Search Web

Home Default Slider

Asuransi Generation Secure Plus

Bekal Untuk Terus
Melangkah Pasti

Emma AXA Mandiri

Wujudkan Merdeka
dari Cara Lama

Melangkah Pasti

Bersama AXA Mandiri

Asuransi Mandiri Wealth Signature USD

Your Wealth, Your Future, Your Signature

Asuransi Kesehatan Proteksi Ekstra

Karena Sehat Juga Butuh Kemewahan

Asuransi Generation Secure Plus

Bekal Untuk Terus
Melangkah Pasti

Emma AXA Mandiri

Wujudkan Merdeka
dari Cara Lama

Melangkah Pasti

Bersama AXA Mandiri

Asuransi Mandiri Wealth Signature USD

Your Wealth, Your Future, Your Signature

Asuransi Kesehatan Proteksi Ekstra

Karena Sehat Juga Butuh Kemewahan

Quick Access

Halaman Unggulan Nasabah

Kami memberikan rekomendasi Halaman Unggulan Nasabah yang dapat membantu Anda mendapatkan informasi yang tepat!

Aset Penerbit

Produk Unggulan Kami
Temukan ragam solusi perlindungan menyeluruh dengan manfaat optimal sesuai dengan kebutuhan Anda dan keluarga.
Produk Unggulan
Perlindungan Masa Depan
Share
Asuransi Mandiri Masa Depan Sejahtera, Pasti Bisa Kuliah!

Pastikan masa depan pendidikan anak tetap terjamin, dengan fleksibilitas menentukan Masa Pembayaran  Premi hingga 8 tahun dan perlindungan hingga 20 tahun. Siapkan dana kuliah anak & proteksi jiwa, termasuk manfaat bebas premi jika terjadi risiko.

Klik tombol di bawah ini untuk melihat informasi lebih lanjut.

Premi Mulai
Rp400.000/Bulan
Produk Unggulan
Perlindungan Jiwa
Share
Asuransi Mandiri Flexi Proteksi

Perlindungan jiwa menyeluruh kini lebih terjangkau, dengan manfaat meninggal dunia hingga 120 kali dari Premi Dasar Tahunan dan jaminan pengembalian premi hingga 120% dari total premi yang dibayarkan. Dilengkapi dengan pilihan perlindungan 77 Penyakit Kritis dan Rawat Inap.

Klik tombol di bawah ini untuk melihat informasi lebih lanjut.

Premi Mulai
Rp200.000/Bulan
Produk Unggulan
Perlindungan Kesehatan
Share
Asuransi Mandiri Solusi Kesehatan

Proteksi kesehatan dengan manfaat harian rawat inap hingga Rp1,2 juta per hari, ICU hingga Rp2,4 juta per hari, dan santunan pembedahan hingga Rp20 juta per tahun. Dilengkapi manfaat penggantian biaya transportasi ke RS dan santunan meninggal dunia karena kecelakaan Rp50 juta. Tersedia pengembalian premi hingga 50% apabila tidak terjadi klaim.

Klik tombol di bawah ini untuk melihat informasi lebih lanjut.

Premi Mulai
Rp65.000/Bulan
Produk Unggulan
Perlindungan Mikro
Share
Asuransi Mandiri Mikro Jiwa Terlindungi - Si Jitu

Perlindungan jiwa dengan santunan 500x dari premi bulanan. Serta manfaat pengembalian premi sebesar 101% dari total premi apabila tidak terjadi klaim diakhir masa asuransi 8 tahun.

Klik tombol di bawah ini untuk melihat informasi lebih lanjut.

Premi Mulai
Rp25.000/Bulan
Produk Unggulan
Perlindungan Prestise
Share
Asuransi Mandiri Elite Plan - Prime

Rencanakan masa depan dengan perlindungan jiwa yang dikaitkan dengan investasi (PAYDI) hingga usia 100 tahun. Dilengkapi pilihan Subdana sesuai dengan profil risiko, potensi Nilai Tunai dan total Loyalty Bonus hingga 50% dari Premi Dasar Berkala.

Premi mulai Rp100 juta atau USD 10.000 per tahun.

Klik tombol di bawah ini untuk melihat informasi lebih lanjut.

Premi Mulai
Rp100 juta/Tahun
Produk Unggulan
Perlindungan Prestise
Share
Asuransi Mandiri Wealth Signature USD - Plan Saving

Asuransi Mandiri Wealth Signature USD - Saving, merupakan Asuransi Dwiguna Kombinasi yang memberikan perlindungan jiwa berupa Manfaat Meninggal Dunia hingga 1.200% Premi Dasar tahunan serta manfaat hidup berupa Manfaat Tunai Berkala hingga 81% Premi Dasar tahunan sejak tahun pertama Polis dan Manfaat Akhir Masa Asuransi hingga 560% Premi Dasar tahunan. Produk ini memiliki pilihan Masa Asuransi dan Masa Pembayaran Premi yang fleksibel.
 
Premi Mulai dari – USD 2,000

Klik tombol di bawah ini untuk melihat informasi lebih lanjut.

Premi Mulai
USD2.000/Tahun
Produk Unggulan
Perlindungan Prestise
Share
Asuransi Mandiri Investasi Prestise

Wujudkan impian Anda dan keluarga dengan Perlindungan Jiwa yang dikaitkan dengan investasi (PAYDI) hingga usia 100 tahun dengan Pembayaran Sekaligus. Dilengkapi dengan perlindungan meninggal dunia karena sebab apapun dan total Loyalty Bonus setiap 5 tahun sebesar 2,5% dari rata-rata saldo unit.

Premi mulai dari Rp500 juta atau USD 100 ribu.

Klik tombol di bawah ini untuk melihat informasi lebih lanjut.

Premi Mulai
Rp500 juta/Sekaligus
Produk Unggulan
Perlindungan Kesehatan
Share
Asuransi Mandiri Proteksi Penyakit Tropis

Perlindungan khusus untuk risiko penyakit tropis, yaitu demam berdarah, tifus, malaria, dan chikungunya; dengan manfaat rawat inap hingga Rp1 juta per hari dan santunan tunai hingga Rp1 juta per hari. Tersedia pengembalian premi hingga 30% jika tidak ada klaim dalam 3 tahun.

Klik tombol di bawah ini untuk melihat informasi lebih lanjut.

Premi Mulai
Rp100.000/Bulan

Solusi Perlindungan Kami CMS

Solusi Perlindungan Kami

Temukan ragam solusi perlindungan menyeluruh dengan manfaat optimal sesuai dengan kebutuhan Anda dan keluarga.

Temukan Kami

Terdaftar menjadi Fasilitas Kesehatan Rekanan
AXA Mandiri Financial Service Corporate Solution
Rumah Sakit Menteng Medika Sejahtera, Cabang Regional
Jl. Prawirotaman, Jakarta Pusat
Buka | 0212-1823977 / 271221171
★★★★★
Temukan Rumah Sakit Rekanan AXA Mandiri
Lebih dari 3.000+ rumah sakit telah menjadi rekanan AXA Mandiri, siap memberikan layanan terbaik untuk Anda dan keluarga.
Temukan rumah sakit rekanan terdekat, dan nikmati kenyamanan berobat tanpa khawatir biaya.

Testimoni

layanan terbaik

Aset Penerbit

Waspada Kanker Ovarium: Penyebab, Gejala & Pencegahannya!

Artikel Inspirasi

Artikel Inspirasi

Waspada Kanker Ovarium: Penyebab, Gejala & Pencegahannya!

19 Agustus 2026

Share This Article :

Kanker ovarium adalah jenis kanker yang muncul pada ovarium atau indung telur, yaitu organ reproduksi wanita yang berfungsi menghasilkan sel telur dan hormon. Penyakit ini sering disebut sebagai “silent killer” karena gejalanya cenderung samar dan mirip dengan gangguan kesehatan lain, sehingga kerap terlambat disadari.

Rangkuman:

  • Kanker ovarium adalah kanker yang muncul pada ovarium atau indung telur dan sering disebut sebagai “silent killer” karena gejalanya sulit dikenali pada tahap awal.
  • Gejala kanker ovarium dapat berupa perut kembung, nyeri panggul, cepat kenyang, perubahan pola menstruasi, hingga sering buang air kecil.
  • Risiko kanker ovarium dapat meningkat akibat faktor usia, riwayat keluarga, mutasi genetik, obesitas, endometriosis, dan kebiasaan merokok.
  • Pengobatan kanker ovarium dapat dilakukan melalui operasi, kemoterapi, radioterapi, dan terapi maintenance sesuai kondisi pasien.
  • Menjaga berat badan ideal, berhenti merokok, rutin berolahraga, dan melakukan pemeriksaan kesehatan dapat membantu menurunkan risiko kanker ovarium.

Gejala kanker ovarium dapat berbeda pada setiap penderita, namun umumnya meliputi perut terasa kembung, nyeri panggul, cepat kenyang, sering buang air kecil, hingga perubahan pola menstruasi. Meski terlihat ringan, keluhan yang berlangsung terus-menerus sebaiknya tidak diabaikan karena bisa menjadi tanda adanya gangguan pada organ reproduksi.

Mengetahui faktor risiko, gejala, serta cara mendeteksi kanker ovarium sejak dini sangat penting untuk membantu meningkatkan peluang keberhasilan pengobatan. Dengan memahami kondisi ini lebih awal, Anda dapat lebih waspada terhadap perubahan pada tubuh dan segera memeriksakan diri ke dokter apabila mengalami gejala mencurigakan.

Mengenal kanker ovarium

Kanker ovarium yang cepat dideteksi dan ditangani dapat meningkatkan peluang penderita untuk bertahan hidup. Hampir separuh penderita kanker ini bertahan hidup setidaknya 5 tahun setelah terdiagnosis. Sedangkan, sepertiga penderita memiliki harapan hidup setidaknya selama 10 tahun.

Kanker ovarium adalah jenis kanker yang muncul di jaringan ovarium atau indung telur wanita. Ovarium adalah organ reproduksi wanita yang berbentuk kecil dan terletak di kedua sisi rahim. Mereka bertanggung jawab untuk menghasilkan sel telur dan hormon wanita seperti estrogen dan progesteron.

Kanker ovarium sering disebut “silent killer” karena gejalanya tidak jelas atau muncul pada stadium lanjut penyakit. Padahal, kanker ovarium yang terdeteksi pada stadium awal lebih mudah diatasi daripada kanker ovarium yang baru terdeteksi pada stadium lanjut. Kanker ini juga menempati urutan ketiga sebagai jenis kanker terbanyak yang menyerang wanita di Indonesia.

Penyebab kanker ovarium

Kanker ovarium terjadi ketika DNA di sel-sel ovarium mengalami perubahan atau mutasi. Mutasi tersebut menyebabkan sel ovarium tumbuh tidak normal dan tidak terkendali. Hingga saat ini, penyebab pasti kanker ovarium belum dipahami sepenuhnya. Namun, ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko menderita kanker ovarium. Dilansir dari Halodoc, berikut beberapa penyebab yang dapat meningkatkan risiko kanker ovarium.

  • Usia: Risiko kanker ovarium meningkat seiring bertambahnya usia, paling sering didiagnosis pada wanita berusia 50-70 tahun dan pasca menopause.
  • Riwayat keluarga kanker ovarium atau kanker payudara: Wanita dengan riwayat keluarga kanker ovarium, kanker payudara, atau kanker kolorektal memiliki risiko lebih tinggi, terutama jika terkait dengan mutasi gen BRCA1 dan BRCA2.
  • Mutasi genetik: Mutasi pada gen BRCA1 dan BRCA2, serta gen lain seperti PTEN, TP53, dan gen terkait sindrom Lynch, secara signifikan meningkatkan risiko kanker ovarium.
  • Tidak pernah hamil atau melahirkan (nulliparity): Wanita yang belum pernah hamil atau melahirkan memiliki risiko lebih tinggi dibanding wanita yang pernah hamil.
  • Terapi penggantian hormon (hrt) pasca menopause: Penggunaan terapi hormon pengganti setelah menopause, terutama estrogen saja dalam jangka panjang, dapat sedikit meningkatkan risiko.
  • Obesitas: Wanita dengan obesitas memiliki risiko lebih tinggi.
  • Endometriosis: Kondisi di mana jaringan mirip lapisan rahim tumbuh di luar rahim, dapat sedikit meningkatkan risiko beberapa jenis kanker ovarium.
  • Sindrom ovarium polikistik (PCOS): Beberapa penelitian menunjukkan kemungkinan peningkatan risiko kanker ovarium pada wanita dengan PCOS.
  • Penggunaan bedak talkum di area genital: Beberapa penelitian menunjukkan adanya hubungan antara penggunaan bedak talkum di area genital dalam jangka panjang, meskipun penelitian lebih lanjut masih diperlukan.
  • Merokok: Wanita perokok memiliki risiko terserang kanker ovarium lebih besar.

Gejala kanker ovarium

Kanker ovarium sering terlambat disadari karena gejalanya mirip gangguan lain. Kenali penyebab, gejala, cara pengobatan, dan pencegahannya

Kanker ovarium jarang menimbulkan gejala khas pada stadium awal. Oleh sebab itu, kanker ovarium biasanya baru terdeteksi ketika sudah memasuki stadium lanjut atau sudah menyebar ke organ lain. Gejala kanker ovarium stadium lanjut juga tidak terlalu spesifik dan bisa mirip dengan gejala penyakit lain. Dilansir dari Alodokter, berikut beberapa gejala kanker ovarium yang perlu diwaspadai, terutama jika sudah menetap lebih dari 2-3 minggu.

  • Perut kembung terus-menerus
  • Cepat kenyang meski hanya makan sedikit
  • Kehilangan napsu makan
  • Nyeri panggul atau perut
  • Mual
  • Perubahan pola BAB (diare atau sembelit).
  • Perut membengkak
  • Sering buang air kecil
  • Sakit di punggung bagian bawah
  • Kelelahan yang tidak biasa tanpa alasan yang jelas.
  • Nyeri saat berhubungan seksual
  • Keluar darah dari vagina
  • Perubahan siklus menstruasi, pada penderita yang masih mengalami menstruasi
  • Penambahan atau penurunan berat badan tanpa sebab jelas

Penting untuk diingat bahwa gejala-gejala ini tidak spesifik untuk kanker ovarium dan dapat disebabkan oleh kondisi lain yang tidak berbahaya. Namun, jika kamu mengalami gejala-gejala ini secara persisten dan tidak membaik, segera berkonsultasi dengan dokter untuk evaluasi lebih lanjut.

Cara mengobati kanker ovarium

Penanganan kanker ovarium tergantung pada stadium kanker, kondisi pasien, dan apakah pasien tetap ingin memiliki keturunan. Metode penanganannya adalah operasi, kemoterapi, ataupun radioterapi. Dilansir dari Alodokter, berikut beberapa penjelasan mengenai cara pengobatan kanker ovarium.

1. Operasi

Prosedur operasi biasanya meliputi pengangkatan kedua ovarium, tuba falopi, rahim, dan omentum (jaringan lemak dalam perut). Operasi ini juga bisa melibatkan pengangkatan kelenjar getah bening pada panggul dan rongga perut untuk mencegah dan mencari tahu jika ada penyebaran kanker.

Perlu diketahui, beberapa jenis operasi untuk mengatasi kanker ovarium bisa membuat pasien tidak dapat memiliki anak lagi. Oleh sebab itu, konsultasikan dengan dokter mengenai manfaat dan risiko operasi yang akan dilakukan. Namun, jika kanker terdeteksi sejak dini, kemungkinan penderita kanker ovarium hanya perlu menjalani pengangkatan salah satu ovarium dan tuba falopi sehingga kemungkinan memiliki keturunan masih ada.

2. Kemoterapi

Kemoterapi adalah pemberian obat-obatan untuk membunuh sel kanker yang tersisa setelah operasi dilakukan. Selama menjalani kemoterapi, dokter akan memonitor perkembangan pengidap secara rutin untuk memastikan keefektifan obat dan respons tubuh terhadap obat.

Prosedur ini juga dapat diberikan sebelum operasi pada pengidap stadium lanjut dengan tujuan mengecilkan tumor sehingga memudahkan prosedur pengangkatan. Prosedur kemoterapi biasanya memiliki efek samping seperti tidak nafsu makan, mual, muntah, lemas, rambut rontok, dan meningkatnya risiko infeksi.

3. Radioterapi

Radioterapi adalah penggunaan sinar berenergi tinggi untuk membunuh sel-sel kanker. Radioterapi umumnya dilakukan pada pasien kanker ovarium stadium awal setelah operasi. Dalam radioterapi, sel-sel kanker dibunuh menggunakan radiasi dari sinar X.

Sama seperti kemoterapi, radioterapi dapat diberikan oleh dokter baik setelah maupun sebelum operasi. Prosedur radioterapi pada pasien kanker ovarium stadium akhir dilakukan untuk membunuh sel kanker yang sudah menyebar ke jaringan tubuh lain. Efek sampingnya juga serupa dengan kemoterapi, terutama terjadinya kerontokan rambut.

4. Terapi maintenance

Terapi maintenance adalah pengobatan yang diberikan untuk mencegah kembalinya kanker ovarium setelah perawatan awal dengan kemoterapi. Tujuannya adalah untuk memperpanjang waktu antara perawatan awal dan kekambuhan.

Umumnya, terapi maintenance diberikan pada pasien kanker ovarium stadium 3 dan 4 yang telah menjalani operasi atau kemoterapi dan menunjukkan respons lengkap atau respons sebagian.

Respons lengkap artinya tanda-tanda keberadaan kanker sudah tidak lagi ditemukan setelah terapi. Sementara respons sebagian berarti pasien sudah mengalami perbaikan, tetapi sel-sel kanker belum sepenuhnya hilang dari tubuh.

Cara mencegah kanker ovarium

Tidak ada cara pasti untuk mencegah kanker ovarium, tetapi ada beberapa langkah yang dapat diambil untuk mengurangi risiko terkena kanker ovarium. Dilansir dari Bumame, berikut cara mencegah kanker ovarium yang bisa Anda terapkan.

  • Konsumsi pil KB minimal 3 tahun (dapat turunkan risiko 30-50%)
  • Perempuan yang sudah pernah hamil, menyusui, dan melahirkan.
  • Olahraga teratur minimal 30 menit sehari untuk menjaga kesehatan tubuh.
  • Menjaga berat badan ideal, karena obesitas bisa memicu berbagai masalah kesehatan.
  • Operasi pengangkatan ovarium pada kelompok risiko sangat tinggi
  • Berhenti merokok
  • Konsumsi makanan yang kaya akan buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian.
  • Pada wanita dengan risiko genetik tinggi (misalnya, mutasi BRCA), pengangkatan preventif ovarium dan tuba falopi dapat dipertimbangkan setelah selesai memiliki anak. 

Selain itu, diskusikan terlebih dahulu dengan dokter jika Anda berencana menjalani terapi pengganti hormon untuk meredakan gejala menopause. Terapi ini berisiko menyebabkan kanker ovarium, terutama jika Anda memiliki keluarga dengan riwayat kanker ovarium atau kanker payudara.

Selain cara di atas, Anda juga perlu melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin untuk menurunkan risiko kanker ovarium sejak dini. Selain itu, Anda juga perlu mulai mempertimbangkan asuransi kesehatan. Pasalnya, tidak ada yang tahu kapan risiko penyakit kritis seperti kanker datang.

Biaya pengobatan kanker yang tidak sedikit juga dapat menjadi beban finansial bagi pasien dan keluarga. Oleh karena itu, memiliki perlindungan melalui asuransi kesehatan dan asuransi penyakit kritis menjadi langkah bijak untuk membantu mempersiapkan perlindungan finansial di masa depan. Dengan perlindungan yang tepat, Anda dapat lebih tenang dalam menjalani pemeriksaan maupun pengobatan tanpa harus terlalu khawatir terhadap biaya medis yang besar.

Salah satu perlindungan yang perlu dipertimbangkan adalah memiliki Asuransi Mandiri Proteksi Kanker Dini dari AXA Mandiri yang memberikan proteksi menyeluruh terhadap risiko kanker sejak dini. Tersedia manfaat rawat inap dan rawat jalan hingga Rp100 juta per tahun, ditambah manfaat tindakan bedah, konsultasi psikiater, santunan harian, serta pengembalian premi hingga 30% jika tidak ada klaim, dengan masa perlindungan 10 tahun.

Konsultasikan perencanaan finansial Anda dalam memilih produk asuransi dengan Financial Advisor AXA Mandiri yang akan membantu Anda memahami manfaat asuransi dan memberikan solusi terbaik sesuai dengan kondisi finansial Anda. Kunjungi situs resmi AXA Mandiri atau hubungi 1500803 untuk informasi lebih lanjut.

Frequently Asked Questions (FAQ)

Q: Apa itu kanker ovarium?

A: Kanker ovarium adalah jenis kanker yang berkembang di ovarium atau indung telur, yaitu organ reproduksi wanita yang berfungsi menghasilkan sel telur dan hormon.

Q: Apa gejala awal kanker ovarium?

A: Gejala awal kanker ovarium dapat berupa perut kembung terus-menerus, nyeri panggul, cepat kenyang, mual, sering buang air kecil, dan perubahan pola menstruasi.

Q: Apa penyebab kanker ovarium?

A: Penyebab pasti kanker ovarium belum diketahui. Namun, beberapa faktor risiko meliputi usia, riwayat keluarga, mutasi genetik BRCA, obesitas, endometriosis, dan kebiasaan merokok.

Q: Apakah kanker ovarium bisa disembuhkan?

A: Peluang kesembuhan kanker ovarium lebih besar jika terdeteksi dan ditangani sejak dini. Penanganan biasanya meliputi operasi, kemoterapi, dan radioterapi.

Q: Bagaimana cara mencegah kanker ovarium?

A: Risiko kanker ovarium dapat dikurangi dengan menjaga berat badan ideal, rutin berolahraga, berhenti merokok, mengonsumsi makanan sehat, dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.

Sumber:

  • https://www.alodokter.com/kanker-ovarium
  • https://www.halodoc.com/kesehatan/kanker-ovarium?srsltid=AfmBOoqbvZRK25SXc1TQyo52WordsmdvzIJPl8Qj7zOEtidgOnQjZgH0
  • https://bumame.com/news/kanker-ovarium-gejala-yang-sering-diabaikan-dan-cara-deteksi

Annual Claim

Total Klaim Dibayarkan Tahun 2025
IDR
7746382602700
PT AXA Mandiri Financial Services

Sebagai bentuk komitmen perusahaan, AXA Mandiri Financial Services membuktikan kepercayaan nasabah dengan membayarkan klaim sepanjang tahun sesuai dengan solusi perlindungan yang dimiliki nasabah.

Cek Laporan Keuangan

NAV and Laporan Widget

Mandiri Attractive Equity Money Rupiah
17/09/26
116.0598
0.45929999999999893
Mandiri Attractive Equity Money Syar...
17/09/26
99.7505
0.5812999999999988
Mandiri Amanah Equity Syariah Rupiah
17/09/26
108.0947
0.5711000000000013
Mandiri Balanced Offshore USD
16/09/26
13.7123
13.7123
Mandiri Advanced Commodity Equity Sy...
17/09/26
191.4015
0.9865000000000066
Mandiri Progressive Balanced Money R...
17/09/26
734.9156
1.2212000000000671
Mandiri Amanah Pasar Uang Syariah
17/09/26
125.4976
0.014099999999999113
Mandiri Balanced Offshore USD Class B
16/09/26
12.8793
12.8793
Mandiri Money Market Rupiah
17/09/26
218.7806
0.030900000000002592
Mandiri Golden Equity Offshore Usd
16/09/26
14.8405
14.8405
Mandiri Prime Equity Rupiah
17/09/26
88.701
0.1419999999999959
Mandiri Protected Balanced Money Rupiah
17/09/26
94.8902
0.006099999999989336
Mandiri Excellent Equity Rupiah
17/09/26
48.1158
0.38110000000000355
Mandiri Active Balanced Money Syaria...
17/09/26
151.6452
0.2536999999999807
Mandiri Prime Fixed Income Rupiah
17/09/26
93.8436
0.0033999999999991815
Mandiri Dynamic Equity Money Rupiah
17/09/26
888.1392
4.028699999999958
Mandiri Secure Fixed Income Money Rupiah
17/09/26
404.1338
0.06580000000002428
Mandiri Secure Fixed Income Money USD
17/09/26
13.2887
0.015100000000000335
Mandiri Fixed Income USD
17/09/26
0.9962
0.0018000000000000238
Mandiri Equity Offshore Class B
16/09/26
16.778
16.778
Mandiri Active Balanced Money Rupiah
17/09/26
191.3692
0.3456999999999937
Mandiri Balanced Offshore Usd Class C
16/09/26
12.6175
12.6175
Mandiri Equity Offshore USD
16/09/26
19.1296
19.1296
Mandiri Amanah Pendapatan Tetap Syariah
17/09/26
138.8544
0.03809999999998581
Mandiri Fixed Income Money Rupiah
17/09/26
310.1441
0.07630000000000337
Mandiri Equity Money Rupiah
17/09/26
77.0049
0.13680000000000803

Livechat v2 Widget

Cookies Policy