Search Web

Home Default Slider

Survey Danantara

Cukup 1 Menit Untuk Perubahan Lebih Baik

Melangkah Pasti

Bersama AXA Mandiri

Perlindungan Prestige
Asuransi Mandiri Wealth Signature USD

Your Wealth, Your Future, Your Signature

Perlindungan Kesehatan
Asuransi Kesehatan Proteksi Ekstra

Karena Sehat Juga Butuh Kemewahan

Emma AXA Mandiri

Rasakan Kemudahan Mengelola Polis Anda

Survey Danantara

Cukup 1 Menit Untuk Perubahan Lebih Baik

Melangkah Pasti

Bersama AXA Mandiri

Perlindungan Prestige
Asuransi Mandiri Wealth Signature USD

Your Wealth, Your Future, Your Signature

Perlindungan Kesehatan
Asuransi Kesehatan Proteksi Ekstra

Karena Sehat Juga Butuh Kemewahan

Emma AXA Mandiri

Rasakan Kemudahan Mengelola Polis Anda

Quick Access

Halaman Unggulan Nasabah

Kami memberikan rekomendasi Halaman Unggulan Nasabah yang dapat membantu Anda mendapatkan informasi yang tepat!

Aset Penerbit

Produk Unggulan Kami
Temukan ragam solusi perlindungan menyeluruh dengan manfaat optimal sesuai dengan kebutuhan Anda dan keluarga.
Produk Unggulan
Perlindungan Masa Depan
Share
Asuransi Mandiri Masa Depan Sejahtera, Pasti Bisa Kuliah!

Pastikan masa depan pendidikan anak tetap terjamin, dengan fleksibilitas menentukan Masa Pembayaran  Premi hingga 8 tahun dan perlindungan hingga 20 tahun. Siapkan dana kuliah anak & proteksi jiwa, termasuk manfaat bebas premi jika terjadi risiko.

Klik tombol di bawah ini untuk melihat informasi lebih lanjut.

Premi Mulai
Rp400.000/Bulan
Produk Unggulan
Perlindungan Jiwa
Share
Asuransi Mandiri Flexi Proteksi

Perlindungan jiwa menyeluruh kini lebih terjangkau, dengan manfaat meninggal dunia hingga 120 kali dari Premi Dasar Tahunan dan jaminan pengembalian premi hingga 120% dari total premi yang dibayarkan. Dilengkapi dengan pilihan perlindungan 77 Penyakit Kritis dan Rawat Inap.

Klik tombol di bawah ini untuk melihat informasi lebih lanjut.

Premi Mulai
Rp200.000/Bulan
Produk Unggulan
Perlindungan Kesehatan
Share
Asuransi Mandiri Solusi Kesehatan

Proteksi kesehatan dengan manfaat harian rawat inap hingga Rp1,2 juta per hari, ICU hingga Rp2,4 juta per hari, dan santunan pembedahan hingga Rp20 juta per tahun. Dilengkapi manfaat penggantian biaya transportasi ke RS dan santunan meninggal dunia karena kecelakaan Rp50 juta. Tersedia pengembalian premi hingga 50% apabila tidak terjadi klaim.

Klik tombol di bawah ini untuk melihat informasi lebih lanjut.

Premi Mulai
Rp65.000/Bulan
Produk Unggulan
Perlindungan Mikro
Share
Asuransi Mandiri Mikro Jiwa Terlindungi - Si Jitu

Perlindungan jiwa dengan santunan 500x dari premi bulanan. Serta manfaat pengembalian premi sebesar 101% dari total premi apabila tidak terjadi klaim diakhir masa asuransi 8 tahun.

Klik tombol di bawah ini untuk melihat informasi lebih lanjut.

Premi Mulai
Rp25.000/Bulan
Produk Unggulan
Perlindungan Prestise
Share
Asuransi Mandiri Elite Plan - Prime

Rencanakan masa depan dengan perlindungan jiwa yang dikaitkan dengan investasi (PAYDI) hingga usia 100 tahun. Dilengkapi pilihan Subdana sesuai dengan profil risiko, potensi Nilai Tunai dan total Loyalty Bonus hingga 50% dari Premi Dasar Berkala.

Premi mulai Rp100 juta atau USD 10.000 per tahun.

Klik tombol di bawah ini untuk melihat informasi lebih lanjut.

Premi Mulai
Rp100 juta/Tahun
Produk Unggulan
Perlindungan Prestise
Share
Asuransi Mandiri Wealth Signature USD - Plan Saving

Asuransi Mandiri Wealth Signature USD - Saving, merupakan Asuransi Dwiguna Kombinasi yang memberikan perlindungan jiwa berupa Manfaat Meninggal Dunia hingga 1.200% Premi Dasar tahunan serta manfaat hidup berupa Manfaat Tunai Berkala hingga 81% Premi Dasar tahunan sejak tahun pertama Polis dan Manfaat Akhir Masa Asuransi hingga 560% Premi Dasar tahunan. Produk ini memiliki pilihan Masa Asuransi dan Masa Pembayaran Premi yang fleksibel.
 
Premi Mulai dari – USD 2,000

Klik tombol di bawah ini untuk melihat informasi lebih lanjut.

Premi Mulai
USD2.000/Tahun
Produk Unggulan
Perlindungan Prestise
Share
Asuransi Mandiri Investasi Prestise

Wujudkan impian Anda dan keluarga dengan Perlindungan Jiwa yang dikaitkan dengan investasi (PAYDI) hingga usia 100 tahun dengan Pembayaran Sekaligus. Dilengkapi dengan perlindungan meninggal dunia karena sebab apapun dan total Loyalty Bonus setiap 5 tahun sebesar 2,5% dari rata-rata saldo unit.

Premi mulai dari Rp500 juta atau USD 100 ribu.

Klik tombol di bawah ini untuk melihat informasi lebih lanjut.

Premi Mulai
Rp500 juta/Sekaligus
Produk Unggulan
Perlindungan Kesehatan
Share
Asuransi Mandiri Proteksi Penyakit Tropis

Perlindungan khusus untuk risiko penyakit tropis, yaitu demam berdarah, tifus, malaria, dan chikungunya; dengan manfaat rawat inap hingga Rp1 juta per hari dan santunan tunai hingga Rp1 juta per hari. Tersedia pengembalian premi hingga 30% jika tidak ada klaim dalam 3 tahun.

Klik tombol di bawah ini untuk melihat informasi lebih lanjut.

Premi Mulai
Rp100.000/Bulan

Solusi Perlindungan Kami CMS

Solusi Perlindungan Kami

Temukan ragam solusi perlindungan menyeluruh dengan manfaat optimal sesuai dengan kebutuhan Anda dan keluarga.

Temukan Kami

Terdaftar menjadi Fasilitas Kesehatan Rekanan
AXA Mandiri Financial Service Corporate Solution
Rumah Sakit Menteng Medika Sejahtera, Cabang Regional
Jl. Prawirotaman, Jakarta Pusat
Buka | 0212-1823977 / 271221171
★★★★★
Temukan Rumah Sakit Rekanan AXA Mandiri
Lebih dari 3.000+ rumah sakit telah menjadi rekanan AXA Mandiri, siap memberikan layanan terbaik untuk Anda dan keluarga.
Temukan rumah sakit rekanan terdekat, dan nikmati kenyamanan berobat tanpa khawatir biaya.

Testimoni

Testimoni
Lebih Dari 20000 +
Nasabah Terbantu

layanan terbaik

Aset Penerbit

Dampak Gaya Hidup Konsumtif di Tengah Tingginya Tarif Pajak

Artikel Inspirasi

Artikel Inspirasi

Dampak Gaya Hidup Konsumtif di Tengah Tingginya Tarif Pajak

04 November 2025

Share This Article :

Dalam kondisi ekonomi saat ini, gaya hidup konsumtif semakin menjadi perhatian, terutama ketika masyarakat dihadapkan pada beban pajak yang terus meningkat. Banyak orang tidak menyadari bahwa kebiasaan belanja berlebihan bukan hanya menguras isi dompet, namun juga membuat beban finansial semakin berat akibat tambahan pajak pada barang-barang tertentu.

Semakin tinggi tingkat konsumsi, semakin besar juga pengeluaran untuk pajak yang sebenarnya bisa dihindari. Oleh karena itu, penting untuk mulai mengendalikan gaya hidup konsumtif dan beralih pada pengelolaan pengeluaran yang lebih bijak. Dengan tidak konsumtif, Anda tidak hanya bisa mengurangi tekanan akibat pajak yang tinggi, tetapi juga lebih mampu mengalokasikan dana untuk kebutuhan penting dan masa depan yang lebih stabil.

Gaya hidup konsumtif dan dampaknya terhadap keuangan

Gaya hidup konsumtif adalah pola pengeluaran yang cenderung berlebihan untuk memenuhi keinginan, bukan kebutuhan. Fenomena ini sering terjadi ketika seseorang tidak membatasi pengeluaran sesuai pendapatan yang dimiliki. Gaya hidup ini seringkali dipengaruhi oleh tuntutan pasar, iklan, dan tekanan sosial untuk memiliki barang-barang atau gaya hidup tertentu. Tren ini semakin marak di era digital dengan hadirnya e-commerce, promo besar-besaran, hingga budaya “FOMO” (fear of missing out). 

Gaya hidup konsumtif ini tentu berdampak signifikan terhadap stabilitas keuangan. Apalagi jika barang yang dibeli termasuk dalam kategori yang dikenakan pajak tinggi, sehingga masyarakat justru menghadapi tekanan finansial yang berlipat ganda. Dilansir dari beberapa sumber, berikut dampak gaya hidup konsumtif terhadap keuangan.

1. Pengeluaran tidak terkendali

Pengeluaran yang tidak terkendali seringkali terjadi karena kurangnya kesadaran atau perencanaan yang buruk dalam mengatur keuangan. Anda mungkin tergoda untuk membeli barang mewah atau mengikuti tren konsumsi tanpa mempertimbangkan konsekuensi jangka panjangnya. Misalnya, membeli gadget terbaru, berlangganan layanan streaming tambahan, atau mengikuti gaya hidup mewah lainnya bisa menambah tagihan bulanan tanpa meningkatkan nilai atau kebahagiaan secara signifikan, melainkan menambah jumlah pajak yang harus dibayarkan.

2. Pengaruh terhadap stres & kesejahteraan mental

Gaya hidup konsumtif juga berdampak negatif pada kesejahteraan mental seseorang. Stres yang disebabkan utang atau ketidakmampuan untuk memenuhi kewajiban keuangan dapat mengganggu keseimbangan hidup. Hal ini bisa memengaruhi kualitas tidur, hubungan sosial, dan bahkan kinerja dalam dunia kerja atau bisnis. 

3. Kurangnya dana tabungan & investasi

Gaya hidup konsumtif juga sering menyebabkan minimnya dana yang tersedia untuk ditabung atau diinvestasikan secara bijak. Individu yang terlalu fokus memenuhi keinginan konsumtifnya cenderung mengabaikan pentingnya menabung untuk masa depan atau mengalokasikan dana untuk investasi yang dapat menghasilkan keuntungan yang signifikan. Tanpa adanya dana tabungan dan investasi, Anda akan kesulitan memenuhi rencana masa depan atau jangka panjang, seperti memulai bisnis, biaya pendidikan, hingga persiapan dana pensiun.

4. Anggaran keuangan keluarga

Gaya hidup konsumtif juga dapat berdampak pada keuangan keluarga secara keseluruhan. Jika salah satu atau kedua pasangan dalam keluarga memiliki kebiasaan konsumtif, maka bisa menyebabkan ketegangan dan konflik terkait keuangan. Masalah keuangan dalam keluarga dapat mengganggu hubungan dan memengaruhi kualitas hidup anggota keluarga secara menyeluruh.

5. Tidak mampu hadapi krisis 

Orang yang terjebak dalam gaya hidup konsumtif seringkali memiliki keterbatasan ketika menghadapi krisis keuangan atau peristiwa tidak terduga lainnya. Ketika terjadi krisis atau situasi darurat, seseorang yang memiliki kebiasaan konsumtif biasanya tidak memiliki dana cadangan yang siap melindungi saat kondisi tersebut terjadi. Hal ini tentu akan membuat seseorang lebih rentan terhadap dampak negatif dari situasi keuangan yang sulit.

6. Kepuasan hidup yang rendah

Gaya hidup konsumtif hanya berfokus pada kebahagiaan sesaat, sehingga secara perlahan rasa tersebut memudar dan muncul keinginan baru untuk mendapat lebih banyak lagi. Akhirnya hal tersebut menjadi siklus yang membuat tingkat kepuasan terhadap sesuatu keadaan merosot tajam

7. Merusak lingkungan

Perilaku konsumtif juga cukup sering diasosiasikan dengan dampak negatifnya pada lingkungan. Hal ini karena membeli barang-barang yang tidak diperlukan akan membuat banyak limbah serta emisi karbon yang membuat lingkungan menjadi tercemar.

Pajak tinggi pada barang konsumtif

Gaya hidup konsumtif tidak hanya menguras keuangan Anda karena harga barang yang terus meningkat, tetapi juga menambah beban melalui tingginya pajak yang dikenakan di Indonesia pada setiap pembelian barang. Singkatnya, semakin banyak Anda berbelanja, semakin besar juga pengeluaran yang harus ditanggung.

Dilansir dari Tax Point, Pemerintah Indonesia melalui arahan Presiden Prabowo Subianto akan memberlakukan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 12%. Kebijakan ini merupakan bagian dari implementasi Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP).

Namun, penerapan tarif PPN ini akan bersifat selektif dan difokuskan pada barang-barang yang dikategorikan sebagai barang mewah. Artinya, semakin sering seseorang membeli barang-barang tersebut, semakin besar pula pajak yang harus ditanggung.

Menurut Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun, tarif PPN 12% akan dikenakan pada barang-barang mewah, sementara kebutuhan pokok masyarakat tetap dikenai tarif 11% seperti yang berlaku saat ini. Pemerintah mendefinisikan barang mewah sebagai produk yang memiliki harga tinggi, biasanya tidak dimiliki oleh masyarakat umum dan lebih sering dikonsumsi oleh individu dengan pendapatan tinggi. Contohnya termasuk perhiasan, kendaraan bermotor mewah, produk fashion eksklusif, barang elektronik premium, dan properti dengan nilai tertentu.

Barang mewah yang dikenai tarif PPN 12% akan diatur melalui regulasi lebih lanjut yang mengacu pada kriteria berikut:

  • Harga tinggi: Produk dengan nilai di atas ambang batas tertentu yang ditetapkan oleh pemerintah.
  • Sifat konsumsi eksklusif: Barang-barang yang dianggap bukan kebutuhan pokok dan lebih bersifat pelengkap atau status simbol.
  • Ketersediaan terbatas: Produk dengan jumlah terbatas atau produksi eksklusif.
  • Konsumsi tidak esensial: Barang yang tidak memengaruhi kebutuhan dasar masyarakat secara langsung seperti jasa pendidikan atau kesehatan.

Misalnya, kendaraan bermotor dengan harga di atas Rp2 miliar, jam tangan dan perhiasan bernilai tinggi, serta properti di kawasan premium menjadi beberapa contoh yang diperkirakan termasuk dalam kategori barang mewah.

Alasan mengurangi konsumsi berlebihan

Mengurangi gaya hidup konsumtif bukan berarti melarang diri untuk menikmati hidup, tetapi lebih kepada menyeimbangkan antara kebutuhan dan keinginan. Dengan menekan konsumsi barang-barang konsumtif yang terkena pajak tinggi, Anda bisa hidup lebih sederhana dan mendapatkan banyak manfaat seperti:

  • Finansial lebih stabil, di mana Anda bisa memiliki kontrol penuh atas pengeluaran, bisa menabung lebih banyak, dan terbebas dari tekanan utang.
  • Hidup menjadi lebih terarah, karena Anda bisa fokus pada kebutuhan bukan hanya keinginan semata.
  • Terbebas dari tekanan sosial, karena Anda tidak lagi peduli dengan standar orang lain dan menjadi diri sendiri.
  • Mengurangi beban pajak pribadi, karena bisa menekan pengeluaran barang konsumtif yang memiliki pajak tinggi.
  • Lebih mudah mengalokasikan dana untuk kebutuhan penting seperti kesehatan, pendidikan, atau tabungan masa depan.
  • Memiliki investasi lebih besar, karena Anda bisa fokus untuk mengalokasikan dana lebih banyak untuk merencanakan masa depan.
  • Hidup sederhana yang dapat membuat Anda lebih menghargai apa yang dimiliki dan tidak pernah merasa kurang.

Strategi menghindari gaya hidup konsumtif

Gaya hidup konsumtif tidak hanya mempengaruhi keuangan pribadi, tetapi juga memberikan dampak negatif pada lingkungan dan kesejahteraan sosial. Ada beberapa langkah yang dapat Anda lakukan agar tidak terjebak gaya hidup konsumtif. Dilansir dari beberapa sumber, berikut beberapa strategi yang bisa Anda lakukan untuk hindari gaya hidup konsumtif.

1. Evaluasi kebiasaan belanja dan pengeluaran rutin

Cobalah buat daftar pengeluaran selama ini dan lakukan analisis. Cek manakah pengeluarannya bisa dikurangi agar pengeluaran tidak membengkak. Setelah itu, tentukanlah mana saja yang pengeluaran prioritas atau wajib, dan manakah yang hanya sekadar keinginan sesaat.

2. Buat daftar belanja terperinci

Kebocoran anggaran tidak hanya terjadi karena belanja barang-barang mewah atau fashion, tetapi juga bisa muncul saat melakukan belanja bulanan. Hal ini biasanya sering terjadi ketika seseorang tergoda dengan diskon atau promo menarik, atau melihat barang-barang lucu yang sebenarnya tidak dibutuhkan. Untuk menghindarinya, cobalah buat daftar belanja yang detail berisi kebutuhan sehari-hari, dan patuhilah daftar tersebut dengan disiplin. 

Cobalah juga untuk lebih aware dan melakukan kontrol dalam menahan berbagai keinginan belanja di luar daftar, terutama berbelanja karena sekadar impulsif. Dengan begitu, Anda bisa lebih bijak dalam mengelola pengeluaran dan menjaga stabilitas keuangan. Anda dapat mempertimbangkan secara rinci mengenai urgensi dan kepuasan yang akan diterima setelah barang tersebut dibeli.

3. Hindari kartu kredit untuk berbelanja

Batasilah untuk menggunakan kartu kredit secara maksimal agar pengeluaran lebih terkontrol. Dengan membayar tunai atau menggunakan kartu debit, uang yang Anda habiskan adalah uang yang “sebenarnya” dimiliki, bukan utang. Pastikan juga untuk mencatat pengeluaran yang dilakukan agar Anda lebih berhati-hati dengan pengeluaran di hari berikutnya, terlebih jika pengeluaran sebelumnya lumayan tinggi.

4. Temukan hobi yang lebih murah

Bagi beberapa orang, berbelanja merupakan sebuah hobi. Hal ini sebenarnya tidak menjadi masalah asalkan masih berada dalam jangkauan finansial Anda. Namun jika sudah ditahap “memaksakan” hobi, maka sebaiknya carilah alternatif lain. Sebab, masih banyak kegiatan atau hobi lain yang mampu memberikan rasa bahagia lebih lama dengab biayanya terjangkau.

5. Berhenti membanding-bandingkan

Sebagai manusia, seringkali kita membanding-bandingkan diri sendiri dengan orang lain. terus menerus terjadi, maka Anda tidak akan pernah bisa merasa puas mengukurnya dan hanya akan membuat Anda merasa tidak percaya diri. Oleh karena itu, cobalah miliki tujuan sendiri dan jangan khawatir tentang apa yang dilakukan orang lain. 

6. Ubah fast purchasing ke slow purchasing

Biasanya seseorang akan kehilangan kendali atas kebiasaan konsumsi karena mengambil keputusan yang cepat dan impulsif. Kita seringkali secara reflek mengiyakan hal-hal yang belum sepenuhnya kita pikirkan hanya karena terbawa emosi atau suasana. Salah satu cara untuk memastikan bahwa pikiran Anda tetap terkendali adalah dengan memperlambat pengambilan keputusan pembelian. Cara paling sederhana untuk melakukannya adalah dengan menuliskan daftar hal-hal yang diperlukan, kemudian luangkan waktu untuk meneliti pilihan terbaik. 

7. Pilih barang berkualitas dengan umur panjang

Banyak orang yang ingin berhemat dengan membeli barang dengan harga murah tanpa mempertimbangkan kualitasnya. Padahal jika dipikirkan dalam jangka panjang, nilai barang tersebut jadi tidak sesuai harapan. Agar bisa berhemat dengan semestinya, Anda bisa coba membeli barang yang berkualitas baik dan tahan lama, meski harganya sedikit lebih mahal. Jika ada barang yang rusak di rumah pun, Anda bisa coba memperbaikinya sendiri untuk mengurangi pembelian barang konsumtif. Bukan hanya bermanfaat bagi keuangan Anda, namun juga bagi lingkungan.

Dampak positif tidak berperilaku konsumtif di tengah pajak yang tinggi

Dengan hidup berhemat dan sederhana, Anda tidak hanya terbebas dari tekanan pajak yang tinggi, tetapi juga bisa membangun kondisi finansial yang lebih sehat. Pola ini juga mendukung terciptanya kebiasaan konsumsi yang berkelanjutan, serta membantu perekonomian rumah tangga lebih stabil meski kondisi ekonomi dan kebijakan pajak berubah-ubah.

Di mana, semakin sedikit barang konsumtif yang Anda beli, maka semakin kecil juga pajak yang harus Anda setorkan. Hal ini tentunya akan membuat keuangan Anda lebih terkendali dan stabil. Anda pun bisa mengalihkan uang yang tadinya untuk memenuhi gaya hidup konsumtif ke investasi masa depan. Dengan begitu, Anda pun jadi lebih siap menghadapi ketidakpastian ekonomi, terutama ketika pajak naik atau harga melonjak karena inflasi.

Namun, kesiapan finansial tidak cukup hanya dengan mengatur pola konsumsi. Diperlukan juga perlindungan jangka panjang seperti asuransi jiwa yang dapat menjaga kestabilan keuangan keluarga ketika risiko tak terduga terjadi. Asuransi jiwa berfungsi sebagai proteksi finansial untuk memastikan kebutuhan keluarga tetap terpenuhi saat terjadi risiko kemarin dan kondisi ekonomi berfluktuasi.

Bagi Anda yang ingin mendaftarkan diri ke dalam asuransi sebagai salah satu perencanaan warisan, Anda bisa memilih produk Asuransi Mandiri Flexi Proteksi dari AXA Mandiri. Produk ini merupakan produk asuransi jiwa berjangka yang memberikan Manfaat Asuransi sesuai dengan pilihan Plan yang dipilih. Manfaat Asuransi yang tersedia diantaranya adalah Manfaat Meninggal Dunia, Manfaat Kondisi Kritis, Manfaat Rawat Inap serta Manfaat Akhir Masa Asuransi dengan pilihan Masa Pembayaran Premi yang lebih singkat daripada Masa Asuransi.

Konsultasikan perencanaan finansial Anda dalam perencanaan warisan dan memilih produk asuransi dengan Life Planner AXA Mandiri yang akan membantu Anda memahami manfaat asuransi dan memberikan solusi terbaik sesuai dengan kondisi finansial Anda. Kunjungi situs resmi AXA Mandiri atau hubungi 1500803 untuk informasi lebih lanjut. 

Sumber:

  • https://www.idscore.id/articles/risiko-gaya-hidup-konsumtif-yang-perlu-kamu-hindari
  • https://blog.qazwa.id/financial/6-cara-mengatasi-gaya-hidup-konsumtif-bijak-mengelola-uang/
  • https://taxpoint.id/detail-article?slug=ppn-12-fokus-pada-barang-mewah-ini-daftar-lengkapnya
  • https://www.tempo.co/gaya-hidup/5-cara-mengurangi-gaya-hidup-konsumtif-88421
  • https://depositobpr.id/blog/gaya-hidup-konsumtif-ciri-ciri-dan-4-cara-mengatasinya
  • https://www.shafiq.id/berita/606/lawan-gaya-hidup-konsumtif-5-alasan-hidup-sederhana-itu-powerful/baca

Annual Claim

Total Klaim Dibayarkan Tahun 2025
IDR
7746382602700
PT AXA Mandiri Financial Services

Sebagai bentuk komitmen perusahaan, AXA Mandiri Financial Services membuktikan kepercayaan nasabah dengan membayarkan klaim sepanjang tahun sesuai dengan solusi perlindungan yang dimiliki nasabah.

Cek Laporan Keuangan

NAV and Laporan Widget

Mandiri Attractive Equity Money Rupiah
24/06/26
106.3593
3.5660999999999916
Mandiri Attractive Equity Money Syar...
24/06/26
89.4864
2.69019999999999
Mandiri Amanah Equity Syariah Rupiah
24/06/26
96.2988
2.8769000000000062
Mandiri Balanced Offshore USD
23/06/26
13.9038
13.9038
Mandiri Advanced Commodity Equity Sy...
24/06/26
168.9202
6.103100000000012
Mandiri Progressive Balanced Money R...
24/06/26
695.3729
8.946300000000065
Mandiri Amanah Pasar Uang Syariah
24/06/26
123.9451
0.011400000000008959
Mandiri Balanced Offshore USD Class B
23/06/26
13.0592
13.0592
Mandiri Money Market Rupiah
24/06/26
216.7858
0.010700000000014143
Mandiri Golden Equity Offshore Usd
23/06/26
15.7321
15.7321
Mandiri Prime Equity Rupiah
24/06/26
79.395
2.463700000000003
Mandiri Protected Balanced Money Rupiah
24/06/26
90.5158
0.002300000000005298
Mandiri Excellent Equity Rupiah
24/06/26
43.2515
1.4688999999999979
Mandiri Active Balanced Money Syaria...
24/06/26
142.0497
1.7064000000000021
Mandiri Prime Fixed Income Rupiah
24/06/26
93.3379
0.2055999999999898
Mandiri Dynamic Equity Money Rupiah
24/06/26
795.1898
21.130800000000022
Mandiri Secure Fixed Income Money Rupiah
24/06/26
398.3247
0.7404999999999973
Mandiri Secure Fixed Income Money USD
24/06/26
13.5437
0.0012999999999987466
Mandiri Fixed Income USD
24/06/26
1.025
1.9999999999997797E-4
Mandiri Equity Offshore Class B
23/06/26
16.8244
16.8244
Mandiri Active Balanced Money Rupiah
24/06/26
179.2298
2.7819999999999823
Mandiri Balanced Offshore Usd Class C
23/06/26
12.7937
12.7937
Mandiri Equity Offshore USD
23/06/26
19.1825
19.1825
Mandiri Amanah Pendapatan Tetap Syariah
24/06/26
136.2431
0.21809999999999263
Mandiri Fixed Income Money Rupiah
24/06/26
305.3586
0.253599999999949
Mandiri Equity Money Rupiah
24/06/26
68.9529
2.360500000000002

Cookies Policy