Search Web

Home Default Slider

Survey Danantara

Cukup 1 Menit Untuk Perubahan Lebih Baik

Melangkah Pasti

Bersama AXA Mandiri

Perlindungan Prestige
Asuransi Mandiri Wealth Signature USD

Your Wealth, Your Future, Your Signature

Perlindungan Kesehatan
Asuransi Kesehatan Proteksi Ekstra

Karena Sehat Juga Butuh Kemewahan

Emma AXA Mandiri

Rasakan Kemudahan Mengelola Polis Anda

Survey Danantara

Cukup 1 Menit Untuk Perubahan Lebih Baik

Melangkah Pasti

Bersama AXA Mandiri

Perlindungan Prestige
Asuransi Mandiri Wealth Signature USD

Your Wealth, Your Future, Your Signature

Perlindungan Kesehatan
Asuransi Kesehatan Proteksi Ekstra

Karena Sehat Juga Butuh Kemewahan

Emma AXA Mandiri

Rasakan Kemudahan Mengelola Polis Anda

Quick Access

Halaman Unggulan Nasabah

Kami memberikan rekomendasi Halaman Unggulan Nasabah yang dapat membantu Anda mendapatkan informasi yang tepat!

Aset Penerbit

Produk Unggulan Kami
Temukan ragam solusi perlindungan menyeluruh dengan manfaat optimal sesuai dengan kebutuhan Anda dan keluarga.
Produk Unggulan
Perlindungan Masa Depan
Share
Asuransi Mandiri Masa Depan Sejahtera, Pasti Bisa Kuliah!

Pastikan masa depan pendidikan anak tetap terjamin, dengan fleksibilitas menentukan Masa Pembayaran  Premi hingga 8 tahun dan perlindungan hingga 20 tahun. Siapkan dana kuliah anak & proteksi jiwa, termasuk manfaat bebas premi jika terjadi risiko.

Klik tombol di bawah ini untuk melihat informasi lebih lanjut.

Premi Mulai
Rp400.000/Bulan
Produk Unggulan
Perlindungan Jiwa
Share
Asuransi Mandiri Flexi Proteksi

Perlindungan jiwa menyeluruh kini lebih terjangkau, dengan manfaat meninggal dunia hingga 120 kali dari Premi Dasar Tahunan dan jaminan pengembalian premi hingga 120% dari total premi yang dibayarkan. Dilengkapi dengan pilihan perlindungan 77 Penyakit Kritis dan Rawat Inap.

Klik tombol di bawah ini untuk melihat informasi lebih lanjut.

Premi Mulai
Rp200.000/Bulan
Produk Unggulan
Perlindungan Kesehatan
Share
Asuransi Mandiri Solusi Kesehatan

Proteksi kesehatan dengan manfaat harian rawat inap hingga Rp1,2 juta per hari, ICU hingga Rp2,4 juta per hari, dan santunan pembedahan hingga Rp20 juta per tahun. Dilengkapi manfaat penggantian biaya transportasi ke RS dan santunan meninggal dunia karena kecelakaan Rp50 juta. Tersedia pengembalian premi hingga 50% apabila tidak terjadi klaim.

Klik tombol di bawah ini untuk melihat informasi lebih lanjut.

Premi Mulai
Rp65.000/Bulan
Produk Unggulan
Perlindungan Mikro
Share
Asuransi Mandiri Mikro Jiwa Terlindungi - Si Jitu

Perlindungan jiwa dengan santunan 500x dari premi bulanan. Serta manfaat pengembalian premi sebesar 101% dari total premi apabila tidak terjadi klaim diakhir masa asuransi 8 tahun.

Klik tombol di bawah ini untuk melihat informasi lebih lanjut.

Premi Mulai
Rp25.000/Bulan
Produk Unggulan
Perlindungan Prestise
Share
Asuransi Mandiri Elite Plan - Prime

Rencanakan masa depan dengan perlindungan jiwa yang dikaitkan dengan investasi (PAYDI) hingga usia 100 tahun. Dilengkapi pilihan Subdana sesuai dengan profil risiko, potensi Nilai Tunai dan total Loyalty Bonus hingga 50% dari Premi Dasar Berkala.

Premi mulai Rp100 juta atau USD 10.000 per tahun.

Klik tombol di bawah ini untuk melihat informasi lebih lanjut.

Premi Mulai
Rp100 juta/Tahun
Produk Unggulan
Perlindungan Prestise
Share
Asuransi Mandiri Wealth Signature USD - Plan Saving

Asuransi Mandiri Wealth Signature USD - Saving, merupakan Asuransi Dwiguna Kombinasi yang memberikan perlindungan jiwa berupa Manfaat Meninggal Dunia hingga 1.200% Premi Dasar tahunan serta manfaat hidup berupa Manfaat Tunai Berkala hingga 81% Premi Dasar tahunan sejak tahun pertama Polis dan Manfaat Akhir Masa Asuransi hingga 560% Premi Dasar tahunan. Produk ini memiliki pilihan Masa Asuransi dan Masa Pembayaran Premi yang fleksibel.
 
Premi Mulai dari – USD 2,000

Klik tombol di bawah ini untuk melihat informasi lebih lanjut.

Premi Mulai
USD2.000/Tahun
Produk Unggulan
Perlindungan Prestise
Share
Asuransi Mandiri Investasi Prestise

Wujudkan impian Anda dan keluarga dengan Perlindungan Jiwa yang dikaitkan dengan investasi (PAYDI) hingga usia 100 tahun dengan Pembayaran Sekaligus. Dilengkapi dengan perlindungan meninggal dunia karena sebab apapun dan total Loyalty Bonus setiap 5 tahun sebesar 2,5% dari rata-rata saldo unit.

Premi mulai dari Rp500 juta atau USD 100 ribu.

Klik tombol di bawah ini untuk melihat informasi lebih lanjut.

Premi Mulai
Rp500 juta/Sekaligus
Produk Unggulan
Perlindungan Kesehatan
Share
Asuransi Mandiri Proteksi Penyakit Tropis

Perlindungan khusus untuk risiko penyakit tropis, yaitu demam berdarah, tifus, malaria, dan chikungunya; dengan manfaat rawat inap hingga Rp1 juta per hari dan santunan tunai hingga Rp1 juta per hari. Tersedia pengembalian premi hingga 30% jika tidak ada klaim dalam 3 tahun.

Klik tombol di bawah ini untuk melihat informasi lebih lanjut.

Premi Mulai
Rp100.000/Bulan

Solusi Perlindungan Kami CMS

Solusi Perlindungan Kami

Temukan ragam solusi perlindungan menyeluruh dengan manfaat optimal sesuai dengan kebutuhan Anda dan keluarga.

Temukan Kami

Terdaftar menjadi Fasilitas Kesehatan Rekanan
AXA Mandiri Financial Service Corporate Solution
Rumah Sakit Menteng Medika Sejahtera, Cabang Regional
Jl. Prawirotaman, Jakarta Pusat
Buka | 0212-1823977 / 271221171
★★★★★
Temukan Rumah Sakit Rekanan AXA Mandiri
Lebih dari 3.000+ rumah sakit telah menjadi rekanan AXA Mandiri, siap memberikan layanan terbaik untuk Anda dan keluarga.
Temukan rumah sakit rekanan terdekat, dan nikmati kenyamanan berobat tanpa khawatir biaya.

Testimoni

Testimoni
Lebih Dari 20000 +
Nasabah Terbantu

layanan terbaik

Aset Penerbit

Kanker Payudara, Berisiko Tinggi Namun dapat Dicegah Sejak Dini

Artikel Inspirasi

Artikel Inspirasi

Kanker Payudara, Berisiko Tinggi Namun dapat Dicegah Sejak Dini

05 September 2025

Share This Article :

Menurut data Kemenkes, kanker payudara merupakan jenis kanker dengan insiden paling tinggi di Indonesia, yaitu sebesar 16,7 persen. Selain itu, kanker payudara juga memiliki tingkat keganasan paling tinggi dengan tingkat keganasan sebesar 11,65 persen per 100 ribu penduduk di Indonesia. Kemenkes juga mencatat kanker payudara sebagai penyakit non-infeksi yang terus meningkat dari tahun ke tahun.

Meskipun kanker payudara memiliki insiden dan tingkat risiko yang tinggi di Indonesia, bukan berarti penyakit itu tidak dapat dicegah. Mari kita simak faktor risiko, cara deteksi dini, penangan dan juga cara melindungi diri dari segala risiko kanker payudara. 

Kendali risiko kanker payudara

Hingga saat ini, penyebab kanker payudara pada wanita belum dapat diketahui secara pasti. Namun, ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko terkena penyakit ini, termasuk memiliki keluarga dengan riwayat kanker payudara, berusia di atas 50 tahun, merokok, konsumsi alkohol, sampai mengalami gangguan hormon. Dilansir dari beberapa sumber, berikut beberapa faktor risiko yang dapat berpeluang mengakibatkan penyakit ini.

1. Berusia di atas 50 tahun

Risiko seseorang terserang kanker payudara dapat meningkat seiring bertambahnya usia. Melansir NHS, penyakit ini paling sering terjadi pada wanita berusia di atas 50 tahun atau yang sudah mengalami menopause. Dalam beberapa kasus 8 dari 10 kanker payudara terjadi pada wanita di atas usia 50 tahun. Meski begitu, tidak menutup kemungkinan bahwa kondisi ini juga bisa dialami oleh berbagai kalangan usia, termasuk usia di bawah 50 tahun.

2. Memiliki riwayat keluarga dengan kanker payudara

Ketika memiliki anggota keluarga dekat yang pernah mengalami kanker payudara atau ovarium, maka risiko Anda terkena penyakit ini semakin tinggi. Namun, mengingat kanker payudara adalah jenis kanker paling umum pada wanita, ada kemungkinan bahwa lebih dari satu anggota keluarga dapat terkena secara kebetulan.

Sebagian besar kasus kanker payudara tidak bersifat turun-temurun, namun terdapat gen seperti BRCA1 dan BRCA2 yang dapat meningkatkan risiko kanker jenis ini. Kemungkinan gen-gen tersebut diwariskan dari orang tua ke anak. Selain itu, gen-gen seperti TP53 dan CHEK2 juga memiliki kaitan dengan peningkatan risiko terkena kanker payudara.

3. Pernah terserang kanker payudara atau benjolan sebelumnya

Jika sebelumnya Anda telah mengalami kanker payudara atau perubahan sel kanker awal yang bersifat non-invasif di saluran susu payudara, risiko terkena kanker ini pun tinggi. Meskipun tidak semua benjolan di payudara tanda kanker, beberapa jenis benjolan tersebut dapat sedikit meningkatkan risiko terkena kanker.

Beberapa perubahan jinak dalam jaringan payudara, seperti sel-sel yang tumbuh secara abnormal dalam saluran (hiperplasia duktal atipikal), atau sel-sel abnormal di dalam lobus payudara (karsinoma lobular in situ) dapat membuat kemungkinan terkena kanker payudara lebih tinggi.

4. Jaringan payudara padat

Payudara terdiri dari ribuan kelenjar kecil yang menghasilkan susu. Jaringan kelenjar ini memiliki konsentrasi sel payudara yang lebih tinggi daripada jaringan payudara lainnya sehingga payudara menjadi lebih padat. Wanita dengan jaringan payudara padat berisiko lebih tinggi terkena kanker payudara karena adanya lebih banyak sel yang berpotensi menjadi kanker.

Jaringan payudara padat juga dapat menyulitkan pembacaan hasil mammogram karena benjolan atau area jaringan abnormal lebih sulit terdeteksi. Pada umumnya, payudara wanita muda cenderung lebih padat. Namun, seiring bertambahnya usia, jumlah kelenjar dalam payudara berkurang dan digantikan oleh lemak, sehingga payudara menjadi kurang padat.

5. Paparan hormon estrogen tinggi

Hormon estrogen pada wanita terkadang dapat merangsang dan menyebabkan pertumbuhan sel kanker payudara. Hal ini karena ovarium yang merupakan tempat sel telur Anda disimpan, mulai memproduksi estrogen ketika memasuki masa pubertas untuk mengatur siklus menstruasi. Risiko terkena kanker payudara mungkin sedikit meningkat dengan jumlah estrogen yang tubuh alami.

Misalnya, jika Anda mulai haid pada usia muda dan menopause terjadi lebih lambat dari biasanya, tubuh akan lebih banyak terpapar estrogen selama waktu yang lebih lama. Begitu juga, ketika tidak memiliki anak atau melahirkan anak pada usia lebih tua sedikit meningkatkan risiko terkena kanker payudara. Hal ini karena kadar estrogen dalam tubuh tidak terganggu oleh kehamilan.

6. Pola hidup tidak sehat

Salah satu faktor risiko kanker payudara yang perlu diwaspadai adalah pola hidup tidak sehat seperti mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung tinggi gula dan garam secara berlebihan, jarang berolahraga, kebiasaan merokok, mengonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan, dan sebagainya.

Kebiasaan tidak sehat tersebut bisa jadi pemicu peradangan dan mutasi gen yang pada akhirnya bisa meningkatkan kemungkinan adanya perkembangan kanker payudara.

7. Terapi Penggantian Hormon (HRT)

Terapi penggantian hormon (HRT) dapat meningkatkan risiko terkena kanker payudara. Semua jenis HRT, kecuali estrogen vagina dapat meningkatkan risiko kanker, namun jika Anda menggunakan HRT kurang dari 1 tahun, tidak ada peningkatan risiko kanker payudara yang terdeteksi.

Namun, jika penggunaan HRT berlangsung lebih dari 1 tahun, risiko Anda terkena kanker payudara akan meningkat dibandingkan dengan mereka yang tidak menggunakan HRT sama sekali. Meskipun risiko ini akan berkurang setelah berhenti menggunakan HRT, namun risiko tersebut masih ada selama lebih dari 10 tahun setelah penghentian, jika dibandingkan dengan wanita yang tidak pernah menggunakan HRT.

8. Menggunakan pil kontrasepsi

Penelitian menunjukkan bahwa wanita yang menggunakan pil kontrasepsi memiliki sedikit peningkatan risiko terkena kanker payudara. Namun, risiko tersebut dapat menurun setelah berhenti mengonsumsi pil dan risiko kanker payudara Anda kembali normal 10 tahun setelah berhenti.

9. Obesitas

Kelebihan berat badan atau obesitas dapat meningkatkan risiko terkena kanker payudara, terutama setelah mengalami menopause. Hal ini terjadi karena jaringan lemak berlebih dalam tubuh dapat menghasilkan estrogen tambahan yang dapat merangsang pertumbuhan sel-sel kanker dalam payudara.

10. Terpapar radiasi

Radiasi adalah energi dalam bentuk gelombang atau partikel yang dapat menyebabkan perubahan pada sel tubuh manusia. Paparan radiasi tertentu, seperti sinar-X dan CT scan dapat meningkatkan risiko terkena kanker payudara.

Ketika tubuh terpapar radiasi, sel-sel dalam jaringan payudara dapat mengalami kerusakan DNA. Jika kerusakan ini tidak diperbaiki dengan benar oleh sistem tubuh, hal ini dapat menyebabkan pertumbuhan sel yang tidak terkendali, yang pada akhirnya dapat berkembang menjadi kanker.

Ciri-ciri kanker payudara

Banyak orang keliru mempercayai bahwa hanya benjolan yang menyakitkan yang merupakan tanda kanker payudara. Padahal, terdapat berbagai gejala lain yang harus diwaspadai, termasuk perubahan pada bentuk payudara, tekstur, atau saat payudara dipegang, dan lainnya. Agar tidak salah mengenali ciri-ciri kanker payudara, berikut ini beberapa ciri kanker payudara yang dilansir dari beberapa sumber.

1. Perubahan bentuk, ukuran, dan warna pada payudara

Kanker payudara stadium awal dapat menyebabkan perubahan bentuk atau ukuran payudara yang tidak biasa. Payudara mungkin terasa lebih besar atau lebih kecil dari sebelumnya atau ada perubahan dalam simetri payudara, serta akan terasa lebih kencang dan keras.

Umumnya, kanker payudara dapat menyebabkan pembengkakan atau benjolan pada satu sisi payudara tanpa rasa sakit. Selain itu, kanker payudara juga ditandai dengan perubahan warna pada kulit payudara seperti merah atau keunguan bisa menjadi tanda peradangan atau pembengkakan yang terkait dengan kanker payudara.

2. Perubahan pada salah satu atau kedua puting

Kanker payudara dapat memengaruhi penampilan puting susu. Gejala ini bisa termasuk perubahan warna, tekstur, atau bentuk puting. Puting juga bisa terlihat lebih tertarik ke dalam (retraksi). Kondisi ini terjadi ketika tumor mengubah struktur normal di bawah puting sehingga menariknya ke dalam.

Ada beberapa ciri yang perlu Anda waspadai seperti:

  • Jika puting Anda sebelumnya tidak masuk ke dalam, namun tiba-tiba berubah bentuk, ini adalah tanda bahaya.
  • Kulit puting mengelupas, berkerak, atau terlihat bersisik bahkan munculnya luka.
  • Gejala ini dapat disertai nyeri walaupun tidak selalu muncul.

3. Keluar cairan selain ASI

Jika Anda bukan seorang ibu menyusui dan puting susu mengeluarkan cairan, terutama darah atau cairan yang tidak biasa. Jika cairan keluar tanpa diperas atau hanya pada satu sisi payudara, maka Anda perlu waspada. Apalagi jika cairan tersebut keluar secara terus-menerus. Kondisi ini biasanya terjadi jika kanker menyerang bagian di sekitar saluran ASI.

4. Nyeri payudara yang tidak kunjung sembuh

Meskipun nyeri payudara bisa memiliki banyak penyebab, nyeri yang berulang pada salah satu atau kedua payudara dapat menjadi salah satu gejala yang harus diwaspadai. Nyeri pada payudara dapat dideskripsikan sebagai nyeri tumpul atau nyeri yang tajam seperti tertusuk. Nyeri juga dapat menyebar ke area ketiak, terutama jika kanker menyerang nodus limfa (kelenjar getah bening).

Walaupun nyeri payudara sering kali dikaitkan dengan perubahan hormon atau infeksi, namun jika nyeri payudara berlangsung lama atau lebih dari beberapa minggu, maka Anda perlu memeriksakan segera ke dokter.

5. Payudara teriritasi dan gatal

Gatal atau iritasi pada payudara bisa menjadi tanda awal kanker payudara. Kondisi ini disebabkan oleh perubahan dalam jaringan payudara yang terjadi akibat pertumbuhan sel kanker.

6. Payudara terasa keras atau kencang

Sel kanker yang berkembang di dalam payudara dapat menyebabkan perubahan dalam tekstur payudara. Payudara yang terasa lebih keras atau kencang dari biasanya dapat menjadi indikasi kanker payudara.

7. Kulit payudara seperti kulit jeruk

Kemerahan yang muncul pada kulit payudara dan mirip dengan tekstur kulit jeruk dapat menjadi tanda bahwa kanker payudara telah mencapai stadium yang lebih parah, di mana sel-sel kanker telah menyebar ke jaringan sekitarnya.

Tidak menutup kemungkinan juga bahwa kondisi lain telah menyebabkan beberapa perubahan ini. Misalnya saja perubahan tekstur kulit pada payudara yang disebabkan eksim, pembengkakan kelenjar getah bening karena infeksi atau penyakit lain yang tidak terkait. Oleh karena itu, menemui dokter untuk mengevaluasi dan mendiagnosis kondisi tersebut.

8. Pembengkakan nodus limfa

Pembengkakan atau pembesaran nodus limfa (kelenjar getah bening) di dekat payudara, ketiak, atau tulang selangka dapat menjadi indikator awal kanker payudara. Kelenjar getah bening berperan sebagai penyaring pada sistem imun tubuh. Ketika kanker menyebar, kelenjar tersebut akan membengkak, terasa kencang atau keras, juga ukurannya tidak kunjung mengecil walaupun tidak ada infeksi yang menyertainya. Pembengkakan kelenjar getah bening dapat muncul sebelum perubahan payudara, sehingga ini bisa menjadi gejala awal yang perlu diwaspadai.

Deteksi dini kanker payudara

Deteksi dini kanker payudara merupakan cara yang paling efektif untuk mencegah penyakit tersebut menjadi fatal. Menurut data Center for Disease Control (CDC), 99% dari wanita dengan kanker payudara yang terdeteksi lebih awal memiliki peluang hidup yang lebih panjang dibandingkan yang terdeteksi pada stadium akhir, dimana hanya 27% yang memiliki peluang hidup lebih dari 5 tahun setelah diagnosa kanker.

Oleh karena itu, deteksi dini sangatlah penting dilakukan meskipun tidak ada gejala. Melihat tingginya angka pengidap kanker payudara di kalangan wanita, ada baiknya untuk melakukan tindakan deteksi dini secara berkala sebagai berikut:

1. SADARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri): Pemeriksaan fisik yang dilakukan sendiri dimana konsultasi dengan dokter perlu dilakukan jika menemukan:

  • Benjolan di payudara/ketiak
  • Kecepatan tumbuh dengan/tanpa rasa sakit
  • Pengeluaran cairan (discharge), retraksi puting susu, dan krusta
  • Kelainan pada kulit
  • Nyeri tulang vertebra (punggung) atau femur (lengan)
  • Sesak napas

2. SADANIS (Pemeriksaan Payudara  Klinis): Untuk deteksi dini yang lebih akurat, sebaiknya dilakukan pemeriksaan klinis oleh tenaga ahli melalui:

  • Pemeriksaan fisik
  • Pemeriksaan laboratorium (darah, analisa cairan) 
  • Pemeriksaan pencitraan (Mamografi, USG)

Penanganan kanker payudara

Jika kanker payudara terdeteksi secara dini melalui metode di atas, langkah berikutnya adalah konsultasi dengan dokter spesialis untuk menentukan jenis pengobatan sebagai berikut:

  • Metastasektomi: Pengangkatan tumor kanker payudara melalui pembedahan
  • Kemoterapi: Pemberian kombinasi obat untuk menghilangkan sel kanker
  • Terapi hormon: Pengobatan dengan bantuan zat hormon
  • Radioterapi: Pengobatan dengan radiasi

Jenis penanganan ini memiliki faktor kesuksesan yang berbeda dan disesuaikan dengan tahap stadium kanker ketika terdeteksi. Tentunya semakin dini kanker payudara diketahui, semakin turun tingkat kompleksitas dan biaya penanganan. Untuk itu, deteksi dini, selain dapat meningkatkan peluang kesembuhan, dapat mengurangi biaya pengobatan kanker.   

Biaya pengobatan kanker payudara merupakan salah satu yang tertinggi. Data BPJS menyebutkan bahwa kanker menempatkan urutan kedua penyakit dengan pembiayaan terbesar yaitu RP 3,5 triliun. Selain deteksi dini, disarankan juga untuk memiliki perlindungan asuransi yang dapat meliputi pembayaran biaya pengobatan kanker payudara dan biaya lainnya seperti Asuransi Mandiri Proteksi Kanker Dini.

Konsultasikan perencanaan finansial Anda dalam memilih produk asuransi dengan Financial Advisor dan Life Planner AXA Mandiri yang akan membantu Anda memahami manfaat asuransi dan memberikan solusi terbaik sesuai dengan kondisi finansial Anda. Kunjungi situs resmi AXA Mandiri atau hubungi 1500803 untuk informasi lebih lanjut.

Sumber:

  • https://ciputrahospital.com/penyebab-kanker-payudara/ 
  • https://www.rspondokindah.co.id/en/news/cegah-kanker-bersarang-di-payudara-lakukan-deteksi-dini
  • https://www.siloamhospitals.com/informasi-siloam/artikel/wajib-tahu-5-faktor-risiko-kanker-payudara-yang-perlu-diwaspadai
  • https://ciputrahospital.com/ciri-ciri-kanker-payudara/
  • https://gleneagles.com.my/id/health-digest/7-signs-and-symptoms-of-breast-cancer-to-watch-for

Annual Claim

Total Klaim Dibayarkan Tahun 2025
IDR
7746382602700
PT AXA Mandiri Financial Services

Sebagai bentuk komitmen perusahaan, AXA Mandiri Financial Services membuktikan kepercayaan nasabah dengan membayarkan klaim sepanjang tahun sesuai dengan solusi perlindungan yang dimiliki nasabah.

Cek Laporan Keuangan

NAV and Laporan Widget

Mandiri Attractive Equity Money Rupiah
23/06/26
109.9254
0.8325999999999993
Mandiri Attractive Equity Money Syar...
23/06/26
92.1766
0.25960000000000605
Mandiri Amanah Equity Syariah Rupiah
23/06/26
99.1757
0.17040000000000077
Mandiri Balanced Offshore USD
22/06/26
13.9648
13.9648
Mandiri Advanced Commodity Equity Sy...
23/06/26
175.0233
0.1565999999999974
Mandiri Progressive Balanced Money R...
23/06/26
704.3192
1.4605999999999995
Mandiri Amanah Pasar Uang Syariah
23/06/26
123.9565
0.001600000000010482
Mandiri Balanced Offshore USD Class B
22/06/26
13.1165
13.1165
Mandiri Money Market Rupiah
23/06/26
216.7965
2.000000000066393E-4
Mandiri Golden Equity Offshore Usd
22/06/26
16.5366
16.5366
Mandiri Prime Equity Rupiah
23/06/26
81.8587
0.0724000000000018
Mandiri Protected Balanced Money Rupiah
23/06/26
90.5181
0.002600000000001046
Mandiri Excellent Equity Rupiah
23/06/26
44.7204
0.32440000000000424
Mandiri Active Balanced Money Syaria...
23/06/26
143.7561
0.3889000000000067
Mandiri Prime Fixed Income Rupiah
23/06/26
93.5435
0.17790000000000816
Mandiri Dynamic Equity Money Rupiah
23/06/26
816.3206
1.685100000000034
Mandiri Secure Fixed Income Money Rupiah
23/06/26
399.0652
0.7884999999999991
Mandiri Secure Fixed Income Money USD
23/06/26
13.5424
0.0129999999999999
Mandiri Fixed Income USD
23/06/26
1.0248
0.001000000000000112
Mandiri Equity Offshore Class B
22/06/26
16.9848
16.9848
Mandiri Active Balanced Money Rupiah
23/06/26
182.0118
1.2150000000000034
Mandiri Balanced Offshore Usd Class C
22/06/26
12.8498
12.8498
Mandiri Equity Offshore USD
22/06/26
19.3653
19.3653
Mandiri Amanah Pendapatan Tetap Syariah
23/06/26
136.4612
0.22220000000001505
Mandiri Fixed Income Money Rupiah
23/06/26
305.6122
0.9495000000000005
Mandiri Equity Money Rupiah
23/06/26
71.3134
0.06390000000000384

Cookies Policy