Aset Penerbit

Aset Penerbit

Tips Mengontrol Gula Darah agar Tetap Stabil Demi Tubuh yang Sehat

Inspirasi

Mengontrol kadar gula darah menjadi hal penting yang harus dilakukan oleh semua orang, apalagi bagi penderita diabetes. Namun bukan berarti Anda yang saat ini merasa sehat bisa mengabaikan kadar gula darah dalam tubuh. Dengan mengontrol gula darah tetap stabil, Anda juga bisa mencegah berbagai risiko terkena penyakit.

Menurut Hello Sehat, kadar gula darah yang normal ada dalam rentang 70-150 mg/dl. Ketika kadar gula darah sudah berada di atas 200 mg/dl, maka kadar gula Anda sudah bisa dibilang tinggi. Sedangkan, kadar gula darah di bawah 70 mg/dl menandakan kadar gula darah sangat rendah atau hipoglikemia.

Dilansir dari Alodokter, ketika Anda mengalami hipoglikemia, tubuh akan kekurangan energi untuk beraktivitas. Jika hal ini terlambat ditangani, bisa mengakibatkan penurunan kesadaran, kejang, hingga kerusakan permanen pada otak. Sedangkan jika kadar gula darah sudah tinggi atau di atas 200 mg/dl, maka bisa berakibat terjadinya komplikasi penyakit seperti kerusakan saraf hingga gangguan jantung. Oleh karena itu, penting untuk menjaga dan mengontrol gula darah agar tetap normal.

Tips mengendalikan gula darah agar tetap normal

Dilansir dari sumber yang sama, berikut adalah beberapa tips kesehatan untuk mengendalikan gula darah agar tetap normal dan stabil.

1. Menjalani pola makan sehat dengan nutrisi seimbang

Untuk menjaga gula darah tetap stabil, tips kesehatan yang perlu Anda lakukan adalah selalu mengonsumsi makanan tinggi serat, seperti buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian utuh. Tidak hanya baik untuk memenuhi asupan nutrisi harian, makanan berserat tinggi juga membantu menurunkan gula darah dan menjaganya tetap stabil. Rekomendasi asupan serat yang perlu dipenuhi adalah 25–32 gram untuk wanita dan 30–35 gram untuk pria. Selain mengonsumsi makanan berserat tinggi, Anda juga dianjurkan untuk membatasi asupan gula, maksimal 24 gram atau sekitar 6 sendok teh per hari.

2. Berolahraga rutin

Olahraga bukan hanya baik untuk kesehatan tubuh, namun juga penting untuk mengendalikan gula darah. Ketika berolahraga, hormon insulin akan membawa gula darah ke dalam otot agar bisa mendapatkan energi untuk bergerak sehingga kadar gula darah pun akan turun.

Berolahraga Rutin Dapat Mengendalikan Kadar Gula Darah Dalam Tubuh

Namun jika Anda memiliki kondisi medis tertentu, seperti penyakit jantung, disarankan untuk melakukan konsultasi terlebih dulu ke dokter untuk menentukan jenis olahraga yang sesuai kebutuhan dan kemampuan fisik Anda.

3. Mengurangi stres

Stres berkepanjangan juga berdampak pada meningkatnya kadar gula darah. Hal ini terjadi karena hormon kortisol yang dihasilkan tubuh ketika stres dapat memengaruhi kinerja insulin. Oleh karena itu, tips kesehatan yang dianjurkan bagi Anda adalah mengendalikan stres agar kadar gula darah tetap normal.

Untuk mengurangi stres, Anda bisa melakukan berbagai kegiatan yang disenangi, misalnya membaca buku, melukis, menonton film, atau mendengarkan musik. Selain itu, Anda juga bisa melakukan berbagai teknik relaksasi dan mencukupi waktu istirahat, yaitu dengan tidur 7–9 jam setiap harinya untuk mengurangi stres.

4. Penuhi kebutuhan cairan tubuh

Menurut Diabetes UK, tubuh orang dengan diabetes membutuhkan lebih banyak cairan saat kadar gula darah tinggi. Hal ini untuk membantu ginjal membuang gula berlebih dalam tubuh melalui urine sehingga kadar gula darah dapat terkontrol dengan baik. Oleh karena itu, Anda disarankan untuk minum air putih secara rutin setidaknya sebanyak 2 liter per hari atau setara dengan 8 gelas.

5. Menjaga berat badan tetap ideal

Menjaga berat badan ideal juga penting untuk membantu mengontrol kadar gula darah. Umumnya, hormon insulin yang dihasilkan pankreas akan memindahkan glukosa dari darah ke otot untuk segera diproses menjadi energi, atau disimpan di hati. Namun, ketika mengalami obesitas, sel tubuh kesulitan merespons insulin (resistensi insulin). Akibatnya, glukosa tetap berada di dalam darah dan menyebabkan kadar gula darah tinggi.

6. Istirahat yang cukup

Cara lain mengontrol kadar gula darah agar tetap di batas normal adalah mencukupi waktu istirahat. Kurang tidur terus-menerus dapat membuat kualitas hidup Anda terpengaruh dan mengganggu sekresi (pelepasan) insulin.

Memastikan waktu tidur yang cukup dan berkualitas, yaitu berkisar antara 7-9 jam setiap harinya, Anda dapat menyeimbangkan hormon, menghindari stres, dan membuat Anda mendapatkan cukup energi untuk beraktivitas dan berolahraga pada esok harinya. Dengan begitu, kadar gula darah pun dapat terkendali dengan baik.

7. Berhenti merokok dan batasi konsumsi alkohol

Tips kesehatan selanjutnya adalah berhenti merokok dan membatasi konsumsi alkohol. Merokok dapat meningkatkan risiko terjadinya berbagai komplikasi diabetes, termasuk penyakit kardiovaskular. Sedangkan asupan alkohol yang berlebih dapat memengaruhi peningkatan gula darah.

Oleh karena itu, pastikan untuk menghentikan dua kebiasaan buruk tersebut. Jika mengalami kesulitan, Anda bisa konsultasikan ke dokter untuk mendapat saran mengenai cara berhenti merokok dan membatasi minuman beralkohol yang tepat.

8. Mengonsumsi obat jika perlu

Untuk mengendalikan gula darah, Anda terkadang juga membutuhkan obat antidiabetes. Apalagi jika berbagai cara di atas ternyata tidak berhasil menurunkan gula darah. Namun, penggunaan obat antidiabetes tidak boleh sembarangan dan harus sesuai resep dokter. Obat ini biasanya dianjurkan pada penderita yang sudah terdiagnosis diabetes untuk mencegah komplikasi seperti gagal ginjal, kerusakan mata, atau kerusakan saraf pada kaki dan tangan.

Beberapa obat penurun gula darah yang dapat digunakan adalah metformin, glibenclamide, linagliptin, dan sulfonilurea, atau kombinasi obat-obatan tersebut. Jika penggunaan obat tersebut tidak berhasil mengontrol gula darah, Anda bisa saja membutuhkan suntikan insulin. 

9. Konsultasi dengan dokter

Untuk mengendalikan gula darah, terkadang Anda juga memerlukan obat antidiabetes. Apalagi jika berbagai tips kesehatan di atas ternyata tidak berhasil menurunkan kadar gula darah dalam tubuh. Namun penggunaan obat antidiabetes ini harus sesuai resep dokter.

Obat ini biasanya dianjurkan pada penderita yang telah terdiagnosa diabetes untuk mencegah komplikasi, seperti gagal ginjal, kerusakan mata, hingga kerusakan saraf pada kaki dan tangan. Jika pemberian obat tidak berhasil mengontrol gula darah, Anda biasanya akan disarankan untuk melakukan suntikan insulin untuk menjaga kadar gula darah.

Pentingnya cek gula darah untuk mendeteksi komplikasi penyakit

Dilansir dari situs resmi Kementerian Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono selaku Wakil Menteri Kesehatan RI mengatakan bahwa diabetes merupakan fenomena gunung es di mana penderita diabetes yang belum mengetahui bahwa dirinya diabetes, jauh lebih banyak daripada pasien yang telah mendapatkan diagnosa.

Oleh karena itu, pemeriksaan gula darah perlu dilakukan secara rutin agar bisa mendapatkan diagnosa dan penanganan sedini mungkin. Dengan begitu, pasien penderita dapat meminimalisir risiko kematian atau berbagai macam kondisi yang tidak diinginkan.

Dilansir dari beberapa sumber, kadar gula darah tinggi dapat memengaruhi seseorang dari ujung kepala hingga ujung kaki. Setidaknya ada beberapa penyakit yang bisa disebabkan karena gula darah yang tinggi selain diabetes seperti:

  • Alzheimer atau gangguan otak yang bisa memicu penurunan daya ingat, kemampuan berpikir dan bicara, serta perubahan perilaku secara bertahap
  • Stroke
  • Kerusakan ginjal
  • Gangguan kulit
  • Gangguan pendengaran
  • Gangguan penglihatan
  • Serangan jantung atau penyakit jantung
  • Kerusakan saraf

Cara cek gula darah dan kadar normal gula darah

Cara cek gula darah normal atau diabetes dapat dilakukan secara mandiri. Namun, Anda membutuhkan alat tes gula darah lengkap, berupa meteran cek darah, alat penusuk jari yang steril, strip pengujian, lancet jarum, dan tempat sampah benda tajam untuk membuang jarum. 

Untuk melakukan pengecekan gula darah, Anda bisa melakukan beberapa langkah-langkah seperti di bawah ini. 

  • Mencuci tangan dengan sabun dan air hangat. Hindari menggunakan tisu basah yang dapat memengaruhi hasil pemeriksaan. Pastikan tangan tetap pada suhu hangat agar aliran darah dapat mudah keluar dan tidak menimbulkan rasa sakit. 
  • Ambil strip pengujian, kemudian masukkan ke dalam meteran alat glukometer.
  • Lepaskan penutup dari alat tusukan dan masukkan lancet jarum. Kemudian, pasang kembali bagian tutup dan klik bagian pendorong pada alat. 
  • Pilih jari yang akan ditusuk dan hindari menggunakan ibu jari atau jari telunjuk. Tusuk di bagian sisi jari dengan menggunakan plunger.
  • Teteskan darah pada strip pengujian. Jika strip sudah terisi, akan menimbulkan suara “bip”.
  • Hentikan pendarahan dengan tisu, kemudian buang lancet jarum ke tempat sampah khusus.
  • Catat hasil pemeriksaan dan hasil akan terlihat pada bagian layar. 

Dalam layar, Anda akan melihat hasil pemeriksaan gula darah Anda. Berdasarkan informasi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, kadar gula darah normal untuk individu dewasa adalah sebagai berikut:

  • Gula darah puasa (setelah tidak makan selama 8 jam): 70 – 100 mg/dL 
  • Gula darah 2 jam setelah makan: kurang dari 140 mg/dL
  • Gula darah sewaktu: kurang dari 200 mg/dL

Rentang ini dapat bervariasi sedikit tergantung pada faktor individu dan metodologi pengujian. Namun, penting untuk berusaha menjaga kadar gula darah dalam kisaran ini untuk mencegah komplikasi kesehatan yang lebih serius.

Selain menerapkan tips kesehatan yang telah dijelaskan, pastikan juga Anda melindungi diri dengan asuransi kesehatan untuk mencegah terjadinya risiko finansial akibat biaya pengobatan dari penyakit gula darah yang tidak terkontrol. Anda dapat memilih berbagai macam asuransi kesehatan dari AXA Mandiri sesuai dengan kebutuhan Anda dan keluarga, mulai dari Asuransi Mandiri Solusi Kesehatan, Asuransi Mandiri Proteksi Penyakit Tropis, dan produk asuransi kesehatan lainnya.

Konsultasikan perencanaan finansial Anda dalam memilih produk asuransi dengan Financial Advisor dan Life Planner AXA Mandiri yang akan membantu Anda memahami manfaat asuransi dan memberikan solusi terbaik sesuai dengan kondisi finansial Anda. Kunjungi situs resmi AXA Mandiri atau hubungi 1500803 untuk informasi lebih lanjut.

Sumber:

  • https://hellosehat.com/diabetes/akibat-gula-darah-tinggi/
  • https://www.alodokter.com/hipoglikemia
  • https://www.alodokter.com/cara-mengendalikan-gula-darah-untuk-hidup-yang-lebih-sehat
  • https://hellosehat.com/diabetes/cara-mengontrol-gula-darah/
  • https://www.alodokter.com/cara-mengendalikan-gula-darah-untuk-hidup-yang-lebih-sehat
  • https://heartology.id/health-library/content/cek-gula-darah-manfaat-metode-dan-cara-menjaga-gula-darah/
  • https://www.ekahospital.com/better-healths/cek-gula-darah-mengapa-kapan-dan-bagaimana-caranya
  • https://www.ciputramedicalcenter.com/cek-gula-darah/#Tujuan_dan_Manfaat_Cek_Gula_Darah_Rutin
  • https://upk.kemkes.go.id/new/pentingnya-cek-gula-darah-sejak-dini