Artikel Inspirasi
16 April 2026
Share This Article :
Penyakit mata merupakan gangguan kesehatan yang dapat memengaruhi kemampuan penglihatan serta kenyamanan dalam beraktivitas sehari-hari. Kondisi ini bisa dialami oleh siapa saja, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa dengan tingkat keparahan yang beragam.
Beberapa gangguan mata mungkin hanya menimbulkan iritasi ringan, tetapi ada juga penyakit mata yang dapat berdampak serius jika tidak ditangani dengan tepat. Dengan mengenali faktor penyebab dan cara menjaga kesehatan mata, risiko terkena penyakit mata dapat diminimalkan sehingga fungsi penglihatan tetap terjaga dengan baik.
Mengetahui jenis penyakit mata dan tanda-tandanya sangat penting agar penanganan dapat Anda lakukan sejak dini. Dilansir dari Alodokter, berikut beberapa gangguan mata yang umum terjadi, termasuk beberapa penyakit mata yang berbahaya.
Kelainan refraksi membuat penderitanya kesulitan melihat dengan jelas, karena fokus mata tidak jatuh pada titik yang seharusnya, sehingga membuat objek tampak buram. Selain itu, kelainan refraksi juga bisa ditimbulkan oleh perubahan bentuk kornea atau penuaan lensa. Kelainan refraksi bisa digolongkan menjadi empat jenis, yaitu:
Penyakit mata ini terjadi ketika jaringan lunak di sekitar mata meradang dan membuat mata merah, berair, perih, dan gatal. Konjungtivitis dapat disebabkan oleh iritasi, alergi, atau infeksi. Pengobatan konjungtivitis perlu disesuaikan dengan penyebabnya. Jika disebabkan oleh alergi, penanganannya adalah dengan menjauhi pemicu alergi dan menggunakan obat antihistamin.
Sedangkan untuk konjungtivitis yang disebabkan oleh infeksi bakteri, dibutuhkan pengobatan dengan tetes mata atau salep mata antibiotik. Karena jika dibiarkan saja, bisa membuat mata bernanah. Namun, konjungtivitis yang disebabkan oleh infeksi virus dapat sembuh sendiri dalam beberapa hari.
Mata kering bisa terjadi pada siapa saja, tetapi keluhan ini lebih sering dialami oleh lansia dan wanita. Mata kering terjadi ketika produksi air mata berkurang atau kualitasnya menurun. Penderita mata kering akan merasakan gejala berupa mata terasa berpasir atau seperti ada benda asing di mata, mata merah, terasa perih atau gatal, dan silau.
Faktor penyebabnya bisa bermacam-macam, mulai dari kurangnya produksi air mata, penyakit autoimun, infeksi, iritasi, alergi, kekurangan nutrisi, mata terlalu sering terpapar angin atau sinar matahari, hingga efek samping obat-obatan. Mata kering bisa ditangani dengan penggunaan obat tetes air mata (artificial tears) atau obat untuk meningkatkan produksi air mata, namun Anda juga perlu mengidentifikasi penyebabnya sebelum mengobatinya.
Katarak merupakan penyebab kebutaan nomor satu di Indonesia. Penyakit mata ini membuat lensa mata terlihat keruh sehingga pandangan menjadi kabur, terutama saat malam hari. Katarak kebanyakan diderita oleh orang berusia 60 tahun ke atas, namun pada beberapa kasus, katarak dapat terjadi pada usia yang lebih muda, bahkan pada bayi baru lahir.
Selain karena penuaan yang membuat protein di lensa mata menggumpal, katarak juga bisa disebabkan oleh penyakit diabetes, cedera pada mata, paparan sinar UV, kebiasaan merokok, dan efek samping obat tertentu, seperti kortikosteroid dan terapi radiasi. Jika sudah mengganggu penglihatan, katarak bisa ditangani dengan operasi.
Glaukoma terjadi ketika saraf optik mata rusak sehingga penderitanya mengalami gangguan penglihatan, bahkan kebutaan. Kerusakan saraf optik tersebut disebabkan oleh peningkatan tekanan di dalam bola mata akibat adanya timbunan cairan di dalam mata. Glaukoma dapat terjadi di segala usia, tetapi lebih sering menyerang lansia. Pengobatannya bisa dengan obat minum atau obat tetes mata untuk mengurangi tekanan di dalam bola mata. Langkah pengobatan lainnya bisa dengan operasi, baik operasi laser maupun operasi mata konvensional.
Kornea adalah lapisan terluar mata yang membantu mata fokus menangkap sinar atau gambar dari suatu objek, serta melindungi mata dari kuman, debu, dan zat berbahaya. Berbagai kondisi yang dapat menyerang kornea adalah:
Penyakit pada kornea ini bisa menyebabkan nyeri, mata merah, hingga penurunan penglihatan. Penanganannya bisa meliputi obat tetes, kacamata, atau bahkan operasi transplantasi kornea.
Retina adalah lapisan tipis di belakang mata yang mengirimkan sinyal visual ke otak. Gangguan seperti degenerasi makula, retinopati diabetik, atau lepasnya retina bisa menyebabkan kebutaan. Diagnosis dini sangat penting untuk menyelamatkan penglihatan. Berikut adalah beberapa gangguan retina yang umum terjadi:
Amblyopia atau mata malas adalah jenis penyakit mata yang paling umum menyebabkan gangguan penglihatan pada anak-anak. Terjadi ketika satu mata tidak berkembang sebagaimana mestinya karena otak lebih memilih mata yang lain.
Strabismus terjadi ketika mata tidak sejajar saat melihat suatu objek, sementara nistagmus adalah gerakan mata yang tidak terkendali. Keduanya adalah gangguan pada mata yang bisa memengaruhi penglihatan dan koordinasi visual.
Buta warna adalah jenis penyakit mata yang menyebabkan seseorang sulit membedakan warna, terutama merah dan hijau. Sebagian besar kasus bersifat genetik, tetapi bisa juga disebabkan oleh penyakit atau obat-obatan tertentu. Meskipun tidak dapat sembuh, penggunaan kacamata khusus bisa membantu.
Selain berbagai penyakit di atas, masih ada banyak jenis penyakit mata yang dapat terjadi. Jika penglihatan Anda tiba-tiba kabur atau mata terasa nyeri, bengkak, dan mengeluarkan cairan, segera periksakan ke dokter mata untuk mendapatkan penanganan yang tepat sesuai penyebabnya.
Penyebab penyakit mata sebenarnya tidak bisa diketahui dengan pasti. Namun, ada beberapa faktor yang sering menjadi penyebab penyakit mata seperti:
Oleh karena itu, setiap orang disarankan untuk melakukan pemeriksaan mata secara rutin bahkan sebelum adanya gejala yang muncul. Pemeriksaan mata juga disarankan oleh para penderita diabetes dan mereka yang sudah berusia 40 tahun ke atas.
Penanganan sakit mata sebaiknya disesuaikan dengan penyebabnya yang bisa diketahui ketika melakukan pemeriksaan ke dokter. Semua bentuk pengobatan, baik obat sakit mata alami maupun medis, perlu dilakukan di bawah pengawasan dokter untuk memastikan keamanan dan efektivitasnya. Dilansir dari situs resmi JEC, berikut beberapa cara yang umum dilakukan untuk mengatasi sakit mata antara lain:
Sementara itu, beberapa jenis penyakit mata tertentu mungkin membutuhkan prosedur yang lebih kompleks seperti operasi laser (LASIK) untuk memperbaiki penglihatan, atau operasi katarak dan glaukoma yang dokter spesialis mata lakukan. Setiap kasus penyakit mata membutuhkan penanganan yang berbeda sehingga berkonsultasi dengan dokter adalah langkah terbaik untuk mendapatkan diagnosis yang tepat dan pengobatan yang efektif.
Dalam beberapa kondisi, penanganan penyakit mata terkadang membutuhkan pemeriksaan lanjutan, pengobatan rutin, hingga tindakan medis yang tentu membutuhkan biaya. Karena itu, memiliki asuransi kesehatan dapat menjadi salah satu bentuk perlindungan finansial untuk membantu menanggung biaya perawatan medis, termasuk ketika Anda membutuhkan pemeriksaan atau pengobatan terkait penyakit mata.
Untuk mendapatkan perlindungan kesehatan yang lebih optimal dan kemudahan menikmati manfaat rawat jalan di rumah sakit, Anda bisa mempercayakan hal ini pada AXA Mandiri melalui produk Asuransi Kesehatan Proteksi Ekstra dari AXA Mandiri.
Asuransi Kesehatan Proteksi Ekstra merupakan produk asuransi kesehatan yang memberi pertanggungan hingga usia 75 (tujuh puluh lima) tahun dengan Manfaat Asuransi berupa pembayaran selisih biaya dari peningkatan kelas Rawat Inap bagi peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan). Dengan asuransi ini, Tertanggung dapat mengakses kelas Rawat Inap di atas kelas Rawat Inap BPJS Kesehatan yang menjadi haknya. Selain itu, produk ini juga memberikan sejumlah manfaat lain yaitu manfaat ambulans, Evakuasi Medis dan repatriasi medis, Repatriasi Jenazah, dan santunan hospital cash plan.
Konsultasikan perencanaan finansial Anda dalam memilih produk asuransi kesehatan dengan Life Planner dan Financial Advisor AXA Mandiri yang akan membantu Anda memahami manfaat asuransi dan memberikan solusi terbaik sesuai dengan kondisi finansial Anda. Kunjungi situs resmi AXA Mandiri atau hubungi 1500803 untuk informasi lebih lanjut.
Q: Apa itu penyakit mata?
A: Penyakit mata adalah gangguan kesehatan yang memengaruhi fungsi penglihatan dan kenyamanan mata, mulai dari iritasi ringan hingga kondisi serius yang berisiko menyebabkan kebutaan jika tidak ditangani dengan tepat.
Q: Apakah penyakit mata bisa menyebabkan kebutaan?
A: Ya. Beberapa penyakit mata seperti katarak, glaukoma, dan gangguan retina dapat menyebabkan kebutaan permanen jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat.
Q: Kapan harus memeriksakan mata ke dokter?
A: Segera periksa ke dokter jika mengalami penglihatan tiba-tiba kabur, nyeri hebat, mata bengkak, keluar cairan, atau gangguan penglihatan yang tidak kunjung membaik.
Sumber:
The following has evaluated to null or missing: ==> dynamicElement.element("dynamic-content") [in template "1415598#1415646#1876017277" at line 30, column 39] ---- Tip: If the failing expression is known to legally refer to something that's sometimes null or missing, either specify a default value like myOptionalVar!myDefault, or use <#if myOptionalVar??>when-present<#else>when-missing</#if>. (These only cover the last step of the expression; to cover the whole expression, use parenthesis: (myOptionalVar.foo)!myDefault, (myOptionalVar.foo)?? ---- ---- FTL stack trace ("~" means nesting-related): - Failed at: #assign Category = dynamicElement.ele... [in template "1415598#1415646#1876017277" at line 30, column 19] ----
1<#assign base_url = "/web/amfs/" />
2
3<section class="slider-section CX-main CX-card-media-new media simple">
4 <div class="container CX-wrapper">
5 <div class="box-title">
6 <h3 class="font-publico">Pilih Artikel Terkait</h3>
7 </div>
8 <div class="media-slider" aria-label="Media carousel">
9 <#if entries?has_content>
10 <#assign no = 0 />
11 <#list entries as curEntry>
12 <#assign no = no + 1 />
13 <#assign renderer = curEntry.getAssetRenderer() />
14 <#assign className = renderer.getClassName() />
15
16 <#if className == "com.liferay.journal.model.JournalArticle">
17 <#assign journalArticle = renderer.getArticle() />
18 <#assign document = saxReaderUtil.read(journalArticle.getContentByLocale(locale.toString())) />
19 <#assign rootElement = document.getRootElement() />
20
21 <#assign date = journalArticle.getDisplayDate() />
22 <#assign displayDate = dateUtil.getDate(date, "dd MMM yyyy", locale) />
23 <#assign displayTime = dateUtil.getDate(date?time, "HH:mm", locale) />
24
25 <#-- Ambil Category & ImageBackground -->
26 <#assign Category = "" />
27 <#assign ImageBackground = "" />
28 <#list rootElement.elements() as dynamicElement>
29 <#if "Category" == dynamicElement.attributeValue("field-reference")>
30 <#assign Category = dynamicElement.element("dynamic-content").getText() />
31 </#if>
32 <#if "ImageBackground" == dynamicElement.attributeValue("field-reference")>
33 <#assign ImageBackground = dynamicElement.element("dynamic-content").getStringValue() />
34 </#if>
35 </#list>
36
37 <#assign catSlug = stringUtil.replace(Category?lower_case, " ", "-") />
38
39 <div class="box-card-outer vp-fadeinup delayp${no} <#if Category?has_content>tag-${catSlug}</#if>">
40 <div class="box-card-inner">
41
42 <#-- Gambar background -->
43 <#if ImageBackground?has_content>
44 <#assign image_json = jsonFactoryUtil.createJSONObject(ImageBackground) />
45 <#assign path_image = "/documents/" />
46 <#assign image_groupid = image_json.getString("groupId") + "/" />
47 <#assign image_fileEntryId = image_json.getString("fileEntryId") + "/" />
48 <#assign image_name = stringUtil.replace(image_json.getString("name"), " ", "%20") />
49 <#assign image_uuid = "/" + image_json.getString("uuid") + "/" />
50 <#assign full_image = path_image + image_groupid + image_fileEntryId + image_name + image_uuid />
51
52 <a href="${assetPublisherHelper.getAssetViewURL(renderRequest, renderResponse, curEntry, true)}" data-senna-off="true">
53 <div class="img-background" style="background-image:url(${full_image});"></div>
54 </a>
55 </#if>
56
57 <#-- Konten card versi sederhana -->
58 <div class="box-card-item">
59 <#-- Tag kategori -->
60 <#if Category?has_content>
61 <div class="box-tag-media font-opensans"><p>${Category}</p></div>
62 </#if>
63 <div class="text">
64 <h4 class="font-publico">
65 <a href="${assetPublisherHelper.getAssetViewURL(renderRequest, renderResponse, curEntry, true)}" data-senna-off="true">${curEntry.getTitle(locale)}</a></h4>
66 <#list rootElement.elements() as dynamicElement>
67 <#if "ShortDescription" == dynamicElement.attributeValue("field-reference")>
68 <#assign ShortDescription = dynamicElement.element("dynamic-content").getText() />
69 <p class="font-opensans">${ShortDescription}</p>
70 </#if>
71 </#list>
72 <div class="date">
73 <span>${displayDate}</span>
74 </div>
75 </div>
76 </div>
77 </div>
78 </div>
79 </#if>
80 </#list>
81 </#if>
82 </div>
83 </div>
84</section>
85
86<style lang="scss">
87
88 .slider-section.CX-main.CX-card-media-new.media.simple {
89 background: #E2EFFF;
90 }
91
92.container.CX-wrapper {
93 position: relative;
94}
95
96 .box-title {
97 h3 {
98 font-size: 28px;
99 text-align: center;
100 color: #00008F;
101 font-weight: 700;
102 padding-top: 20px;
103 margin-bottom: 25px;
104 }
105}
106
107.media-slider {
108 position: relative;
109
110 .slick-list {
111 width: 1100px;
112 margin: 0 auto;
113 margin-bottom: 40px;
114
115 .slick-track {
116 opacity: 1;
117 width: 4037px;
118 transform: translate3d(-1101px, 0px, 0px);
119 margin-bottom: 50px;
120
121 .box-card-outer {
122 width: 383px;
123 height: 480px;
124 transition: opacity 0.3s ease;
125
126 .box-card-inner {
127 text-align: left;
128 transition: transform 0.3s ease;
129 margin: 10px;
130 min-width: 280px;
131 position: relative;
132 //display: flex;
133 //flex-direction: column;
134 align-items: stretch;
135
136 &:hover {
137 transform: translateY(-4px);
138 }
139
140 .img-background {
141 //width: 100%;
142 padding-top: 56.25%;
143 background-size: cover;
144 background-position: center right;
145 border-radius: 8px;
146 width: 320px;
147 height: 256.79px;
148
149 }
150
151 .media-body,
152 .box-card-item {
153 //padding: 15px;
154
155 h3,
156 h4 {
157 font-weight: 700;
158 font-size: 18px;
159 margin: 10px 0;
160 color: #00008F;
161 transition: color 0.3s ease;
162
163 a {
164 color: inherit;
165 text-decoration: none;
166
167 &:hover {
168 color: #FCB600;
169 text-decoration: underline;
170 }
171 }
172 }
173
174 .box-tag-media {
175 border: 1px solid;
176 margin-top: 10px;
177 border-radius: 16px;
178 background: #FCB501;
179 color: #FCB501;
180 display: inline-block;
181 padding: 4px 12px;
182
183 p {
184 align-items: center;
185 margin: 0 auto;
186 text-align: center;
187 font-size: 15px;
188 color: #000;
189 }
190 }
191
192 .text {
193 a {
194 font-size: 16px;
195 -webkit-line-clamp: 2;
196 -webkit-box-orient: vertical;
197 overflow: hidden;
198 text-overflow: ellipsis;
199 white-space: normal;
200 word-break: break-word;
201 max-height: calc(1.3em * 2);
202 display: -webkit-box;
203 }
204 }
205
206 p {
207 color: #353535;
208 font-size: 14px;
209 margin: 6px 0;
210 -webkit-line-clamp: 2;
211 -webkit-box-orient: vertical;
212 overflow: hidden;
213 text-overflow: ellipsis;
214 white-space: normal;
215 word-break: break-word;
216 max-height: calc(1.3em * 2);
217 display: -webkit-box;
218 }
219
220 .date {
221 span {
222 font-size: 12px;
223 color: #000;
224 font-weight: 600;
225 }
226 }
227 }
228 }
229 }
230
231 }
232 }
233
234 .slick-slide {
235 padding: 10px;
236 }
237
238 .slick-prev,
239 .slick-next {
240 z-index: 99;
241 height: 36px;
242 width: 36px;
243 background-color: #00008F;
244 border-radius: 50%;
245 opacity: .25;
246 transition: background-color .3s ease, opacity .3s ease;
247
248 &:before {
249 font-family: "Font Awesome\ 5 Pro";
250 font-size: 15px;
251 color: #FFFFFF;
252 position: relative;
253 }
254
255 &:hover {
256 background-color: #FCB600;
257 opacity: 1;
258 }
259 }
260
261 .slick-prev {
262 left: 5px;
263
264 &:before {
265 content: '\f053';
266 }
267 }
268
269 .slick-next {
270 right: 5px;
271
272 &:before {
273 content: '\f054';
274 }
275 }
276
277 .slick-dots {
278 display: flex !important;
279 justify-content: center;
280 gap: 6px;
281 align-items: center;
282 margin-top: 18px;
283
284 li {
285 margin: 0;
286 width: 16px;
287 transition: width 0.3s ease;
288
289 button {
290 width: 100%;
291 height: 5px;
292 background-color: transparent;
293 border: 1px solid #00008F;
294 border-radius: 5px;
295 padding: 0;
296 cursor: pointer;
297 transition: background-color 0.3s ease;
298
299 &::before {
300 content: "";
301 }
302
303 &:hover {
304 background-color: #a9a9a9;
305 }
306 }
307
308 &.slick-active {
309 width: 36px;
310
311 button {
312 background-color: #00008F;
313 }
314 }
315 }
316 }
317
318 &.no-fade .slick-slide {
319 opacity: 1 !important;
320 }
321}
322
323@media (max-width: 1024px) {
324 .media-slider {
325 .slick-prev {
326 display: none !important;
327 }
328 }
329
330 .media-slider {
331 .slick-next {
332 display: none !important;
333 }
334 }
335}
336
337@media (max-width: 768px) {
338 .CX-main.CX-card-media-new.media {
339 padding: 0 !important;
340 }
341
342 .box-title {
343 h3 {
344 font-size: 24px;
345 margin-bottom: 30px;
346 }
347 }
348 .media-slider {
349 .slick-prev {
350 display: none !important;
351 }
352 .slick-next {
353 display: none !important;
354 }
355 .slick-slide {
356 padding: 0;
357 }
358
359 .slick-list {
360 .slick-track {
361 .box-card-outer {
362 width: 320px;
363 height: 360px;
364 .box-card-inner {
365 width: 287px;
366
367 .img-background {
368 width: 100%;
369 height: 192px;
370 padding: 0;
371 }
372
373 .media-body {
374 h3 {
375 font-size: 16px;
376 }
377 h4 {
378 font-size: 16px;
379 }
380 }
381
382 .box-card-item {
383 .text {
384 width: 100%;
385 h4 {
386 font-size: 16px;
387 }
388 }
389
390 .box-tag-media {
391 p {
392 font-size: 12px;
393 }
394
395 .date {
396 span {
397 font-size: 11px;
398 }
399 }
400 }
401 }
402 }
403 }
404 }
405 }
406 }
407}
408
409.slider-section.CX-main.CX-card-media-new.media.simple {
410 position: relative;
411}
412
413</style>
414
415<script src="https://cdnjs.cloudflare.com/ajax/libs/slick-carousel/1.8.1/slick.min.js"></script>
416<script>
417 $(function () {
418 const $slider = $('.media-slider');
419
420 // Inisialisasi Slick
421 $slider.slick({
422 slidesToShow: 3,
423 dots: true,
424 arrows: true,
425 infinite: true,
426 centerMode: false,
427 centerPadding: '0px',
428 lazyLoad: 'ondemand',
429 responsive: [
430 {
431 breakpoint: 1024,
432 settings: {
433 slidesToShow: 2,
434 centerMode: false,
435 centerPadding: '0px'
436 }
437 },
438 {
439 breakpoint: 768,
440 settings: {
441 slidesToShow: 1,
442 centerMode: true,
443 centerPadding: '50px'
444 }
445 },
446 {
447 breakpoint: 400,
448 settings: {
449 slidesToShow: 1,
450 centerMode: true,
451 centerPadding: '25px'
452 }
453 },
454 {
455 breakpoint: 375,
456 settings: {
457 slidesToShow: 1,
458 centerMode: true,
459 centerPadding: '0px'
460 }
461 }
462 ]
463 });
464
465 function fixSlickOpacity() {
466 const totalSlides = $slider.find('.slick-slide').not('.slick-cloned').length;
467 const slick = $slider.slick('getSlick');
468 const currentShow = slick.options.slidesToShow || 1;
469
470 if (totalSlides <= currentShow) {
471 $slider.addClass('no-fade');
472 } else {
473 $slider.removeClass('no-fade');
474 }
475 }
476
477 setTimeout(fixSlickOpacity, 100);
478 $slider.on('setPosition afterChange breakpoint', fixSlickOpacity);
479 });
480</script>