Search Web

Home Default Slider

Survey Danantara

Cukup 1 Menit Untuk Perubahan Lebih Baik

Melangkah Pasti

Bersama AXA Mandiri

Perlindungan Prestige
Asuransi Mandiri Wealth Signature USD

Your Wealth, Your Future, Your Signature

Perlindungan Kesehatan
Asuransi Kesehatan Proteksi Ekstra

Karena Sehat Juga Butuh Kemewahan

Emma AXA Mandiri

Rasakan Kemudahan Mengelola Polis Anda

Survey Danantara

Cukup 1 Menit Untuk Perubahan Lebih Baik

Melangkah Pasti

Bersama AXA Mandiri

Perlindungan Prestige
Asuransi Mandiri Wealth Signature USD

Your Wealth, Your Future, Your Signature

Perlindungan Kesehatan
Asuransi Kesehatan Proteksi Ekstra

Karena Sehat Juga Butuh Kemewahan

Emma AXA Mandiri

Rasakan Kemudahan Mengelola Polis Anda

Quick Access

Halaman Unggulan Nasabah

Kami memberikan rekomendasi Halaman Unggulan Nasabah yang dapat membantu Anda mendapatkan informasi yang tepat!

Aset Penerbit

Produk Unggulan Kami
Temukan ragam solusi perlindungan menyeluruh dengan manfaat optimal sesuai dengan kebutuhan Anda dan keluarga.
Produk Unggulan
Perlindungan Masa Depan
Share
Asuransi Mandiri Masa Depan Sejahtera, Pasti Bisa Kuliah!

Pastikan masa depan pendidikan anak tetap terjamin, dengan fleksibilitas menentukan Masa Pembayaran  Premi hingga 8 tahun dan perlindungan hingga 20 tahun. Siapkan dana kuliah anak & proteksi jiwa, termasuk manfaat bebas premi jika terjadi risiko.

Klik tombol di bawah ini untuk melihat informasi lebih lanjut.

Premi Mulai
Rp400.000/Bulan
Produk Unggulan
Perlindungan Jiwa
Share
Asuransi Mandiri Flexi Proteksi

Perlindungan jiwa menyeluruh kini lebih terjangkau, dengan manfaat meninggal dunia hingga 120 kali dari Premi Dasar Tahunan dan jaminan pengembalian premi hingga 120% dari total premi yang dibayarkan. Dilengkapi dengan pilihan perlindungan 77 Penyakit Kritis dan Rawat Inap.

Klik tombol di bawah ini untuk melihat informasi lebih lanjut.

Premi Mulai
Rp200.000/Bulan
Produk Unggulan
Perlindungan Kesehatan
Share
Asuransi Mandiri Solusi Kesehatan

Proteksi kesehatan dengan manfaat harian rawat inap hingga Rp1,2 juta per hari, ICU hingga Rp2,4 juta per hari, dan santunan pembedahan hingga Rp20 juta per tahun. Dilengkapi manfaat penggantian biaya transportasi ke RS dan santunan meninggal dunia karena kecelakaan Rp50 juta. Tersedia pengembalian premi hingga 50% apabila tidak terjadi klaim.

Klik tombol di bawah ini untuk melihat informasi lebih lanjut.

Premi Mulai
Rp65.000/Bulan
Produk Unggulan
Perlindungan Mikro
Share
Asuransi Mandiri Mikro Jiwa Terlindungi - Si Jitu

Perlindungan jiwa dengan santunan 500x dari premi bulanan. Serta manfaat pengembalian premi sebesar 101% dari total premi apabila tidak terjadi klaim diakhir masa asuransi 8 tahun.

Klik tombol di bawah ini untuk melihat informasi lebih lanjut.

Premi Mulai
Rp25.000/Bulan
Produk Unggulan
Perlindungan Prestise
Share
Asuransi Mandiri Elite Plan - Prime

Rencanakan masa depan dengan perlindungan jiwa yang dikaitkan dengan investasi (PAYDI) hingga usia 100 tahun. Dilengkapi pilihan Subdana sesuai dengan profil risiko, potensi Nilai Tunai dan total Loyalty Bonus hingga 50% dari Premi Dasar Berkala.

Premi mulai Rp100 juta atau USD 10.000 per tahun.

Klik tombol di bawah ini untuk melihat informasi lebih lanjut.

Premi Mulai
Rp100 juta/Tahun
Produk Unggulan
Perlindungan Prestise
Share
Asuransi Mandiri Wealth Signature USD - Plan Saving

Asuransi Mandiri Wealth Signature USD - Saving, merupakan Asuransi Dwiguna Kombinasi yang memberikan perlindungan jiwa berupa Manfaat Meninggal Dunia hingga 1.200% Premi Dasar tahunan serta manfaat hidup berupa Manfaat Tunai Berkala hingga 81% Premi Dasar tahunan sejak tahun pertama Polis dan Manfaat Akhir Masa Asuransi hingga 560% Premi Dasar tahunan. Produk ini memiliki pilihan Masa Asuransi dan Masa Pembayaran Premi yang fleksibel.
 
Premi Mulai dari – USD 2,000

Klik tombol di bawah ini untuk melihat informasi lebih lanjut.

Premi Mulai
USD2.000/Tahun
Produk Unggulan
Perlindungan Prestise
Share
Asuransi Mandiri Investasi Prestise

Wujudkan impian Anda dan keluarga dengan Perlindungan Jiwa yang dikaitkan dengan investasi (PAYDI) hingga usia 100 tahun dengan Pembayaran Sekaligus. Dilengkapi dengan perlindungan meninggal dunia karena sebab apapun dan total Loyalty Bonus setiap 5 tahun sebesar 2,5% dari rata-rata saldo unit.

Premi mulai dari Rp500 juta atau USD 100 ribu.

Klik tombol di bawah ini untuk melihat informasi lebih lanjut.

Premi Mulai
Rp500 juta/Sekaligus
Produk Unggulan
Perlindungan Kesehatan
Share
Asuransi Mandiri Proteksi Penyakit Tropis

Perlindungan khusus untuk risiko penyakit tropis, yaitu demam berdarah, tifus, malaria, dan chikungunya; dengan manfaat rawat inap hingga Rp1 juta per hari dan santunan tunai hingga Rp1 juta per hari. Tersedia pengembalian premi hingga 30% jika tidak ada klaim dalam 3 tahun.

Klik tombol di bawah ini untuk melihat informasi lebih lanjut.

Premi Mulai
Rp100.000/Bulan

Solusi Perlindungan Kami CMS

Solusi Perlindungan Kami

Temukan ragam solusi perlindungan menyeluruh dengan manfaat optimal sesuai dengan kebutuhan Anda dan keluarga.

Temukan Kami

Terdaftar menjadi Fasilitas Kesehatan Rekanan
AXA Mandiri Financial Service Corporate Solution
Rumah Sakit Menteng Medika Sejahtera, Cabang Regional
Jl. Prawirotaman, Jakarta Pusat
Buka | 0212-1823977 / 271221171
★★★★★
Temukan Rumah Sakit Rekanan AXA Mandiri
Lebih dari 3.000+ rumah sakit telah menjadi rekanan AXA Mandiri, siap memberikan layanan terbaik untuk Anda dan keluarga.
Temukan rumah sakit rekanan terdekat, dan nikmati kenyamanan berobat tanpa khawatir biaya.

Testimoni

Testimoni
Lebih Dari 20000 +
Nasabah Terbantu

layanan terbaik

Aset Penerbit

Tips Ampuh Cara Mencegah dan Menghindari Obesitas

Artikel Inspirasi

Artikel Inspirasi

Tips Ampuh Cara Mencegah dan Menghindari Obesitas

12 September 2019

Share This Article :

Obesitas atau sering disebut kegemukan mungkin sudah tidak asing lagi di telinga Anda, bukan? Dalam dunia medis, seseorang dapat dianggap mengalami obesitas apabila berat badannya melebihi berat badan normal dan ketika seseorang terlalu menyimpan banyak lemak di dalam tubuhnya. Seseorang yang mengalami obesitas sangat rentan terkena penyakit. Lalu bagaimana cara mencegah obesitas dan apa saja faktor yang bisa meningkatkan risiko obesitas? Untuk lebih jelasnya, pada artikel kali ini mari kita bahas serba-serbi tentang obesitas yang perlu diketahui.

 

Apa itu obesitas?

Obesitas adalah kondisi ketika berat badan melebihi batas normal karena adanya penumpukan lemak berlebih di dalam tubuh. Kondisi ini terjadi karena asupan kalori lebih banyak dibandingkan jumlah kalori yang dibakar, sehingga tubuh akan menyimpan kalori yang tidak digunakan dalam bentuk lemak.

Dilansir dari Siloam Hospitals, salah satu hal yang menjadi pemicu obesitas adalah gaya hidup sedentari atau sedentary lifestyle. Pola hidup ini membuat seseorang jarang melakukan aktivitas fisik sehingga pembakaran kalori dalam tubuhnya cenderung rendah. Apabila dilakukan secara terus-menerus, sedentary lifestyle berisiko tinggi menyebabkan obesitas. Jika tidak segera diatasi, obesitas dapat meningkatkan risiko penyakit serius seperti penyakit jantung, tekanan darah tinggi (hipertensi), diabetes, dan lain sebagainya.

 

Dampak negatif obesitas bagi kesehatan

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, obesitas dapat meningkatkan risiko penyakit serius seperti jantung, hipertensi, hingga diabetes. Mirisnya, menurut situs resmi Kementerian Kesehatan Indonesia, Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Prof. Dante Saksono Harbuwono menyampaikan bahwa 1 dari 3 masyarakat di Indonesia mengalami obesitas. Selain itu, 1 dari 5 anak-anak di Indonesia mengalami kelebihan berat badan.

Bukan hanya itu, berdasarkan data NCD-RisC, Indonesia memang tidak masuk ke dalam 10 daftar negara dengan tingkat obesitas tinggi namun angka obesitas di Indonesia pun turut memprihatinkan. Berikut ini adalah peringkat obesitas masyarakat Indonesia menurut data NCD-RiSc per Maret 2024 yang dilansir dari Kompas:

  • Laki-laki dewasa: Peringkat 168 dari 200 negara dengan jumlah sebesar 6,53% laki-laki dewasa di Indonesia mengalami obesitas
  • Perempuan dewasa: Peringkat 150 dari 200 negara dengan jumlah sebesar 16,58% perempuan dewasa di Indonesia mengalami obesitas
  • Anak laki-laki: Peringkat 105 dari 200 negara dengan jumlah sebesar 11,26% anak laki-laki di Indonesia mengalami obesitas
  • Anak perempuan: Peringkat 71 dari 200 negara dengan jumlah sebesar 10,30% anak perempuan di Indonesia mengalami obesitas

Dilansir dari Kompas, Prof. Dante juga menyampaikan bahwa jangan tertipu di balik kesan lucu dan menggemaskan pada anak yang gemuk. Hal ini karena didalamnya tersimpan risiko sindrom metabolik yang berkaitan dengan penyakit jantung koroner, stroke, dan pembuluh darah. Prof. Dante juga menyampaikan bahwa akar permasalahan obesitas pada anak bersumber dari keluarga. Apabila orang tuanya gemuk maka anaknya juga gemuk, karena anak mengikuti pola hidup orang tuanya. Hal ini dapat ditanggulangi dengan menerapkan pola hidup sehat di dalam keluarga.

Bukan hanya itu, obesitas juga dapat menyebabkan risiko terkena berbagai penyakit. Dilansir dari IHC Telemed, berikut ini adalah beberapa risiko penyakit yang bisa disebabkan karena obesitas:

  1. Penyakit jantung
  2. Diabetes tipe 2
  3. Obstructive sleep apnea
  4. Osteoarthritis
  5. Asma
  6. Hipertensi
  7. Kolesterol tinggi
  8. Trigliserida tinggi

Selain itu, seseorang yang mengalami obesitas tentu saja akan kesulitan untuk bergerak dan akan mengalami kesulitan untuk bernafas. Juga memungkinkan terkena kanker di usus besar (colorectal cancer) dan batu empedu (prostate cancer).

 

Faktor penyebab obesitas

Gejala yang paling nampak dari obesitas adalah meningkatnya berat badan. Namun, umumnya dokter akan memastikan kenaikan berat badan sebagai gejala obesitas menggunakan suatu indikator yaitu indeks massa tubuh (IMT). IMT sendiri merupakan indeks yang didapatkan dari membagi berat badan dengan tinggi badan.

Menurut World Health Organization (WHO), seseorang dapat dikatakan menderita obesitas jika memiliki IMT lebih dari 25 kg/m. Sedangkan Kementerian Kesehatan Indonesia menjelaskan bahwa seseorang yang menderita obesitas memiliki IMT lebih dari 25,1 kg/m.

Faktor Penyebab Obesitas

Dilansir dari Siloam Hospitals, faktor utama yang jadi penyebab utama obesitas adalah adanya penumpukan lemak berlebih di dalam tubuh karena asupan kalori lebih banyak dibandingkan jumlah kalori yang dibakar. Namun penumpukan lemak berlebih juga bisa dipicu oleh beberapa faktor, seperti:

  1. Riwayat keluarga kandung dengan obesitas.
  2. Sedentary lifestyle seperti jarang berolahraga dan menghabiskan hari tanpa berkegiatan.
  3. Mengonsumsi makanan tinggi gula dan lemak secara berlebih.
  4. Efek samping obat-obatan tertentu seperti antidepresan, steroid, dan obat diabetes.
  5. Kebiasaan begadang yang dapat mengakibatkan produksi hormon pengatur rasa lapar, yaitu ghrelin dan leptin menjadi tidak seimbang sehingga membuat tubuh merasa lapar hingga konsumsi makanan menjadi tidak terkontrol.
  6. Konsumsi alkohol berlebih yang dapat memengaruhi produksi hormon pengatur rasa lapar serta memicu asupan glukosa berlebih yang dapat mengakibatkan terjadinya penumpukan lemak pada perut.
  7. Stres yang membuat produksi hormon kortisol meningkat sehingga memengaruhi metabolisme tubuh.
  8. Tidak mengimbanginya dengan olahraga atau aktivitas yang dapat membakar kandungan lemak di dalam tubuh.
  9. Faktor umur, ketika Anda bertambah tua, kemampuan tubuh untuk metabolisme makanan akan semakin melambat.

 

Cara mencegah dan menghindari obesitas

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah obesitas, berikut ini cara-cara yang dapat dilakukan:

  • Berhentilah makan sebelum Anda merasa kenyang.
  • Hindari mengkonsumsi makanan ringan, tapi gantilah makanan ringan tersebut dengan buah dan sayur agar tidak menghilangkan hobi tersebut.
  • Berolahraga akan menjaga sistem metabolisme tubuh Anda.
  • Ada baiknya Anda mengurangi makan-makanan yang manis.

Bukan hanya itu, dilansir dari Siloam Hospitals, cara mencegah obesitas utamanya dilakukan dengan menerapkan pola hidup sehat, seperti rutin berolahraga, mengonsumsi makanan sehat dengan gizi seimbang, diet untuk menjaga berat badan ideal, batasi konsumsi makanan tinggi lemak dan gula, dan cukupi waktu istirahat.

 

Tips tambahan untuk penderita obesitas

Selain beberapa hal yang telah disebutkan di atas, penderita obesitas juga perlu melakukan beberapa hal untuk mencegah dan mengatasi obesitas tersebut. Dilansir dari beberapa sumber, berikut ini adalah tips tambahan untuk penderita obesitas yang bisa diterapkan:

1. Membaca label makanan atau Nutrition Facts

Selain dapat meningkatkan pemahaman tentang nutrisi, membaca label makanan atau nutrition facts juga membantu seseorang mengetahui asupan gizi yang sesuai kebutuhannya saat akan mengonsumsi makanan kemasan.

Bagi Anda yang menderita obesitas, cobalah perhatikan label nutrisi pada makanan kemasan pada bagian FAT dan pada bagian TOTAL KARBOHIDRAT. Pada total karbohidrat umumnya terdiri lagi dari 2 komponen yaitu Dietary Fiber dan Sugars. Namun, sebelum itu juga perlu mengetahui yang disebut NETT CARB atau Karbohidrat bersih. NETT CARB adalah total karbohidrat tanpa fiber (serat).

Contoh pada label nutrisi terdapat tulisan :

  • Karbohidrat 70 gram
  • Fiber 7 gram
  • Sugar alcohol 17 gram  (sugar alcohol di sini adalah gula artificial, pemanis buatan seperti sorbitol, xylitol, dll).

Jadi perhitungannya untuk contoh produk di atas adalah 70 gram – (7 gram + 17 gram) = 46 gram PER takaran saji.

Dengan demikian, ketika Anda membeli suatu produk makanan atau minuman dalam kemasan yang wajib diperhatikan adalah TAKARAN SAJI dan NETT CARB-nya sesuai kebutuhan individu masing-masing menyesuaikan diet yang sedang dijalankan.

2. Mulai kebiasaan makan masakan rumah

Selain menerapkan untuk selalu membaca label kemasan, pastikan juga untuk mulai kebiasaan makan masakan rumah. Umumnya, makanan rumah mengandung lemak jenuh lebih sedikit dan lebih banyak menawarkan sayuran dan buah-buahan.

Melinda Wenner Moyer, penulis dan kolumnis pengasuhan anak dari DoubleX, mengungkapkan makanan bayi yang dimasak sendiri akan lebih bergizi dan ekonomis. Dengan menyiapkan makanan sendiri, Anda bisa mengontrol apa saja yang akan masuk ke tubuh. Selain itu, makanan rumah juga mengurangi kemungkinan anak menjadi overweight, khususnya anak-anak perempuan.

3. Rutin mengukur Body Mass Index (BMI)

Rutin mengukur indeks massa tubuh juga menjadi salah satu tips untuk memastikan Anda memiliki berat badan ideal. Dengan mengetahui Indeks massa tubuh (BMI), Anda bisa membuat rencana diet yang tepat untuk mencapai dan mempertahankan berat badan yang sehat.

4. Hindari stress eating

Ketika mengalami obesitas, kebanyakan orang akan merasa frustasi dan menyebabkan stress eating. Untuk menghindari masalah ini, cobalah pilih menu diet yang tidak membosankan dan sesuai selera. Carilah makanan yang cocok dengan lidah Anda agar proses penurunan berat badan tidak menjadi beban dan perasaan frustasi atau stres di tengah program diet dapat dihindari.

5. Makan secukupnya

Ketika mengalami obesitas bukan berarti Anda harus mengurangi makan dengan drastis, namun cobalah mengonsumsi makan secukupnya. Tidak ada salahnya untuk makan sebanyak 3 atau 5 kali sehari, namun yang perlu diperhatikan adalah membuat metabolisme tubuh tetap seimbang dengan mengatur porsi makan yang tidak berlebihan sesuai dengan jumlah kalori harian yang direkomendasikan dan jumlah kegiatan yang dilakukan agar energi dalam tubuh tetap stabil.

6. Biasakan minum air putih rutin

Perlu diketahui, sebanyak 60% dari tubuh manusia terdiri dari air. Maka dari itu, penting bagi setiap orang untuk menjaga hidrasi tubuh agar fungsi tubuh dapat bekerja dengan baik. Selain manfaat menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh, kecukupan asupan air juga berdampak positif pada proses pembakaran lemak. Dengan tubuh yang terhidrasi dengan baik, proses pembakaran lemak dapat berjalan optimal, yang pada akhirnya dapat berkontribusi pada penurunan berat badan secara bertahap.

7. Dampingi dengan olahraga

Untuk mengurangi berat badan berlebih atau obesitas, Anda juga perlu olahraga rutin untuk meningkatkan metabolisme tubuh dengan efektif. Dalam hal ini, aktivitas fisik berat tidak dianjurkan karena dapat membuat kadar gula tidak stabil. Seseorang yang tengah menjalani program diet lebih dianjurkan untuk melakukan aktivitas fisik ringan seperti jalan kaki selama 30 menit setiap hari secara rutin.

Tips Menghindari dan Mencegah Obesitas

Selain melakukan beberapa hal yang telah disebutkan di atas untuk mencegah dan mengatasi obesitas, tidak ada salahnya juga untuk mempertimbangkan memiliki asuransi kesehatan. Dengan adanya asuransi kesehatan, Anda bisa mencegah terjadinya risiko finansial akibat risiko penyakit di kemudian hari yang disebabkan karena obesitas.

Anda bisa mendaftarkan diri Anda dan keluarga ke dalam Asuransi Mandiri Flexi Proteksi dari AXA Mandiri. Asuransi Mandiri Flexi Proteksi adalah produk asuransi jiwa berjangka dari AXA Mandiri yang memberikan manfaat asuransi sesuai plan yang dipilih. Dengan asuransi ini, Anda akan mendapatkan manfaat asuransi mulai dari manfaat meninggal dunia, kondisi kritis, rawat inap, serta manfaat akhir masa asuransi dengan pilihan masa pembayaran premi yang lebih singkat.

Untuk mendaftarkan diri Anda dan keluarga ke dalam Asuransi Mandiri Flexi Proteksi, silakan langsung kunjungi website AXA Mandiri atau hubungi Financial Advisor AXA Mandiri dengan mengunjungi Kantor Cabang Bank Mandiri terdekat atau menghubungi contact center AXA Mandiri di 1500803.


Sumber:

  • https://www.kompas.com/tren/read/2024/03/04/153000365/daftar-negara-dengan-tingkat-obesitas-tertinggi-dunia-2024-ada-indonesia-?page=all
  • https://www.siloamhospitals.com/en/informasi-siloam/artikel/apa-itu-obesitas
  • https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/rilis-media/20240306/1545063/sering-dianggap-menggemaskan-obesitas-membahayakan-masa-depan-anak/
  • https://ashitaki.co.id/2-manfaat-utama-membaca-label-nutrisi-jika-kamu-ingin-diet-berhasil/
  • https://www.siloamhospitals.com/informasi-siloam/artikel/diet-untuk-menurunkan-berat-badan
  • https://www.vidoran.com/read/nutrisi/makanan-rumahan-mencegah-anak-obesitas

Annual Claim

Total Klaim Dibayarkan Tahun 2025
IDR
7746382602700
PT AXA Mandiri Financial Services

Sebagai bentuk komitmen perusahaan, AXA Mandiri Financial Services membuktikan kepercayaan nasabah dengan membayarkan klaim sepanjang tahun sesuai dengan solusi perlindungan yang dimiliki nasabah.

Cek Laporan Keuangan

NAV and Laporan Widget

Mandiri Attractive Equity Money Rupiah
24/06/26
106.3593
3.5660999999999916
Mandiri Attractive Equity Money Syar...
24/06/26
89.4864
2.69019999999999
Mandiri Amanah Equity Syariah Rupiah
24/06/26
96.2988
2.8769000000000062
Mandiri Balanced Offshore USD
23/06/26
13.9038
13.9038
Mandiri Advanced Commodity Equity Sy...
24/06/26
168.9202
6.103100000000012
Mandiri Progressive Balanced Money R...
24/06/26
695.3729
8.946300000000065
Mandiri Amanah Pasar Uang Syariah
24/06/26
123.9451
0.011400000000008959
Mandiri Balanced Offshore USD Class B
23/06/26
13.0592
13.0592
Mandiri Money Market Rupiah
24/06/26
216.7858
0.010700000000014143
Mandiri Golden Equity Offshore Usd
23/06/26
15.7321
15.7321
Mandiri Prime Equity Rupiah
24/06/26
79.395
2.463700000000003
Mandiri Protected Balanced Money Rupiah
24/06/26
90.5158
0.002300000000005298
Mandiri Excellent Equity Rupiah
24/06/26
43.2515
1.4688999999999979
Mandiri Active Balanced Money Syaria...
24/06/26
142.0497
1.7064000000000021
Mandiri Prime Fixed Income Rupiah
24/06/26
93.3379
0.2055999999999898
Mandiri Dynamic Equity Money Rupiah
24/06/26
795.1898
21.130800000000022
Mandiri Secure Fixed Income Money Rupiah
24/06/26
398.3247
0.7404999999999973
Mandiri Secure Fixed Income Money USD
24/06/26
13.5437
0.0012999999999987466
Mandiri Fixed Income USD
24/06/26
1.025
1.9999999999997797E-4
Mandiri Equity Offshore Class B
23/06/26
16.8244
16.8244
Mandiri Active Balanced Money Rupiah
24/06/26
179.2298
2.7819999999999823
Mandiri Balanced Offshore Usd Class C
23/06/26
12.7937
12.7937
Mandiri Equity Offshore USD
23/06/26
19.1825
19.1825
Mandiri Amanah Pendapatan Tetap Syariah
24/06/26
136.2431
0.21809999999999263
Mandiri Fixed Income Money Rupiah
24/06/26
305.3586
0.253599999999949
Mandiri Equity Money Rupiah
24/06/26
68.9529
2.360500000000002

Cookies Policy