagian THR untuk asuransi sebagai perlindungan finansial yang dapat memberikan rasa aman jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti sakit atau kehilangan pekerjaan.
Anda bisa memilih produk asuransi yang ditawarkan oleh AXA Mandiri. Di mana, AXA Mandiri memiliki produk asuransi lengkap, mulai dari asuransi kesehatan hingga asuransi jiwa yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan.
Untuk mendaftarkan diri Anda dan keluarga ke Asuransi dari AXA Mandiri, silakan langsung kunjungi website AXA Mandiri atau hubungi Financial Advisor AXA Mandiri dengan mengunjungi Kantor Cabang Bank Mandiri atau Bank Syariah Indonesia terdekat atau menghubungi contact center AXA Mandiri di 1500803.
Sumber:
Sebagai bentuk komitmen perusahaan, AXA Mandiri Financial Services membuktikan kepercayaan nasabah dengan membayarkan klaim sepanjang tahun sesuai dengan solusi perlindungan yang dimiliki nasabah.