Aset Penerbit

Aset Penerbit

Hindari 9 Makanan & Minuman yang Jadi Pantangan Sakit Tipes!

Inspirasi

Penyakit tipes atau demam tifoid adalah penyakit yang menyerang organ pencernaan yaitu usus. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi yang menular melalui makanan, minuman, dan lingkungan yang kurang bersih. Oleh karena itu, ketika terserang penyakit tipes, Anda perlu lebih selektif dalam memilih makanan dan minuman yang akan dikonsumsi. Ada beberapa pantangan sakit tipes yang perlu dihindari agar penyakit ini lebih cepat sembuh. Apa saja makanan dan minuman yang menjadi pantangan sakit tipes?

Dilansir dari beberapa sumber, berikut beberapa pantangan makanan dan minuman ketika sakit tipes yang perlu dihindari.

1. Makanan Pedas

Mengonsumsi makanan pedas merupakan sesuatu yang nikmat dan sulit dihindari oleh sebagian orang. Sayangnya, makanan ini perlu dihindari saat Anda terserang penyakit tipes. Pasalnya, makanan pedas mengandung cabai atau merica yang dapat mengiritasi saluran pencernaan yang akan membuat gejala tipes akan semakin parah.  Bukan hanya itu, makanan pedas juga dapat merangsang produksi asam lambung yang dapat meningkatkan kerja usus sehingga dapat menjadi pemicu diare.

2. Makanan berlemak dan berminyak

Selain menghindari makanan pedas, Anda juga perlu menghindari makanan yang berlemak seperti gorengan atau makanan yang bersantan. Makanan tersebut memiliki lemak yang sangat tinggi sehingga membuat kerja dari sistem pencernaan menjadi berat. Kondisi ini tentunya membuat proses penyembuhan penyakit tipes akan semakin lama. Pastikan juga untuk memasak makanan hingga lunak dan dihidangkan pada suhu yang tidak terlalu panas atau dingin agar tidak merangsang pencernaan untuk bekerja lebih berat.

3. Makanan mentah atau setengah matang

Jika Anda pecinta makanan mentah dan setengah matang seperti sushi atau daging setengah matang, pastikan  untuk menghindari makanan tersebut selama Anda sakit tipes. Pasalnya, dalam makanan mentah atau kurang matang terdapat beberapa bakteri seperti Salmonella, E.coli dan Listeria yang  akan membuat penyakit tipes semakin parah.

4. Makanan berserat tinggi

Meskipun makanan berserat baik untuk kesehatan sistem pencernaan, ketika menderita penyakit tipes, makanan ini perlu dihindari untuk sementara. Makanan berserat seperti sereal, roti gandum, dan nasi merah memerlukan waktu lama untuk bisa dicerna oleh tubuh.

Mengonsumsi makanan berserat juga akan membuat penyerapan nutrisi dari makanan semakin lambat dan dapat meningkatkan produksi gas. Selain itu, makanan berserat juga dapat menyebabkan efek samping seperti gas dan kembung pada perut hingga pencernaan yang terganggu. Hal inilah yang membuat makanan berserat menjadi salah satu pantangan sakit tipes yang perlu dihindari. 

5. Makanan yang memproduksi gas berlebih

Ketika sedang mengalami gejala tipes, pastikan juga untuk menghindari makanan yang dapat memicu gas berlebih seperti kembang kol, kubis, dan semangka. Makanan ini mengandung jenis glukosa kompleks yang dapat memicu produksi gas berlebih pada sistem pencernaan sehingga dapat membuat perut kembung dan sering buang gas.

6. Makanan berbumbu tajam

Pantangan sakit tipes selanjutnya adalah menghindari makanan yang mengandung bumbu tajam, terlalu manis atau asin, dan bersantan, misalnya makanan dengan bumbu bawang. Ketika dalam kondisi sehat, bawang memang sangat bermanfaat bagi kesehatan. Namun ketika tipes menyerang, pastikan Anda dapat menghindari bawang-bawangan ini. Hal ini karena bawang-bawangan seperti bawah putih dan bawang merah yang terlalu kuat dalam makanan dapat menyebabkan peradangan dan iritasi pada lambung dan saluran pencernaan.

7. Jajan dan minum sembarangan

Salah satu penyebab penyakit tipes adalah mengonsumsi makanan yang kurang bersih. Oleh karena itu, selama menderita tipes, pastikan untuk berhati-hati dalam mengonsumsi air, khususnya air air putih yang tidak dimasak ataupun galon kemasan eceran. Selain air minum, Anda juga perlu menghindari jajan sembarangan. Hal ini karena kita tidak tahu jelas sumber dan bagaimana jajanan tersebut diolah, bagaimana kebersihan dari peralatan yang digunakan, dan sebagainya. Hal ini dapat meningkatkan risiko makanan dan minuman tersebut terkontaminasi bakteri Salmonella typhi.

8. Susu murni yang belum dipasteurisasi

Susu sebenarnya mengandung tinggi protein dan lebih mudah dicerna daripada daging. Namun bagi penderita tipes, pastikan untuk menghindari susu yang belum dipasteurisasi karena rentan kontaminasi bakteri penyebab tipes yang dapat memperberat gejala infeksi.

9. Kopi dan teh

Minuman mengandung kafein seperti kopi dan teh juga perlu dihindari selama Anda menderita penyakit tipes. Minuman dengan kadar kafein ini bersifat asam sehingga dapat meningkatkan produksi asam lambung dan gas semakin banyak di dalam lambung. Jika Anda ingin mengonsumsi teh, sebaiknya diencerkan dengan air dan tambahkan gula.

Kenapa penderita tipes punya pantangan makanan?

Tipes atau demam tifoid adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi. Semua orang bisa terkena sakit tipes, namun usia anak-anaklah yang paling berisiko. Penyakit ini biasanya terjadi di lingkungan dengan sanitasi dan kualitas air yang buruk.

Bakteri penyebab tipes bisa masuk ke dalam tubuh lewat makanan dan minuman kotor yang terkontaminasi, sehingga penting bagi penderita tipes untuk menghindari beberapa makanan dan minuman yang telah disebutkan di atas.

Selain itu, tipes juga bisa menular dari kontak dengan partikel kecil feses orang yang sakit tipes, misalnya saat menyentuh gagang pintu toilet umum. Tipes umumnya bisa sembuh sendiri seiring waktu dengan mengonsumsi obat pereda nyeri dan istirahat. Dokter juga biasanya akan memberikan resep antibiotik yang harus diminum teratur. Namun, pengobatan di rumah belum tentu cukup untuk membuat bakteri mati dan menyembuhkan Anda dari penyakit.

Tanpa perawatan yang tepat, Anda kemungkinan masih membawa bakteri Salmonella typhi di dalam tubuh meski gejala tipes sudah tidak lagi terasa. Jika demikian, risiko tipes untuk kambuh lagi pada beberapa bulan ke depan masih tinggi.

Bukan hanya itu, Anda juga tetap dapat menularkan bakteri penyebab tipes ke orang lain. Lebih parah lagi, Anda dapat mengalami komplikasi tipes yang dapat mengancam nyawa. Agar bisa sembuh total tanpa risiko kambuh lagi, maka Anda wajib menghindari pantangan makanan dan minuman yang telah disebutkan di atas.

Makanan yang dianjurkan untuk dikonsumsi penderita tipes

Meski ada banyak makanan dan minuman yang perlu dihindari selama terserang penyakit tipes, ada juga beberapa makanan yang sangat dianjurkan untuk Anda konsumsi agar gejala tipes segera membaik. Dilansir dari Hello Sehat, berikut beberapa makanan yang sebaiknya Anda konsumsi selama terserang penyakit tipes.

1. Makanan bertekstur lunak

Tipes merupakan jenis penyakit yang menginfeksi sistem pencernaan, sehingga Anda disarankan untuk mengonsumsi makanan yang lunak, lembek, dan berkuah agar makanan lebih mudah dicerna. Hal ini sangat penting karena sistem pencernaan orang yang mengalami tipes sedang dalam kondisi yang kurang baik dan membutuhkan waktu untuk sembuh.

Selain itu, pemberian makanan yang lunak juga dapat menghindari komplikasi tipes berupa perdarahan pada usus serta perforasi (munculnya lubang pada dinding usus). Namun, jika Anda ingin mengonsumsi makanan yang lebih bertekstur, pastikan untuk mengunyah makanan lebih lama sehingga membuatnya mudah dicerna.

2. Makanan tinggi kalori dan padat gizi

Tipes bisa membuat seseorang kehilangan berat badan dengan cepat. Oleh karena itu, penderita tipes disarankan untuk mengonsumsi makanan yang tinggi kalori dan imbangi juga dengan makanan padat gizi, terutama protein.

Pasalnya, protein bisa menjadi sumber tenaga dan zat pembangun yang berperan dalam pertumbuhan serta pemeliharaan jaringan yang rusak karena tipes. Makanan tinggi protein seperti daging dan telur juga perlu diolah dengan baik agar teksturnya lebih lunak dan berukuran lebih kecil agar lebih mudah dicerna. Penderita tipes juga disarankan untuk mengonsumsi makanan yang benar-benar matang.

3. Makanan rendah serat

Salah satu pantangan untuk orang yang sakit tipes adalah makanan tinggi serat. Makanan ini lebih sulit dicerna sehingga berisiko mengiritasi usus yang sudah meradang akibat tipes. Namun masih ada beberapa jenis buah dan sayur dengan kandungan serat cukup rendah seperti pisang, alpukat, labu siam, buncis muda, dan tomat tanpa kulit serta biji. Selain buah dan sayur, Anda bisa mengonsumsi makanan rendah serat lainnya seperti pasta, nasi putih, kentang, dan roti tawar.

4. Jaga asupan cairan

Salah satu dampak dari penyakit tipes adalah diare yang jika dibiarkan bisa menyebabkan dehidrasi. Oleh karena itu, pastikan untuk memenuhi cairan tubuh dengan mengonsumsi air putih  setidaknya 6–8 gelas sehari.

Selain memenuhi kebutuhan carian, memenuhi kebutuhan air putih setiap hari bisa membantu menjaga keseimbangan elektrolit dalam tubuh. Di samping minum air putih, Anda juga bisa memenuhi kebutuhan cairan harian dengan mengonsumsi kuah sayur atau minum jus buah. Jika gejala dehidrasi tidak membaik, segeralah pergi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Mitos seputar tipes

Banyak mitos yang beredar mengenai penyakit tipes. Padahal tidak semua informasi yang beredar itu benar dan terbukti. Dilansir dari beberapa sumber, berikut beberapa mitos yang sering beredar di masyarakat Indonesia.

1. Kelelahan jadi penyebab tipes

Kelelahan sering disebut sebagai penyebab seseorang terkena penyakit tipes. Padahal, kelelahan merupakan bagian dari gejala demam tifoid dan bukan penyebabnya. Penyakit tipes tidak disebabkan oleh kelelahan, tetapi oleh infeksi bakteri Salmonella typhi yang masuk ke dalam tubuh melalui makanan atau air yang terkontaminasi.

Kelelahan memang bisa membuat seseorang lebih rentan terserang infeksi karena melemahnya sistem kekebalan tubuh, namun bukan jadi penyebab langsung tipes. Penyebab utama tipes adalah kebersihan yang buruk dan sanitasi yang tidak memadai dan memungkinkan bakteri Salmonella typhi menyebar. Jadi, meskipun menjaga kesehatan fisik dan menghindari kelelahan penting untuk mencegah berbagai penyakit, tipes hanya bisa terjadi jika seseorang terpapar bakteri penyebabnya, bukan karena kelelahan semata.

2. Obat cacing bisa menyembuhkan sakit tipes

Seperti namanya, obat cacing dirancang untuk mengatasi infeksi cacing di dalam tubuh manusia. Cacing-cacing yang sering diatasi oleh obat cacing termasuk cacing gelang, cacing kremi, dan cacing pita. Obat ini bekerja dengan cara membunuh cacing dewasa, larva, dan telurnya di dalam tubuh manusia.

Mengingat tipes disebabkan oleh bakteri, bukan oleh cacing, maka penggunaan obat cacing untuk menyembuhkan tipes adalah tidak tepat. Obat cacing tidak memiliki kemampuan untuk membunuh bakteri Salmonella typhi yang menjadi penyebab utama tipes. Untuk menyembuhkan tipes, diperlukan pengobatan yang khusus ditujukan untuk melawan infeksi bakteri tersebut.

3. Makan mie instan bisa sebabkan tipes

Beberapa penelitian telah mengemukakan bahwa mengonsumsi mie instan terlalu sering dapat dikaitkan dengan pola makanan yang buruk secara keseluruhan. Namun, hingga saat ini tidak ada penelitian yang menyebutkan bahwa mengonsumsi mie instan terlalu sering dapat menyebabkan penyakit tipes.

Pada dasarnya penyakit tifus adalah gangguan kesehatan yang disebabkan oleh bakteri Salmonella Typhii. Jadi bisa dikatakan tidak ada kaitan antara mi instan dengan penyakit tersebut. Namun, mengingat bakteri penyebab tifus dapat membuat sistem kekebalan tubuh penderitanya melemah, maka mie instan sudah sepatutnya dihindari saat menderita tipes.

Selain menghindari makanan pantangan sakit tipes yang sudah disebutkan di atas, pastikan juga untuk selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungan agar penyakit tipes lebih cepat sembuh dan tidak kembali menyerang kesehatan tubuh Anda dan keluarga. Pastikan juga untuk memiliki perlindungan agar tidak terjadi risiko keuangan saat terserang sakit tipes yang dapat terjadi kapanpun. Memiliki asuransi kesehatan yang andal akan menjadi salah satu keputusan bijak sebagai langkah perlindungan untuk Anda dan keluarga.

Anda bisa memilih produk Asuransi Mandiri Proteksi Penyakit Tropis dari AXA Mandiri. Asuransi ini memberikan manfaat perlindungan atas berbagai penyakit tropis seperti campak, chikungunya, demam berdarah,  hepatitis A, malaria,  tifus (typhoid), dan zika. Dengan hanya membayar premi Asuransi Mandiri Proteksi Penyakit Tropis mulai dari Rp1.000.000 per tahun, Anda dan keluarga akan mendapatkan manfaat penggantian biaya rawat inap dengan pembayaran langsung (cashless) atau reimbursement atas cakupan penyakit tropis.

Bagi Anda yang ingin membeli asuransi kesehatan swasta, Anda bisa coba berkonsultasi langsung dengan Life Planner atau Financial Advisor AXA Mandiri. Kami akan membantu Anda untuk memahami produk asuransi terbaik sesuai dengan kebutuhan Anda. Kunjungi situs resmi AXA Mandiri atau hubungi 1500803 untuk informasi lebih lanjut.

Sumber:

  • https://aido.id/health-articles/jauhi-pantangan-sakit-tipes-ini-agar-tidak-semakin-parah/detail
  • https://www.klikdokter.com/info-sehat/pencernaan/saat-tifus-hindari-7-makanan-dan-minuman-ini
  • https://hellosehat.com/infeksi/tifus/makanan-untuk-tipes/
  • https://www.halodoc.com/artikel/harus-dihindari-agar-cepat-sembuh-ini-9-pantangan-sakit-tipes
  • https://hellosehat.com/infeksi/tifus/makanan-untuk-tipes/
  • https://hellosehat.com/infeksi/tifus/pantangan-sakit-tipes/
  • https://rsimawardi.com/2024/10/14/tipes-penyakit-yang-disebabkan-karena-kelelahan-mitos-atau-fakta/
  • https://www.merdeka.com/trending/obat-cacing-bisa-sembuhkan-tipes-mitos-atau-fakta-173697-mvk.html?page=2
  • https://www.gooddoctor.co.id/hidup-sehat/nutrisi/mitos-atau-fakta-sering-makan-mi-instan-menyebabkan-sakit-tifus/