Aset Penerbit

Aset Penerbit

Artikel Inspirasi

Artikel Inspirasi

Ternyata Jajanan Bisa Picu Diabetes Pada Anak

08 Juli 2024

Share This Article :

Diabetes pada anak merupakan kondisi serius yang semakin banyak ditemui di seluruh dunia. Peningkatan kasus diabetes anak menimbulkan kekhawatiran dan memerlukan perhatian lebih dari para orang tua maupun profesional kesehatan, terlebih di tengah gempuran jajanan sekolah yang banyak jadi faktor pemicu. Sudah tahu apa itu diabetes anak dan bagaimana penyakit tersebut bisa terjadi?

 

Apa itu diabetes anak?

Diabetes anak adalah kondisi di mana tubuh anak tidak mampu memproduksi atau menggunakan insulin dengan benar yang mengakibatkan kadar gula darah yang tinggi. Ada dua jenis utama diabetes pada anak seperti berikut:

1. Diabetes tipe 1

Merupakan kondisi autoimun di mana sistem kekebalan tubuh menyerang sel-sel beta di pankreas yang memproduksi insulin. Diabetes tipe 1 sering didiagnosis pada anak-anak dan remaja dan memerlukan suntikan insulin seumur hidup. Menurut Juvenile Diabetes Research Foundation (JDRF), sekitar 90% kasus diabetes anak adalah tipe 1.

2. Diabetes tipe 2

Dulu jarang ditemukan pada anak-anak, namun kini kasusnya semakin meningkat. Diabetes tipe 2 terjadi ketika tubuh anak tidak menggunakan insulin dengan efektif (resistensi insulin) atau tidak memproduksi cukup insulin. Faktor gaya hidup seperti obesitas dan kurangnya aktivitas fisik sering berperan dalam perkembangan diabetes tipe 2 pada anak.

 

Bagaimana diabetes anak bisa terjadi?

Menurut Dr. Francine Kaufman, seorang ahli endokrinologi pediatrik, kombinasi faktor genetik dan lingkungan sering kali mempengaruhi perkembangan diabetes pada anak. Berikut beberapa faktor yang bisa memicu diabates anak:

  • Faktor genetika

Anak-anak yang memiliki riwayat keluarga dengan diabetes memiliki risiko lebih tinggi untuk mengembangkan kondisi ini.

  • Faktor lingkungan

Paparan virus tertentu mungkin memicu diabetes tipe 1 pada anak-anak yang memiliki predisposisi genetik.

  • Gaya hidup tidak sehat 

Pola makan yang buruk, konsumsi gula berlebihan, dan kurangnya aktivitas fisik berkontribusi pada meningkatnya kasus diabetes tipe 2 pada anak.

  • Kondisi kesehatan lainnya

Beberapa kondisi medis, seperti sindrom metabolik dan hipertensi, dapat meningkatkan risiko diabetes.

 

Jajanan pemicu diabetes anak

Menurut sebuah survei yang dilakukan oleh American Heart Association, konsumsi gula tambahan yang berlebihan pada anak-anak dapat menyebabkan peningkatan risiko obesitas dan diabetes tipe 2 di kemudian hari. Makanya, kebiasaan makan yang buruk dan konsumsi jajanan yang tidak sehat jelas dapat meningkatkan risiko diabetes pada anak. Beberapa jajanan pemicu diabetes anak meliputi:

1. Minuman manis

Minuman bersoda, jus buah yang diberi tambahan gula, dan minuman energi tinggi gula dapat meningkatkan kadar gula darah dan risiko diabetes.

2. Makanan olahan dan fast food

Makanan yang tinggi lemak jenuh, garam, dan gula, seperti burger, kentang goreng, dan pizza, dapat menyebabkan obesitas dan resistensi insulin.

3. Camilan manis

Permen, cokelat, kue, dan biskuit yang tinggi gula tambahan berkontribusi pada peningkatan risiko diabetes.

Makanan Manis Penyebab Diabetes Pada Anak

4. Cemilan tinggi karbohidrat

Keripik kentang, roti putih, dan camilan berbasis tepung lainnya dapat meningkatkan kadar gula darah dengan cepat.

 

Gejala diabetes anak

Gejala diabetes pada anak dapat berkembang dengan cepat atau bertahap, tergantung pada jenis diabetesnya. Beberapa gejala yang umum meliputi:

1. Sering buang air kecil

Anak-anak dengan diabetes sering merasa perlu buang air kecil, bahkan di malam hari.

2. Haus berlebihan

Mereka mungkin merasa sangat haus dan minum lebih banyak dari biasanya.

3. Penurunan berat badan tak beralasan

Meskipun nafsu makan mungkin meningkat, anak-anak dengan diabetes sering kehilangan berat badan.

4. Kelelahan

Anak-anak mungkin merasa sangat lelah dan kurang energi.

5. Penglihatan kabur

Kadar gula darah tinggi dapat menyebabkan penglihatan kabur.

6. Sering mengalami infeksi

Anak-anak dengan diabetes mungkin lebih rentan terhadap infeksi, terutama infeksi kulit dan saluran kemih.

Menurut Mayo Clinic, penting untuk segera mencari bantuan medis jika anak menunjukkan gejala-gejala tersebut untuk memastikan diagnosis dan memulai pengobatan yang tepat.

 

Tips mencegah terjadinya diabetes anak

Pencegahan diabetes pada anak, terutama diabetes tipe 2, dapat dilakukan dengan mengadopsi gaya hidup sehat. Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), perubahan gaya hidup sederhana ini secara signifikan bisa mengurangi risiko diabetes tipe 2 pada anak-anak. Beberapa langkah yang dapat diambil meliputi:

  • Mendorong pola makan sehat

Berikan anak makanan yang seimbang dengan banyak buah, sayuran, biji-bijian, dan protein sehat. Batasi konsumsi gula dan makanan olahan.

  • Meningkatkan aktivitas fisik

Ajak anak untuk aktif berolahraga atau bermain di luar rumah setidaknya 60 menit setiap hari.

  • Membatasi screen time

Kurangi waktu anak di depan televisi, komputer, dan perangkat elektronik lainnya untuk menghindari gaya hidup kurang aktif/kurang bergerak.

Membatasi Screen Time Untuk Mencegah Diabetes Anak

  • Mengajarkan kebiasaan makan yang baik

Ajarkan anak tentang pentingnya makan dengan porsi yang tepat dan menghindari camilan yang tidak sehat.

  • Mengelola berat badan

Pastikan anak memiliki berat badan yang sehat dengan memantau BMI mereka dan melakukan perubahan gaya hidup jika diperlukan.

 

Penanganan dan pengobatan diabetes anak

Penanganan diabetes pada anak memerlukan pendekatan yang komprehensif yang mencakup perubahan gaya hidup, pemantauan rutin, dan penggunaan obat-obatan jika diperlukan. American Diabetes Association menyatakan bahwa penting untuk memiliki rencana pengelolaan diabetes yang terperinci dan disesuaikan dengan kebutuhan individu anak. Beberapa langkah penanganan meliputi:

1. Pengelolaan diet

Anak-anak dengan diabetes harus mengikuti diet yang seimbang dan sehat, yang dikembangkan bersama dengan ahli gizi. Penting untuk mengontrol asupan karbohidrat dan memilih sumber karbohidrat yang sehat.

2. Aktivitas fisik rutin

Olahraga teratur membantu mengontrol kadar gula darah dan menjaga berat badan yang sehat.

3. Pemantauan gula darah

Orang tua harus memantau kadar gula darah anak secara rutin untuk memastikan bahwa mereka tetap dalam batas normal.

4. Pemberian insulin

Anak-anak dengan diabetes tipe 1 memerlukan suntikan insulin atau penggunaan pompa insulin untuk mengatur kadar gula darah mereka.

5. Penggunaan obat

Anak-anak dengan diabetes tipe 2 mungkin memerlukan obat oral untuk membantu tubuh mereka menggunakan insulin dengan lebih efektif.

6. Edukasi dan dukungan

Edukasi tentang diabetes sangat penting untuk anak dan keluarga. Dukungan dari tim medis, keluarga, dan komunitas dapat membantu anak menghadapi kondisi mereka dengan lebih baik.

 

Studi terbaru tentang diabetes anak

Sebuah studi terbaru yang diterbitkan dalam Journal of the American Medical Association (JAMA) menunjukkan bahwa insiden diabetes tipe 2 pada anak-anak meningkat secara signifikan dalam beberapa dekade terakhir. Penelitian ini menyoroti pentingnya intervensi dini dan perubahan gaya hidup untuk mencegah perkembangan diabetes pada anak-anak.

Studi tersebut juga menunjukkan bahwa program-program intervensi di sekolah yang mempromosikan pola makan sehat dan aktivitas fisik dapat secara signifikan mengurangi risiko obesitas dan diabetes pada anak-anak. Program-program ini termasuk pendidikan gizi, peningkatan kesempatan untuk berolahraga, dan penyediaan makanan sehat di kantin sekolah.

Diabetes anak adalah kondisi medis yang memerlukan perhatian khusus dan penanganan yang tepat. Dengan memahami penyebab, gejala, dan metode pencegahannya, serta mengikuti rencana pengobatan yang efektif, kita dapat membantu anak-anak hidup dengan sehat dan mengurangi risiko komplikasi di masa depan. Edukasi yang berkelanjutan dan dukungan dari keluarga dan komunitas juga sangat penting dalam pengelolaan diabetes pada anak-anak. Dengan upaya bersama, kita dapat memerangi peningkatan kasus diabetes pada anak-anak dan memastikan mereka memiliki masa depan yang cerah dan sehat.

Namun, sebagai tindakan preventif lainnya yang tidak kalah penting, Anda direkomendasikan untuk mempertimbangkan asuransi kesehatan untuk mencegah risiko keuangan yang dapat diakibatkan dari berbagai risiko penyakit di masa mendatang, termasuk diabetes anak. Dengan asuransi kesehatan dari AXA Mandiri seperti Asuransi Mandiri Secure Criticare, Anda bisa mendapatkan manfaat perlindungan penyakit kritis seperti kanker, jantung, gagal ginjal, dan stroke sehingga beratnya risiko finansial bisa diminimalisir.

Untuk mendaftarkan diri dan keluarga ke Asuransi Mandiri Secure Criticare AXA Mandiri, Anda dapat langsung mengunjungi website AXA Mandiri, menghubungi Financial Advisor AXA Mandiri di Kantor Cabang Bank Mandiri atau bisa juga menghubungi contact center AXA Mandiri di 1500803.

 

Sumber:

  • https://upk.kemkes.go.id/new/waspadai-gejala-diabetes-tipe-1-pada-anak
  • https://www.heart.org/en/news/2023/05/23/kids-and-added-sugars-how-much-is-too-much
  • https://www.alodokter.com/diabetes-pada-anak-penyebab-risiko-dan-gejala
  • https://fk.ui.ac.id/infosehat/kenali-ciri-anak-terkena-diabetes/
  • https://www.halodoc.com/artikel/kasusnya-terus-meningkat-ini-8-penyebab-diabetes-pada-anak
     

Aset Penerbit

Pilih Artikel Terkait

Artikel Inspirasi

Mahalnya Biaya Cuci Darah, Mulai Sayangi Ginjal dengan Hidup Sehat

Biaya cuci darah tidaklah murah dan perlu dilakukan beberapa kali, terutama jika kondisi sudah mulai parah. Jadi pastikan jaga kesehatan ginjal Anda.

31 Mei 2024

Artikel Inspirasi

9 Rekomendasi Obat Tipes Alami untuk Bantu Proses Pemulihan

Penyakit tipes perlu segera ditangani agar tidak jadi komplikasi. Berikut obat tipes alami yang bisa membantu proses pemulihan dengan cepat.

17 Sep 2024

Artikel Inspirasi

Kapan Waktu Olahraga yang Baik & Berapa Durasi yang Tepat?

Olahraga penting dilakukan untuk menjaga kesehatan. Kapan waktu olahraga yang baik untuk mendapatkan manfaat optimalnya bagi tubuh? Cek disini selengkapnya.

06 Sep 2024

Artikel Inspirasi

Sembelit: Penyebab, Gejala, Bahaya, dan Pencegahannya!

Sembelit adalah kondisi ketika Anda kesulitan BAB selama beberapa hari. Meski sederhana, kondisi ini bisa menyebabkan komplikasi serius.

30 Agu 2024

Artikel Inspirasi

Manfaat Sarapan Pagi yang Tidak Kita Sadari

Sarapan pagi menjadi waktu makan penting yang tidak boleh dilewatkan. Yuk ketahui manfaat sarapan pagi yang jarang kita sadari & ide menu sarapan.

27 Agu 2024

Artikel Inspirasi

Gagal Mempersiapkan Biaya Pendidikan Anak? Waspadai Penyebabnya Berikut!

Ada banyak orang tua yang sudah merencanakan biaya pendidikan dengan matang dan sejak dini, sayangnya semua hal tersebut dapat gagal di tengah jalan. Untuk mencegah hal tersebut terjadi, cari tahu penyebabnya berikut.

20 Agu 2024

Artikel Inspirasi

Panduan Perencanaan Keuangan Untuk Masa Depan yang Cerah

Temukan tips perencanaan keuangan saat membuat anggaran, menabung, hutang, berinvestasi, dan dana darurat untuk masa depan yang cerah.

31 Jul 2024

Artikel Inspirasi

Penyebab, Gejala, Pengobatan, dan Pencegahan Leukemia

Leukemia atau kanker darah hingga saat ini belum diketahui pasti penyebabnya. Penyakit ini sering terjadi pada usia anak dan remaja tanpa gejala jelas

24 Jul 2024

Artikel Inspirasi

Ciri-Ciri Ginjal Bermasalah Hingga Penanganannya Dengan Tepat

Waspada ciri-ciri ginjal bermasalah! Ada banyak risiko penyakit dan komplikasi yang bisa terjadi ketika fungsi ginjal tidak berjalan semestinya.

11 Jul 2024

Artikel Inspirasi

Waspada 13 Ciri-Ciri Gula Darah Tinggi Penyebab Penyakit Kritis

Diabetes merupakan ciri-ciri gula darah tinggi yang bisa menyebabkan komplikasi penyakit kritis sehingga Anda mengetahui untuk mencegahnya.

20 Nov 2023

Artikel Inspirasi

Berapa Tensi Darah Normal & Bagaimana Cara Menjaganya?

Ada banyak manfaat ketika tensi darah normal, sedangkan ada banyak risiko jika tensi darah rendah atau tinggi. Begini cara menjaganya dengan benar.

24 Jun 2024