Selamat Datang di AXA Mandiri Online Solution

Pilih layanan yang Anda butuhkan

5 Penyebab Penyakit Jantung Koroner

6 Juni 2016 |

penyebab penyakit jantung koroner
Penyakit jantung koroner atau dapat disebut juga penyakit arteri koroner merupakan salah satu penyebab utama kematian di dunia hingga saat ini. Sekitar 35% kematian di Indonesia disebabkan oleh penyakit jantung, bahkan angka kematian akibat penyakit jantung koroner di Asia Tenggara mencapai 1,8 juta kasus pada tahun 2014. Maka dari itu sangatlah penting untuk mengetahui sejak dini tentang gejala dan penyebab penyakit jantung koroner ini untuk mencegah komplikasi kronis lebih lanjut.

Gejala penyakit jantung koroner pada pria biasanya berbeda dengan penyakit jantung koroner pada wanita. Data statistik memberikan gambaran bahwa penyakit jantung koroner yang paling umum terjadi pada orang tua dan kaum pria dibandingkan wanita dengan usia yang sama. Jantung koroner terjadi akibat penumpukan plak pada arteri yang membuat saluran menyempit, sehingga tidak mampu untuk memasok oksigen dan darah ke jantung. Kondisi ini berakibat pada aliran darah menjadi terhambat dan penderita akhirnya terjangkit penyakit jantung koroner. Penyakit ini biasanya mengakibatkan keluhan nyeri pada dada dan akhirnya berujung serangan jantung.

Berikut ini sejumlah penyebab penyakit jantung koroner yang bisa memperburuk kondisi jantung.

  1. Rokok

Kebiasaan menghisap rokok adalah risiko yang paling berperan bagi peningkatan penyakit jantung koroner. Kandungan nikotin serta karbon monoksida dalam asap rokok membuat jantung bekerja lebih cepat daripada yang seharusnya. Kedua zat beracun tersebut juga meningkatkan risiko terjadinya gumpalan darah dalam arteri. Terlebih lagi bahan-bahan kimia lain dalam rokok juga mampu merusak lapisan arteri koroner, sehingga semakin memperbesar risiko terkena penyakit jantung koroner. Pecandu rokok diprediksi memiliki tingkat risiko terkena penyakit jantung koroner 24% lebih besar daripada yang tidak merokok.

  1. Kolesterol

Jumlah kolesterol yang terlalu banyak mengalir dalam darah dapat menyebabkan penyakit jantung koroner. Jenis kolesterol yang membuat risiko jantung koroner semakin besar adalah jenis lipoprotein low-density (LDL) atau yang biasa disebut sebagai kolesterol ‘jahat’. Jenis kolesterol inilah yang memiliki kecenderungan untuk menempel dan menimbun dalam aliran arteri koroner.

  1. Diabetes

Para penderita diabetes juga cenderung memiliki risiko dua kali lipat terkena penyakit jantung koroner. Risiko ini disebabkan penderita diabetes kemungkinan memiliki lapisan pembuluh darah yang lebih tebal dari orang yang sehat. Ketebalan yang berlebih pada arteri koroner bisa menyebabkan tidak lancarnya aliran darah.

  1. Pembekuan darah

Terjadinya trombosis atau pembekuan darah pada arteri koroner akan memblokir distribusi darah menuju jantung. Pembekuan darah dalam arteri koroner biasanya terjadi di lokasi yang sama dengan aterosklerosis. Adanya pembekuan darah menghalangi suplai darah ke oksigen, semakin lama akan meningkatkan risiko penyakit jantung koroner bagi penderita.

  1. Tekanan darah

Tekanan darah yang terlalu tinggi juga bisa memperbesar risiko menderita penyakit jantung koroner. Anda dikategorikan memiliki tekanan darah tinggi jika memiliki tekanan sistolik pada kisaran angka 140mmHg atau lebih, atau tekanan diastolik sekitar 90mmHg atau lebih. Tekanan sistolik digunakan sebagai ukuran tekanan darah saat jantung berkontraksi atau memompa darah keluar. Sementara tekanan diastolik merupakan tekanan darah saat jantung sedang santai dan mengisi darah.

Cermati penyebab penyakit jantung koroner seperti di atas, periksakan diri Anda pada dokter secara berkala supaya bisa diatasi sejak dini. Percayakan solusi biaya kesehatan dengan asuransi AXA Mandiri agar jika terjadi risiko ini, Anda dapat fokus pada proses pengobatan tanpa mengkhawatirkan masalah biaya.

Artikel Terkait :

  1. 7 Gejala Jantung Sakit Penting untuk Diketahui
  2. Pemula dalam Traveling? Perhatikan Hal Berikut Ini!
  3. Antisipasi Kondisi Keuangan Darurat
  4. Tips Mudah Menjadi Backpacker Sejati
  5. Amannya Berlibur Dengan Biro Perjalanan Wisata Hongkong

AXA Mandiri

Harga Unit
Kurs Rupiah

27 Agu 2015

Beli BI Tengah BI
USD 14,031.00 14,102.00
Total Klaim

Jul 2015

IDR 125,736,332,881.00
USD 0.00

Disclaimer & Ownership. Copyright 2018 AXA Mandiri.
AXA Mandiri merupakan perusahaan asuransi yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

Selamat Datang di AXA Mandiri Online Solution

Pilih layanan yang Anda butuhkan

icon-chat
icon-chat

Maaf Layanan kami sedang offline

Jam kerja kami senin - jumat pukul 08.00-17.00