Inspirasi Banner

Search Customer Service

Aset Penerbit

Memahami Trading Halt yang Buat Investor Panik & IHSG Anjlok

Pasar saham Indonesia menjadi sorotan setelah trading halt terjadi di IHSG. Perdagangan di Bursa sempat dihentikan setelah indeks anjlok tajam.

30 Mar 2026

Inklusi Keuangan: Manfaat, Tujuan, dan Cara Menerapkannya

Inklusi keuangan adalah konsep penting dalam membangun kesejahteraan yang berkelanjutan, mulai dari menabung, pembiayaan, hingga perlindungan.

27 Mar 2026

Penyebab Lutut Sakit di Usia Muda & Risiko Bahaya Penyakitnya!

Penyebab lutut sakit usia muda sangat beragam mulai dari cedera olahraga hingga kebiasaan duduk lama. Waspada risiko penyakitnya & cara cegahnya.

25 Mar 2026

Hipotensi: Gejala, Penyebab, Cara Mengatasi & Mencegahnya!

Hipotensi adalah kondisi ketika tekanan darah berada di bawah batas normal dan bisa menimbulkan keluhan serius. Ini gejala dan cara mengatasinya!

23 Mar 2026

Infeksi Kelenjar Getah Bening: Penyebab, Gejala & Pengobatannya

Infeksi kelenjar getah bening adalah kondisi ketika kelenjar getah bening mengalami peradangan akibat infeksi atau gangguan kesehatan lainnya.

20 Mar 2026

Aset Penerbit

Pentingnya Memiliki Perencanaan Keuangan, 5 Tips Mempersiapkan Biaya Sekolah Anak

Berita Inspirasi

Biaya sekolah yang berkualitas tidaklah murah. Bahkan, kemungkinan besar setiap tahun selalu meningkat. Padahal, sebagai orang tua tentu Anda berharap bisa memberikan pendidikan terbaik bagi anak-anak. Harapannya, mereka bisa memiliki masa depan cerah, berprestasi, dan dapat menjalani kehidupan yang lebih baik.

Oleh karena itu, penting kiranya membuat perencanaan keuangan yang matang untuk persiapan biaya masuk sekolah di semua jenjang. Mulai dari biaya sekolah SD hingga kuliah. Dilansir dari Kompas.com dan Sindonews.com, berikut adalah 5 tips untuk mempersiapkan biaya sekolah anak yang dapat Anda lakukan:

1. Rencanakan Keuangan Sedini Mungkin
Saat memutuskan berkeluarga, lebih baik Anda dan pasangan sudah punya rencana untuk membayar biaya sekolah anak. Tempatkan dana khusus pendidikan di luar pos keuangan yang lain, seperti dana darurat, sinking fund, dana kebutuhan sehari-hari, dan dana investasi. Hal ini penting agar saat anak masuk usia sekolah, Anda tidak perlu pusing lagi memikirkan biaya sekolah anak. Salah satu upaya yang bisa dilakukan bisa dengan menabung dan memulai asuransi pendidikan. 

2. Hitung Anggaran Biaya Sekolah Anak
Biaya sekolah bukan hanya tentang anggaran untuk membeli alat-alat tulis, seragam, dan menyiapkan jajan anak. Lebih dari itu, Anda juga perlu menghitung berapa biaya masuk, biaya per semester, dan biaya buku-buku, hingga biaya pindah sekolah, jika suatu saat Anda sekeluarga mungkin berpindah domisili ke luar kota. 

Untuk mendapatkan rincian biaya dari semuanya itu, Anda perlu melakukan riset. Bandingkan biaya antar sekolah yang Anda bidik kemudian sesuaikan dengan kemampuan keuangan yang ada. Setelah mendapat sekolah yang cocok, lengkap dengan biayanya, gabungkan hal tersebut dengan daftar keperluan sekolah untuk dapatkan gambaran besar anggaran sekolah anak. Dari mulai masuk sampai lulus. 


Baca Juga: Cara Cerdas dan Bijak Mengatur Dana Pendidikan Anak


3. Awas! Inflasi Biaya Sekolah Anak
Perlu Anda ketahui bahwa biaya sekolah anak mengalami inflasi sekitar 10-15% pertahun. Hal ini bisa menjadi masalah tersendiri jika Anda tidak mempersiapkan keuangan khusus pendidikan anak. Namun, Anda tidak perlu khawatir! Dengan rajin menabung inflasi biaya sekolah anak sebenarnya bisa diatasi.

Selain itu, investasi jangka panjang pada instrumen investasi yang rendah risiko juga bisa menjadi solusi tepat. Contohnya deposito dan reksadana. Tak kalah penting, siapkan asuransi masa depan anak seperti Perlindungan Asuransi Masa Depan Anak dari AXA Mandiri untuk memberikan perlindungan yang lebih optimal.

4. Jadilah Realistis dan Mengukur Kemampuan
Idealnya, kita bisa mempersiapkan dana sekolah anak dari SD sampai ia masuk kuliah. Di titik ini kita wajib mengukur kemampuan finansial yang ada. Apabila kemudian Anda intip pos dana khusus pendidikan “hanya” cukup untuk biaya sekolah SD. Maka fokuskan dengan membuat shopping list keperluan, lengkap dengan estimasi biaya masuk, semester, dan biaya-biaya lain. 


Untuk biaya masuk sekolah ke jenjang yang lebih tinggi, bisa Anda persiapkan sambil berjalan. 

5. Investasi untuk Biaya Sekolah Anak
Tidak sedikit orang tua yang menunda-nunda untuk merencanakan biaya sekolah anak. Alasannya beragam, mulai dari dana hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari, penghasilan yang tidak cukup, sampai habis karena kebutuhan konsumtif. Padahal, sebagai orangtua kita semestinya sadar bahwa kebutuhan pendidikan anak tidak boleh dikesampingkan. Bagaimana solusinya? 

  • Investasi di instrumen keuangan yang minim risiko untuk dapatkan manfaat jangka panjang
  • Investasi ilmu dengan meningkatkan kemampuan untuk membuka peluang pendapatan yang lebih besar
  • Hindari sifat konsumtif terhadap barang-barang lifestyle dan bukan kebutuhan prioritas

Baca juga: Bagaimana Cara Bicara Tentang Asuransi Jiwa Pada Keluarga


Itulah beberapa tips yang dapat Anda praktikkan untuk menyiapkan dana sekolah anak. Agar masa depan anak semakin terjamin, Anda juga bisa melengkapinya dengan solusi perlindungan asuransi masa depan anak dari AXA Mandiri, yakni Asuransi Mandiri Perlindungan Sejahtera - Solusi Perlindungan Asuransi Masa Depan Anak dengan langsung mengisi formulir melalui website AXA Mandiri atau menghubungi Customer Care 1500-803 atau Financial Advisor AXA Mandiri di kantor cabang Mandiri dan Bank Syariah Indonesia.

Sumber: Sindonews.com, Kompas.com, Republika.co.id