Aset Penerbit

Aset Penerbit

Artikel Inspirasi

Artikel Inspirasi

Ingin Sehat? Jangan Lupa Bahagia

02 Oktober 2020

Share This Article :

Kondisi pandemi saat ini memang dapat menjadi pemicu buruknya kesehatan mental. Seseorang yang bermental sehat dapat menggunakan kemampuan atau potensi dirinya secara maksimal dalam menghadapi tantangan hidup, serta menjalin hubungan positif dengan orang lain.

Sebaliknya, tidak sehatnya mental dapat menyebabkan masalah dalam kehidupan sehari-hari. Tak hanya merusak interaksi, menurunkan prestasi dan produktivitas kerja, mental yang tidak sehat juga akan menurunkan imunitas tubuh dan mengganggu kesehatan fisik.

Salah satu masalah kesehatan mental yang paling umum terjadi adalah stres, apalagi dikala pandemi dan PSBB diberlakukan kembali seperti saat ini. Stres adalah keadaan ketika seseorang mengalami tekanan yang sangat berat, baik secara emosi maupun mental.

Studi PNI (cabang ilmu eksak baru, yaitu psiko-neuroimunologi) menunjukkan kondisi emosional seperti stres, takut, atau marah akan mengirimkan sinyal ke kelenjar utama dalam tubuh untuk memproduksi hormon seperti kortisol, adrenalin dan epinefrin. Sehingga, bukan saja dapat memengaruhi psikologi penderitanya, tetapi juga dapat berdampak kepada cara bersikap dan kesehatan fisik mereka.

Bahagia itu menyehatkan
Setidaknya ada beberapa hormon yang akan diproduksi oleh tubuh ketika perasaan bahagia muncul, yaitu serotonin, dopamin, relaxin, dan oksitosin. Ketika hormon-hormon ini masuk ke aliran darah, mereka akan mengirimkan sinyal agar tubuh menciptakan lebih banyak sel imun.

Bahkan menurut Berk LS dan rekan-rekannya dalam judul penelitian “Alternative Therapies in Health and Medicine 2001” menyebutkan bahwa tertawa lepas selama lima menit secara signifikan akan meningkatkan jumlah sel darah putih, sel-sel pembunuh kuman. Pada fakta lain yang disebutkan oleh Boldsky sebagaimana yang dikutip dari merdeka.com, setidaknya ada enam pengaruh rasa bahagia bagi kesehatan, yaitu:

  1. Rasa bahagia dengan tertawa akan menurunkan kadar hormon stres.
  2. Rasa bahagia dapat menyembuhkan sakit kepala yang disebabkan oleh stres.
  3. Rasa bahagia pada seseorang menghindari kram otot.
  4. Rasa bahagia dapat membuat jantung lebih sehat.
  5. Rasa bahagia akan mengurangi rasa lelah.
  6. Rasa bahagia membuat hidup lebih lama.

Sumber: Liputan6, Kompas.com, Merdeka.com, Kemenkes

Aset Penerbit

Pilih Artikel Terkait

Artikel Inspirasi

Jenis-jenis Asuransi di Indonesia, Simak Penjelasannya Yuk!

Ada banyak jenis asuransi di Indonesia, mulai dari risiko kesehatan, jiwa, kecelakaan, hingga asuransi pendidikan. Apa saja manfaatnya?

28 Jan 2025

Artikel Inspirasi

Sistem Kekebalan Tubuh Meningkat dengan 10 Makanan Ini!

Sistem kekebalan tubuh bisa meningkat dengan pola makan sehat dan memenuhi kebutuhan nutrisi. Ini dia 11 makanan untuk tingkatkan imun tubuh!

06 Mei 2025

Artikel Inspirasi

Klaim Asuransi Ditolak? Cek Penyebab dan Lakukan Cara Ini

Klaim asuransi ditolak? Jangan langsung panik, ketahui terlebih dulu penyebabnya dan apa saja langkah yang perlu Anda lakukan untuk mengatasinya!

03 Des 2024

Artikel Inspirasi

Manfaat Hingga Penyakit yang Bisa Dicegah Dengan Medical Check Up

Meski biayanya terbilang mahal, nyatanya medical check up punya banyak manfaat yang baik bagi kesehatan maupun keuangan Anda

21 Mei 2022

Artikel Inspirasi

Makan Buah Belum Tentu Sehat, Ini Tips Konsumsi Buah yang Tepat

Berolahraga, jauhi stres dan menjaga asupan adalah kunci utama untuk menjaga kesehatan terutama meningkatkan imunitas tubuh, salah satunya dengan mengonsumsi buah-buahan secara teratur. 

23 Okt 2020

Artikel Inspirasi

Kesepian, 45% Tingkatkan Risiko Kematian Dini

Bertanya tentang perasaan diri sendiri dapat menjadi permulaan agar kita tahu bagaimana mencari solusi dari setiap masalah yang kita hadapi.

02 Nov 2020

Artikel Inspirasi

6 Cara Happy Atasi Stres Saat Pandemi

Sebagai gangguan kesehatan mental, stres bahkan dapat memicu hadirnya berbagai macam penyakit, tak terkecuali penyakit kritis seperti jantung.

10 Okt 2020

Berita & Layanan

Anda Termasuk Tipe Agresif, Konservatif atau Moderat? Yuk Simak Jawabannya

Urusan selera ternyata juga berlaku jika Anda ingin berinvestasi. Pasalnya, tiap orang memiliki profil risiko yang berbeda.

07 Okt 2020

Berita & Layanan

Penyakit Kritis, Masalah Kesehatan Berujung Krisis - Syariah

Secara definitif, penyakit katastropik merupakan penyakit-penyakit yang membutuhkan biaya tinggi dalam pengobatannya serta memiliki komplikasi yang dapat mengancam jiwa.

14 Okt 2020