Berita

Search Customer Service

Aset Penerbit

Berita Terbaru

Penyesuaian Layanan Nasabah AXA Mandiri  

Penyesuaian Layanan Nasabah AXA Mandiri Selama Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 dan Hari Raya Idulfitri 1447 H  

18 Mar 2026

FAQ Melangkah Pasti Challenge

FAQ Melangkah Pasti Challenge

27 Jan 2026

EnsiFraudia Edisi 4: Legalitas dan Transparansi, Kunci Kepercayaan dalam Asuransi 

Kasus pelanggaran integritas tenaga pemasar menegaskan pentingnya kepercayaan serta penerapan strategi anti-fraud oleh OJK untuk melindungi nasabah. Edukasi finansial dan transaksi melalui kanal resmi menjadi kunci menjaga keamanan dan mencegah penipuan dalam layanan asuransi.

07 Jan 2026

EnsiFraudia Edisi 3: Data Akurat, Klaim Lancar, Kunci Aman Berasuransi 

Pentingnya memastikan keakuratan informasi data pribadi pada Surat Pengajuan Asuransi Jiwa (SPAJ) atau Surat Pengajuan Asuransi Kesehatan (SPAK), serta menjawab pertanyaan riwayat kesehatan dengan jujur saat pengajuan asuransi.

15 Mei 2025

Pengumuman Pemenang Leaderboard ATM Emma Referral 2024

Pengumuman Pemenang Leaderboard ATM Emma Referral 2024

26 Mar 2025

Aset Penerbit

Inklusi Keuangan: Manfaat, Tujuan, dan Cara Menerapkannya

Inspirasi

Inklusi keuangan merupakan konsep penting dalam membangun kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan. Melalui inklusi keuangan, setiap individu memiliki kesempatan yang lebih luas untuk mengakses berbagai layanan keuangan formal mulai dari tabungan, pembiayaan, hingga perlindungan finansial. Pemahaman yang baik tentang inklusi keuangan menjadi langkah awal untuk mengelola keuangan secara lebih terencana dan bertanggung jawab.

Dengan mengenal apa itu inklusi keuangan, masyarakat dapat memahami tujuan serta manfaatnya dalam meningkatkan stabilitas ekonomi, baik di tingkat individu maupun keluarga. Penerapan inklusi keuangan untuk masa depan juga dapat dilakukan melalui berbagai cara, salah satunya dengan memiliki asuransi jiwa sebagai bentuk perlindungan terhadap risiko finansial yang tidak terduga, sehingga perencanaan keuangan dapat berjalan lebih aman dan berkelanjutan.

Mengenal apa itu inklusi keuangan

Dilansir dari Amartha, inklusi keuangan adalah tersedianya akses bagi masyarakat kepada lembaga, produk, dan layanan jasa keuangan sesuai kebutuhan serta kemampuan mereka untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Sedangkan menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK), inklusi keuangan merupakan hak setiap orang untuk memiliki akses dan layanan penuh terhadap produk keuangan sesuai kebutuhannya seperti tabungan, pembiayaan, dan asuransi. Fokus inklusi keuangan mencakup kelompok rentan seperti masyarakat berpenghasilan rendah, pelaku UMKM, pekerja informal, masyarakat 3T, perempuan, penyandang disabilitas, dan lanjut usia.

Menurut sejarahnya, inklusi keuangan muncul karena didasari oleh krisis ekonomi pada tahun 2008 yang menimpa banyak orang di bagian paling bawah piramida ekonomi di Indonesia. Sebagai sebuah hal yang terbentuk dan digalakkan oleh pemerintah akibat kejadian tersebut, penyebaran inklusi keuangan di seluruh lapisan masyarakat juga perlu disertai dengan literasi finansial.  

Inklusi keuangan berbeda dengan financial literacy (pemahaman dan keterampilan mengelola keuangan) maupun financial deepening (pendalaman pasar keuangan melalui peningkatan variasi dan kompleksitas produk). Inklusi keuangan lebih menitikberatkan pada akses dan penggunaan layanan, sementara literasi keuangan berfokus pada pengetahuan dan pendalaman keuangan terkait struktur pasar.

Manfaat inklusi keuangan

Inklusi keuangan sangat berkaitan erat dengan keuangan perbankan secara keseluruhan, mulai dari akses masyarakat ke lembaga penyimpanan, penjaminan, hingga pengkreditan baik secara daring maupun luring. Berdasarkan hal tersebut, dilansir dari Amartha, berikut berbagai manfaat inklusi keuangan yang sangat penting untuk kamu ketahui.

1. Meningkatkan stabilitas dalam keuangan negara

Ketika masyarakat memahami tentang inklusi keuangan beserta literasinya, mereka lebih berani dan yakin untuk mengambil salah satu dari pilihan produk atau layanan inklusi yang ada. Dengan demikian, perputaran uang akan berjalan dengan baik di negara tersebut sehingga stabilitas sistem keuangannya akan meningkat dengan baik dan aman.

2. Memberikan pemerataan ekonomi

Jika penyebaran literasi tentang inklusi keuangan beserta penawarannya meluas ke seluruh masyarakat, maka tidak hanya orang kaya yang bisa mengatur dan mengelola keuangannya, sehingga pemerataan ekonomi bisa mulai berjalan. Masyarakat akan memanfaatkan produk keuangan yang ditawarkan untuk membantu mereka keluar dari masalah ekonomi yang mereka alami.

3. Mengedukasi masyarakat tentang keuangan

Inklusi keuangan bisa menjadi edukasi yang bermanfaat bagi masyarakat dalam menjalani kehidupan finansial. Contoh sederhananya, masyarakat yang sudah memahami inklusi keuangan akan mulai menggunakan uang secukupnya untuk memenuhi kebutuhan, hiburan, dan lain-lain dengan baik.  

4. Meningkatnya pertumbuhan ekonomi

Bukan hanya meningkatkan stabilitas perekonomian, inklusi keuangan yang berproses dengan baik akan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi pada suatu negara. Hal ini terjadi seiring dengan inklusi keuangan yang dikenal masyarakat, sehingga dinilai mampu membuat kebutuhan masyarakat terpenuhi dan membuat hidup lebih sejahtera.

5. Mengurangi keberadaan shadow banking

Shadow banking atau irresponsible finance adalah sebuah hal yang berbahaya bagi masyarakat dan juga sebuah negara. Salah satu adalah investasi bodong maupun penipuan dengan mengatasnamakan meminjam uang. Namun, tindakan ini akan berkurang keberadaannya karena masyarakat sudah lebih percaya dengan inklusi keuangan secara keseluruhan, baik lembaga, produk, hingga layanannya. 

Tujuan inklusi keuangan

Sebagai sebuah layanan yang berguna bagi masyarakat, terdapat tujuan tertentu yang belum banyak diketahui. Dilansir dari beberapa sumber, berikut tujuan dari inklusi yang sebaiknya dipahami dengan baik.

1. Memperluas akses layanan keuangan ke Masyarakat

Inklusi keuangan bertujuan agar seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelompok berpenghasilan rendah, dapat mengakses layanan keuangan formal seperti tabungan, pembiayaan, dan investasi tanpa hambatan. Melalui akses keuangan yang lebih luas, masyarakat dapat meningkatkan produktivitas, membuka peluang usaha, dan berpartisipasi dalam aktivitas ekonomi yang berkelanjutan.

2. Literasi dan pendidikan keuangan 

Dengan literasi dan pendidikan keuangan yang telah dipelajari setelah mengetahui tentang inklusi keuangan, Anda akan memiliki tujuan untuk menggunakan dan menabung uang dengan bebas.  Hal ini penting untuk mencegah pengeluaran yang tidak perlu. Sebab Anda sudah menyadari betapa pentingnya inklusi keuangan dalam kehidupan finansial.

3. Meningkatkan keinginan menabung 

Dengan menggalakkan secara luas perihal inklusi keuangan beserta macam-macam layanannya, salah satunya menabung, masyarakat lama-kelamaan akan tertarik. Mereka bahkan bisa percaya penuh bahwa layanan inklusi yang ditawarkan adalah layanan yang bagus dan punya tingkat kepercayaan tinggi dari pihak luar. Dengan begitu, mereka akan semakin konsisten menabung, sehingga perputaran uang di Indonesia pun akan semakin berproses ke arah yang positif.

4. Meningkatkan keamanan finansial Masyarakat

Sebelum mengetahui apa itu inklusi keuangan, masyarakat bahkan belum mengetahui secara pasti bagaimana mengelola finansial yang mereka miliki secara aman. Namun semenjak inklusi keuangan sudah digalakan di mana saja, beserta dengan edukasinya, maka masyarakat sudah menjadi lebih paham resiko finansial yang bisa saja terjadi dengan mereka sehingga akhirnya dapat mengambil langkah yang lebih tepat dalam pengelolaan keuangan mereka.

5. Mengurangi kesenjangan ekonomi

Akses keuangan yang merata membantu masyarakat mengelola keuangan dengan lebih baik, sehingga berpotensi mengurangi ketimpangan ekonomi dan meningkatkan pemerataan kesejahteraan.

6. Menekan praktik keuangan yang tidak bertanggung jawab

Inklusi keuangan mendorong masyarakat menggunakan layanan resmi yang diawasi regulator sehingga dapat mengurangi risiko penipuan, investasi ilegal, dan praktik shadow banking.

Cara menerapkan inklusi keuangan untuk masa depan

Setelah mengetahui tentang inklusi keuangan beserta beberapa manfaat dan tujuannya, sekarang saatnya Anda mulai menerapkannya untuk mendapatkan keuangan yang lebih baik di masa depan. Dilansir dari beberapa sumber, berikut beberapa cara menerapkan inklusi keuangan yang perlu dilakukan.

1. Edukasi ekonomi 

Dalam menerapkan inklusi keuangan, Anda juga perlu memahami literasi keuangan dengan baik. Dengan memahami literasi keuangan dengan baik, Anda bisa lebih mudah dalam menerapkan inklusi keuangan. Pasalnya, setiap orang memiliki tujuan keuangan yang berbeda, sehingga strategi keuangan yang diambil pun akan berbeda dan sesuai karakter masing-masing orang. 

2. Menggunakan tabungan secara strategis

Menerapkan inklusi keuangan artinya Anda juga perlu memanfaatkan lembaga perbankan sebagai tempat menabung. Pilihlah tabungan sesuai kebutuhan, apakah untuk pendidikan, darurat, atau usaha kecil. Perhatikan keunggulan, kemudahan dan fitur digital banking. Jangan remehkan tabungan kecil, selama konsisten Anda bisa memiliki finansial yang stabil di masa depan.

3. Memanfaatkan teknologi

Saat ini, teknologi semakin berkembang di dunia keuangan. Banyak aplikasi maupun software yang bisa digunakan untuk mengelola keuangan, salah satunya adalah pembayaran menggunakan QRIS, e-wallet, atau mobile banking. Dengan memanfaatkan teknologi yang ada, artinya Anda telah menerapkan inklusi keuangan dengan benar. Namun, pastikan untuk memilih mobile banking atau QRIS yang telah berizin OJK. Pastikan juga untuk memastikan keamanan ganda untuk menjaga data pribadi Anda dan transaksi lebih aman.

4. Lunasi utang segera

Menerapkan inklusi bukan berarti Anda bisa berutang tanpa tujuan yang jelas. Tidak ada yang salah dengan berutang, asalkan Anda bisa membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Pastikan Anda berutang hanya untuk hal mendesak (urgent) atau modal usaha. Pastikan cicilan tidak lebih dari 30% penghasilan, segera melunasi utang jika sudah ada uangnya.

5. Investasi sesuai profil risiko dan tujuan

Menerapkan inklusi keuangan artinya Anda pun sudah memahami dengan baik literasi keuangan dan telah memulai investasi. Anda bisa mulai berinvestasi dengan nominal kecil dan pilih instrumen sesuai risiko. Diversifikasi investasi dan hindari menaruh seluruhnya di satu tempat. Perlu diingat juga untuk tidak FOMO dan ikut-ikutan sebelum Anda memulai investasi.

6. Proteksi keuangan

Setelah menerapkan inklusi keuangan untuk masa depan, pastikan juga untuk mengamankan tabungan, dana darurat, dan investasi untuk melindungi dari risiko tak terduga seperti sakit, kecelakaan, atau kehilangan aset. Pilih produk sesuai kemampuan dan kebutuhan, bukan asal ikut tren.

Salah satu cara memproteksi keuangan Anda di masa depan adalah dengan mendaftarkan diri Anda dan keluarga ke dalam asuransi. Salah satu produk asuransi yang bisa Anda pilih adalah Asuransi Mandiri Life Protection dari AXA Mandiri. Asuransi Mandiri Life Protection merupakan produk Asuransi Jiwa Kecelakaan Diri yang memberikan proteksi jika Tertanggung meninggal dunia dalam masa asuransi baik akibat Kecelakaan maupun Kecelakaan dalam transportasi umum, serta memberikan manfaat penggantian biaya perawatan Rawat Inap dan Rawat Jalan akibat Kecelakaan.

Anda bisa mendapatkan perlindungan menyeluruh mulai dari santunan meninggal dunia hingga Rp200 juta, manfaat rawat inap hingga Rp10 juta, dan rawat jalan sebesar Rp1 juta. Dilengkapi pengembalian premi hingga 100% dari total premi yang dibayarkan apabila tidak terjadi klaim (untuk masa perlindungan 5 dan 8 tahun).

Konsultasikan kebutuhan asuransi Anda dan keluarga dengan Life Planner atau Financial Advisor AXA Mandiri. Kami akan membantu Anda untuk memahami produk asuransi terbaik sesuai dengan kebutuhan Anda. Kunjungi situs resmi AXA Mandiri atau hubungi 1500803 untuk informasi lebih lanjut.

Sumber:

  • https://amartha.com/blog/pendana/money-plus/apa-itu-inklusi-keuangan/
  • https://www.samsung.com/id/business/insights/apa-itu-inklusi-keuangan/
  • https://sahabat.pegadaian.co.id/artikel/keuangan/inklusi-keuangan-adalah
  • https://www.mas-software.com/blog/inklusi-keuangan#Cara_Mencapai_Inklusi_Keuangan
  • https://www.shafiq.id/berita/818/5-cara-cerdas-gunakan-produk-keuangan-dengan-bijak/baca