Search Web

Home Default Slider

Survey Danantara

Cukup 1 Menit Untuk Perubahan Lebih Baik

Melangkah Pasti

Bersama AXA Mandiri

Perlindungan Prestige
Asuransi Mandiri Wealth Signature USD

Your Wealth, Your Future, Your Signature

Perlindungan Kesehatan
Asuransi Kesehatan Proteksi Ekstra

Karena Sehat Juga Butuh Kemewahan

Emma AXA Mandiri

Rasakan Kemudahan Mengelola Polis Anda

Survey Danantara

Cukup 1 Menit Untuk Perubahan Lebih Baik

Melangkah Pasti

Bersama AXA Mandiri

Perlindungan Prestige
Asuransi Mandiri Wealth Signature USD

Your Wealth, Your Future, Your Signature

Perlindungan Kesehatan
Asuransi Kesehatan Proteksi Ekstra

Karena Sehat Juga Butuh Kemewahan

Emma AXA Mandiri

Rasakan Kemudahan Mengelola Polis Anda

Quick Access

Halaman Unggulan Nasabah

Kami memberikan rekomendasi Halaman Unggulan Nasabah yang dapat membantu Anda mendapatkan informasi yang tepat!

Aset Penerbit

Produk Unggulan Kami
Temukan ragam solusi perlindungan menyeluruh dengan manfaat optimal sesuai dengan kebutuhan Anda dan keluarga.
Produk Unggulan
Perlindungan Masa Depan
Share
Asuransi Mandiri Masa Depan Sejahtera, Pasti Bisa Kuliah!

Pastikan masa depan pendidikan anak tetap terjamin, dengan fleksibilitas menentukan Masa Pembayaran  Premi hingga 8 tahun dan perlindungan hingga 20 tahun. Siapkan dana kuliah anak & proteksi jiwa, termasuk manfaat bebas premi jika terjadi risiko.

Klik tombol di bawah ini untuk melihat informasi lebih lanjut.

Premi Mulai
Rp400.000/Bulan
Produk Unggulan
Perlindungan Jiwa
Share
Asuransi Mandiri Flexi Proteksi

Perlindungan jiwa menyeluruh kini lebih terjangkau, dengan manfaat meninggal dunia hingga 120 kali dari Premi Dasar Tahunan dan jaminan pengembalian premi hingga 120% dari total premi yang dibayarkan. Dilengkapi dengan pilihan perlindungan 77 Penyakit Kritis dan Rawat Inap.

Klik tombol di bawah ini untuk melihat informasi lebih lanjut.

Premi Mulai
Rp200.000/Bulan
Produk Unggulan
Perlindungan Kesehatan
Share
Asuransi Mandiri Solusi Kesehatan

Proteksi kesehatan dengan manfaat harian rawat inap hingga Rp1,2 juta per hari, ICU hingga Rp2,4 juta per hari, dan santunan pembedahan hingga Rp20 juta per tahun. Dilengkapi manfaat penggantian biaya transportasi ke RS dan santunan meninggal dunia karena kecelakaan Rp50 juta. Tersedia pengembalian premi hingga 50% apabila tidak terjadi klaim.

Klik tombol di bawah ini untuk melihat informasi lebih lanjut.

Premi Mulai
Rp65.000/Bulan
Produk Unggulan
Perlindungan Mikro
Share
Asuransi Mandiri Mikro Jiwa Terlindungi - Si Jitu

Perlindungan jiwa dengan santunan 500x dari premi bulanan. Serta manfaat pengembalian premi sebesar 101% dari total premi apabila tidak terjadi klaim diakhir masa asuransi 8 tahun.

Klik tombol di bawah ini untuk melihat informasi lebih lanjut.

Premi Mulai
Rp25.000/Bulan
Produk Unggulan
Perlindungan Prestise
Share
Asuransi Mandiri Elite Plan - Prime

Rencanakan masa depan dengan perlindungan jiwa yang dikaitkan dengan investasi (PAYDI) hingga usia 100 tahun. Dilengkapi pilihan Subdana sesuai dengan profil risiko, potensi Nilai Tunai dan total Loyalty Bonus hingga 50% dari Premi Dasar Berkala.

Premi mulai Rp100 juta atau USD 10.000 per tahun.

Klik tombol di bawah ini untuk melihat informasi lebih lanjut.

Premi Mulai
Rp100 juta/Tahun
Produk Unggulan
Perlindungan Prestise
Share
Asuransi Mandiri Wealth Signature USD - Plan Saving

Asuransi Mandiri Wealth Signature USD - Saving, merupakan Asuransi Dwiguna Kombinasi yang memberikan perlindungan jiwa berupa Manfaat Meninggal Dunia hingga 1.200% Premi Dasar tahunan serta manfaat hidup berupa Manfaat Tunai Berkala hingga 81% Premi Dasar tahunan sejak tahun pertama Polis dan Manfaat Akhir Masa Asuransi hingga 560% Premi Dasar tahunan. Produk ini memiliki pilihan Masa Asuransi dan Masa Pembayaran Premi yang fleksibel.
 
Premi Mulai dari – USD 2,000

Klik tombol di bawah ini untuk melihat informasi lebih lanjut.

Premi Mulai
USD2.000/Tahun
Produk Unggulan
Perlindungan Prestise
Share
Asuransi Mandiri Investasi Prestise

Wujudkan impian Anda dan keluarga dengan Perlindungan Jiwa yang dikaitkan dengan investasi (PAYDI) hingga usia 100 tahun dengan Pembayaran Sekaligus. Dilengkapi dengan perlindungan meninggal dunia karena sebab apapun dan total Loyalty Bonus setiap 5 tahun sebesar 2,5% dari rata-rata saldo unit.

Premi mulai dari Rp500 juta atau USD 100 ribu.

Klik tombol di bawah ini untuk melihat informasi lebih lanjut.

Premi Mulai
Rp500 juta/Sekaligus
Produk Unggulan
Perlindungan Kesehatan
Share
Asuransi Mandiri Proteksi Penyakit Tropis

Perlindungan khusus untuk risiko penyakit tropis, yaitu demam berdarah, tifus, malaria, dan chikungunya; dengan manfaat rawat inap hingga Rp1 juta per hari dan santunan tunai hingga Rp1 juta per hari. Tersedia pengembalian premi hingga 30% jika tidak ada klaim dalam 3 tahun.

Klik tombol di bawah ini untuk melihat informasi lebih lanjut.

Premi Mulai
Rp100.000/Bulan

Solusi Perlindungan Kami CMS

Solusi Perlindungan Kami

Temukan ragam solusi perlindungan menyeluruh dengan manfaat optimal sesuai dengan kebutuhan Anda dan keluarga.

Temukan Kami

Terdaftar menjadi Fasilitas Kesehatan Rekanan
AXA Mandiri Financial Service Corporate Solution
Rumah Sakit Menteng Medika Sejahtera, Cabang Regional
Jl. Prawirotaman, Jakarta Pusat
Buka | 0212-1823977 / 271221171
★★★★★
Temukan Rumah Sakit Rekanan AXA Mandiri
Lebih dari 3.000+ rumah sakit telah menjadi rekanan AXA Mandiri, siap memberikan layanan terbaik untuk Anda dan keluarga.
Temukan rumah sakit rekanan terdekat, dan nikmati kenyamanan berobat tanpa khawatir biaya.

Testimoni

Testimoni
Lebih Dari 20000 +
Nasabah Terbantu

layanan terbaik

Aset Penerbit

Waspada Parkinson di Usia Senja, Kenali Penyebab & Gejalanya!

Artikel Inspirasi

Artikel Inspirasi

Waspada Parkinson di Usia Senja, Kenali Penyebab & Gejalanya!

07 Juni 2025

Share This Article :

Pernahkah Anda mendengar penyakit parkinson? Penyakit ini terjadi karena adanya gangguan neurodegeneratif progresif yang secara perlahan menggerogoti kemampuan seseorang untuk bergerak, berbicara, dan bahkan berpikir. Adapun beberapa gejala yang sering dikaitkan dengan parkinson, yaitu tremor, kekakuan otot, dan kesulitan menjaga keseimbangan. Dampak dari penyakit ini tidak hanya dirasakan oleh penderita, tetapi juga oleh keluarga dan orang-orang terdekat.

Apa itu parkinson?

Parkinson adalah penyakit neurodegenerative yang dapat memengaruhi kemampuan tubuh dalam mengontrol gerakan dan keseimbangan tubuh. Parkinson menjadi penyakit yang memiliki sifat progresif, artinya kondisi tersebut dapat berkembang secara perlahan dan memburuk seiring berjalannya waktu.

Penyakit Parkinson pada lansia tidak dapat disembuhkan secara total. Namun, penanganan medis tetap diperlukan untuk mengendalikan gejala serta meningkatkan kualitas hidup penderitanya.

Menurut data terbaru dari Perhimpunan Dokter Saraf Indonesia yang dilansir dari RS Mitra Keluarga diperkirakan terdapat 10 orang dari setiap tahun yang mengalami penyakit Parkinson. Sementara, jumlah kasus Parkinson adalah sekira 200.000-400.000 orang. 

Penyebab parkinson

Penyebab utama parkinson adalah kerusakan sel saraf pada area substantia nigra di otak. Kondisi ini dapat menyebabkan penurunan produksi hormon dopamin yang berfungsi untuk mengontrol gerakan dan keseimbangan tubuh. 

Ketika terjadi penurunan produksi dopamin tersebut selanjutnya akan mengganggu sirkuit kelistrikan saraf di dalam ganglia basal, terutama yang mengendalikan gerakan tubuh, fungsi kognisi, dan perilaku. Sayangnya, penyebab pasti yang membuat produksi dopamine menurun hingga menyebabkan Parkinson masih belum diketahui.

Namun ada beberapa faktor yang diduga dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit ini. Dilansir dari beberapa sumber, berikut beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko terserang parkinson:

  • Memiliki keluarga dengan riwayat penyakit parkinson.
  • Penggunaan obat-obatan yang dapat memicu Parkinson seperti obat-obatan antipsikotik.
  • Usia Diperkirakan sekitar 1% dari penduduk di atas usia 60 tahun menderita parkinson dan meningkat menjadi 2% pada kelompok penduduk diatas 65 tahun. Namun rata-rata usia timbulnya penyakit parkinson adalah 57 tahun dan sekira  5-10% dari total penderita parkinson terjadi pada usia dibawah 50 tahun. 
  • Laki-laki lebih sering menderita parkinson dibandingkan wanita,dengan rasio 1,5 : 1
  • Faktor Pekerjaan seperti paparan terhadap pestisida, herbisida, dan logam berat.
  • Riwayat sering mengalami cedera kepala.

Selain itu, dilansir dari Siloam Hospitals, terdapat 2 (dua) faktor utama yang menjadi penyebab terjadinya Parkinson, yaitu:

  • Parkinson idiopatik yang yang tidak diketahui penyebabnya.
  • Parkinson simptomatik (parkinsonisme) yang bisa disebabkan karena stroke, diabetes, gula darah, tekanan darah tinggi, dan tumor.

Karena sulit didiagnosa secara pasti, diperlukan konsultasi lebih lanjut dengan dokter untuk memahami penyebab dan metode pengobatan yang efektif untuk kondisi ini.

Gejala parkinson

Gejala penyakit Parkinson berkembang secara bertahap dan sering ditandai dengan sedikit tremor di salah satu sisi tangan dan perasaan kaku di tubuh. Seiring waktu, gejala dapat berkembang dan pada beberapa kasus bisa menjadi demensia.

Dokter spesialis bedah saraf Mitra Keluarga Kelapa Gading, dr. Mardjono Tjahjadi, Sp.BS Subsp.N-Vas(K), Ph.D, FICS, menjelaskan Penyakit parkinson memiliki sejumlah gejala utama yaitu resting tremor, bradikinesia, rigiditas, serta gangguan postur dan keseimbangan. Selain itu, terdapat beberapa gejala lain yang dapat menyertai gejala utama tersebut. Dilansir dari beberapa sumber, berikut ini adalah beberapa gejala parkinson yang perlu Anda waspadai.

1. Resting tremor

Resting tremor adalah gejala gemetar pada anggota gerak tubuh yang biasanya muncul di tangan, wajah, dagu, kaki, dan perut. Tremor yang dialami penderita parkinson bersifat asimetris yang pada awalnya timbul pada satu sisi tubuh, kemudian dapat melibatkan kedua sisi tubuh.

Selain itu, tremor juga bisa terjadi pada saat tidak melakukan aktivitas fisik. Umumnya, diawali dengan gerakan antara ibu jari dan jari telunjuk yang bergerak depan  belakang sehingga sering juga disebut sebagai pill-rolling tremor. Meski begitu, sebanyak 20% penderita tidak menunjukan tremor sebagai keluhan utamanya pada saat berobat ke dokter.

2. Bradikinesia 

Bradikinesia adalah kondisi saat terjadinya perlambatan gerak. Gejala ini sering dirasakan sebagai kelemahan anggota gerak tubuh, meski pada pemeriksaan tidak didapatkan adanya kelemahan. Penderitanya merasa gejala ini sebagai penurunan ketangkasan anggota gerak saat melakukan aktivitas.

Awalnya mungkin penderita mengeluhkan kesulitan ketika bangun dari kursi atau bangun dari tempat tidur. Kemudian terjadi perlambatan gerak pada otot-otot wajah yang dapat dikenali dengan kurangnya ekspresi wajah dan jarang berkedip.  Normalnya kedipan mata berlangsung 12–20 kali per menit, namun penderita parkinson hanya berkedip 5–6 kali per menit.

Selain dari kedipan mata, gerakan melambat juga bisa dilihat dari gerakan kaki saat berjalan dan memiliki langkah yang kecil-kecil. Untuk fase lanjut tidak jarang dijumpai posisi penderita yang freezing saat berjalan.

3. Rigiditas

Rigiditas yaitu kaku otot dan sendi yang membuat penderita parkinson menjadi lebih kaku dan tidak dapat menggerakan sendi dengan leluasa. Penderita Parkinson biasanya mengalami sulit menekuk tangan, sulit berbicara, juga sulit membuka tangan, mulut, dan mata. Kekakuan pada otot dan sendi juga ditandai dengan tulisan tangan menjadi kecil-kecil (micrographia).

4. Gangguan postur dan keseimbangan

Gangguan postur dan keseimbangan biasanya terjadi pada fase lanjut. Pasalnya, postur tubuh penderita parkinson relatif lebih membungkuk. Pada tahap lanjut, tubuh penderitanya juga dapat terlihat kaku seperti patung, sulit bergerak, miring, sulit duduk, dan mudah jatuh.

5. Kemampuan indra penciuman berkurang

Berkurangnya kemampuan indra penciuman dapat timbul di fase awal penyakit. Bahkan, gejala ini bisa timbul beberapa tahun sebelum gejala gangguan gerak seperti tremor, kekakuan otot, atau kesulitan bergerak mulai muncul.

6. Gangguan fungsi otonom

Orang dengan parkinson juga dapat mengalami gangguan fungsi otonom seperti sulit buang air besar, sering mengalami rasa kebelet buang air kecil, dan gangguan fungsi seksual.

7. Peningkatan produksi air liur

Produksi air liur pada penderita parkinson juga akan meningkat disertai gangguan menelan dan perlambatan otot. Oleh karena itu, penderita juga akan terlihat sering mengiler.

8. Gangguan tidur

Seseorang dengan penyakit Parkinson juga dapat terganggu pola tidurnya. Contoh gangguan tidur yang mungkin dialami seseorang dengan Parkinson di antaranya adalah insomnia, sering terbangun di tengah malam, mengantuk di siang hari, dan lain-lain.d

9. Depresi

Depresi adalah gangguan mood, kondisi emosional berkepanjangan yang mewarnai proses berpikir, berperasaan dan berperilaku seseorang. Seseorang yang depresi memperlihatkan perasaan tidak berdaya dan kehilangan harapan, disertai perasaan sedih, kehilangan minat dan kegembiraan. Gangguan ini biasanya muncul di fase awal parkinson ketika penderitanya belum bisa menerima kondisi penyakit tersebut.

10. Cachexia

Pada kasus parkinson yang memasuki stadium lanjut, penderita juga akan mengalami cachexia. Di mana pasien sudah tidak dapat lagi menggerakan tangan dan kakinya, bahkan menggerakan mulut untuk makan. Kondisi yang membuat penderitanya bergantung hidup keluarga atau caregiver. Hal inilah yang nantinya akan berdampak juga ke keluarga, baik dari sisi fisik maupun mental yang lelah karena harus menjaga penderita parkinson.

Perlu diketahui juga bahwa gejala parkinson dapat bervariasi pada setiap orang dan berkembang secara bertahap. 

Pengobatan parkinson

Belum ada obat yang mampu menyembuhkan penyakit ini. Namun, terdapat beberapa metode pengobatan yang bertujuan untuk mengurangi gejala dan memperlambat perkembangannya sehingga dapat membantu menjaga kualitas hidup penderita. 

Pengobatan yang diberikan tergantung dari tingkat keparahan yang dialami penderita. Dilansir dari beberapa sumber, berikut pengobatan yang dapat dilakukan untuk meringankan gejala klinis yang timbul dan memperlambat perkembangan penyakit untuk meningkatkan kualitas hidup penderitanya.

1. Obat-obatan

Dokter dapat memberikan obat-obatan untuk meningkatkan produksi hormon dopamin di dalam otak. Pemilihan jenis obat-obatan dan dosisnya juga disesuaikan dengan kondisi penderita. Namun, pada lini pertama biasanya dokter akan merekomendasikan levodopa, yaitu suatu bahan dasar yang akan diubah tubuh menjadi hormon dopamin.  Saat ini, terdapat beberapa obat yang memiliki efek kerja seperti dopamin yang dinamakan dopamine agonist. 

Mengingat penyakit ini bersifat kronis dan progresif, maka dalam jangka yang panjang efektivitas levodopa akan berkurang. Bahkan, obat-obatan ini akan menimbulkan efek samping, seperti mual, muntah, dan gangguan dyskinesia. Pada kondisi ini, penyesuaian dosis levodopa dan pemberian obat-obatan tambahan diperlukan untuk meringankan keluhan penderita.

2. Terapi

Untuk membantu meningkatkan kualitas hidup pasien Parkinson, dokter juga dapat merekomendasikan sejumlah terapi rehabilitasi, seperti:

  • Fisioterapi untuk membantu menangani keterbatasan fisik penderita akibat nyeri sendi dan kaku otot.
  • Terapi wicara untuk menangani pasien yang kesulitan berbicara ataupun menelan makanan.
  • Psikoterapi untuk menangani pasien yang mengalami depresi atau gangguan kejiwaan lainnya.

3. Operasi

Apabila pemberian obat-obatan tidak dapat meringankan gejala, mungkin dokter akan melanjutkan dengan tindakan operasi. Tindakan operasi juga dapat dilakukan untuk menangani penyakit Parkinson apabila gejalanya tidak dapat mereda setelah konsumsi obat-obatan. Berikut adalah tindakan operasi yang dapat dilakukan untuk menangani Parkinson:

  • Deep brain stimulation (DBS) yaitu tindakan medis dengan menanamkan elektroda pada otak untuk mengirimkan sinyal listrik ke otak yang terganggu untuk mengurangi gejala parkinson.
  • Gamma knife surgery yaitu tindakan medis dengan menggunakan pancaran sinar radiasi gamma ke bagian otak yang terdampak untuk mengurangi gejala tremor. Prosedur ini biasanya dilakukan jika pasien tidak dapat menjalani tindakan DBS.

Pencegahan parkinson

Sebenarnya tidak mungkin mencegah penyakit parkinson, namun beberapa kebiasaan bisa mengurangi risiko terkena penyakit satu ini. Dilansir dari beberapa sumber, berikut adalah gaya hidup sehat yang bisa diterapkan untuk mengurangi risiko terkena parkinson:

  • Menghindari paparan racun seperti pestisida dan herbisida. Gunakan alternatif untuk produk yang mengandung racun dengan mengambil tindakan pencegahan seperti mengenakan pakaian pelindung jika tidak mungkin menghindarinya. 
  • Hindari trauma kepala. Cobalah kenakan pelindung kepala seperti menggunakan helm saat bersepeda atau bersepeda motor, menggunakan sabuk pengaman saat bepergian dengan mobil, dan sebagainya. 
  • Lakukan latihan fisik dan olahraga secara teratur karena dapat membantu menjaga kadar dopamin di otak.
  • Konsumsi makanan yang dapat membantu mengurangi risiko parkinson seperti kunyit, buah beri, apel, beberapa sayuran, teh, dan anggur merah. 
  • Hindari merokok dan mengonsumsi alkohol.
  • Mengelola stres sebaik mungkin.
  • Mengontrol kadar kolesterol dan tekanan darah secara rutin.
  • Tidur yang cukup dan berkualitas.

Perlu diingat lagi bahwa parkinson bisa diturunkan secara genetik. Namun, tidak semua individu yang memiliki riwayat pasti mengalami sakit yang sama. Karena itu, jangan tunda periksakan diri dan konsultasikan dengan dokter jika memiliki riwayat keluarga dengan parkinson, mengalami gejala parkinson, atau pernah menderita stroke, hipertensi, dan diabetes.

Selain mencegah risiko penyakit parkinson dengan menerapkan gaya hidup sehat, Anda juga perlu mempertimbangkan untuk mendaftar ke dalam asuransi jiwa. Salah satu asuransi yang bisa Anda pilih adalah Asuransi Mandiri Flexi Proteksi dari AXA Mandiri. 

Asuransi Mandiri Flexi Proteksi merupakan produk asuransi jiwa berjangka yang memberikan manfaat asuransi sesuai dengan plan yang dipilih. Asuransi Mandiri Flexi Proteksi memberikan banyak manfaat, mulai dari manfaat meninggal dunia, manfaat kondisi kritis, manfaat rawat inap, serta manfaat akhir masa asuransi dengan pilihan masa pembayaran premi yang lebih singkat daripada masa asuransinya.

Untuk mendaftarkan diri Anda dan keluarga ke Asuransi Mandiri Flexi Proteksi dari AXA Mandiri, konsultasi perencanaan finansial dalam memilih produk asuransi dengan Life Planner AXA Mandiri yang akan membantu Anda memahami manfaat asuransi dan memberikan solusi terbaik sesuai dengan kondisi finansial Anda. Kunjungi situs resmi AXA Mandiri atau hubungi Customer Service AXA Mandiri 1500803 untuk informasi lebih lanjut.

Sumber:

  • https://www.siloamhospitals.com/informasi-siloam/video/penyakit-parkinson-adalah
  • https://www.mitrakeluarga.com/artikel/penyakit-parkinson-3
  • https://www.siloamhospitals.com/en/informasi-siloam/artikel/mengenal-penyakit-parkinson-pada-lansia

Annual Claim

Total Klaim Dibayarkan Tahun 2025
IDR
7746382602700
PT AXA Mandiri Financial Services

Sebagai bentuk komitmen perusahaan, AXA Mandiri Financial Services membuktikan kepercayaan nasabah dengan membayarkan klaim sepanjang tahun sesuai dengan solusi perlindungan yang dimiliki nasabah.

Cek Laporan Keuangan

NAV and Laporan Widget

Mandiri Attractive Equity Money Rupiah
24/06/26
106.3593
3.5660999999999916
Mandiri Attractive Equity Money Syar...
24/06/26
89.4864
2.69019999999999
Mandiri Amanah Equity Syariah Rupiah
24/06/26
96.2988
2.8769000000000062
Mandiri Balanced Offshore USD
23/06/26
13.9038
13.9038
Mandiri Advanced Commodity Equity Sy...
24/06/26
168.9202
6.103100000000012
Mandiri Progressive Balanced Money R...
24/06/26
695.3729
8.946300000000065
Mandiri Amanah Pasar Uang Syariah
24/06/26
123.9451
0.011400000000008959
Mandiri Balanced Offshore USD Class B
23/06/26
13.0592
13.0592
Mandiri Money Market Rupiah
24/06/26
216.7858
0.010700000000014143
Mandiri Golden Equity Offshore Usd
23/06/26
15.7321
15.7321
Mandiri Prime Equity Rupiah
24/06/26
79.395
2.463700000000003
Mandiri Protected Balanced Money Rupiah
24/06/26
90.5158
0.002300000000005298
Mandiri Excellent Equity Rupiah
24/06/26
43.2515
1.4688999999999979
Mandiri Active Balanced Money Syaria...
24/06/26
142.0497
1.7064000000000021
Mandiri Prime Fixed Income Rupiah
24/06/26
93.3379
0.2055999999999898
Mandiri Dynamic Equity Money Rupiah
24/06/26
795.1898
21.130800000000022
Mandiri Secure Fixed Income Money Rupiah
24/06/26
398.3247
0.7404999999999973
Mandiri Secure Fixed Income Money USD
24/06/26
13.5437
0.0012999999999987466
Mandiri Fixed Income USD
24/06/26
1.025
1.9999999999997797E-4
Mandiri Equity Offshore Class B
23/06/26
16.8244
16.8244
Mandiri Active Balanced Money Rupiah
24/06/26
179.2298
2.7819999999999823
Mandiri Balanced Offshore Usd Class C
23/06/26
12.7937
12.7937
Mandiri Equity Offshore USD
23/06/26
19.1825
19.1825
Mandiri Amanah Pendapatan Tetap Syariah
24/06/26
136.2431
0.21809999999999263
Mandiri Fixed Income Money Rupiah
24/06/26
305.3586
0.253599999999949
Mandiri Equity Money Rupiah
24/06/26
68.9529
2.360500000000002

Cookies Policy