Maaf Layanan kami sedang offline

Jam kerja kami senin - jumat pukul 08.00-17.00

DPLK AXA Mandiri
Klik Disini

Temukan Kebutuhan Anda

Selamat Datang di AXA Mandiri Online Solution

Pilih layanan yang Anda butuhkan

Memilih Terapi yang Tepat Untuk Penderita Stroke

25 January 2016 |

Stroke adalah salah satu penyakit mematikan yang paling banyak diwaspadai, khususnya orang dengan usia renta. Saat pasokan darah yang membawa oksigen dan nutrisi ke otak terganggu, maka sel-sel otak akan mati secara bertahap. Hal ini akan mengakibatkan hilangnya fungsi otak dan menyebabkan penderita menjadi lumpuh, bahkan kehilangan nyawa. Namun, jika penderita mengalami stroke yang terlanjur parah, penderita dapat menjalankan terapi yang mampu merangsang saraf-sarafnya untuk kembali bekerja secara normal. Terapi-terapi yang dapat dilakukan untuk para penderita stroke antara lain:

  1. Terapi Fisik Stroke akan menyerang saraf-saraf penting pada otak yang menyebabkan lemahnya otot-otot penderita, sehingga penderita menjadi sulit mengatur keseimbangan tubuh, sendi sulit bergerak, serta memiliki keterbatasan melakukan aktivitas fisik lainnya. Terapi fisik akan membantu si penderita dalam melatih keseimbangan tubuh dan memperkuat otot, serta sendi pada tubuh. Biasanya, terapi akan dilakukan oleh seorang fisioterapis yang akan kontinyu mengevaluasi kondisi penderita.
  2. Terapi Okupasi Terapi ini membantu penderita melatih kembali hal-hal untuk melakukan kegiatan sehari-hari, misalnya melatih makan dengan sendok, melatih mengancingkan baju atau hal-hal kecil lainnya.
  3. Terapi Psikologi Seorang penderita stroke biasanya juga mengalami gangguan psikologi, seperti minder dan hal lainnya. Maka, terapi ini sangat cocok untuk penderita yang down dengan kondisinya tersebut. Terapi psikologi juga sangat penting untuk memperbaiki emosi seseorang yang terkena serangan stroke. Dalam hal ini, dukungan penuh dari keluarga sangat dibutuhkan demi mengembalikan kepercayaan diri pengidap stroke.

Jika penderita melakukan terapi secara teratur, bukan tidak mungkin penderita stroke akan berangsur-angsur membaik. Pengobatan penyakit stroke tidaklah murah. Menurut data yang dilansir oleh BPJS, pengobatan penyakit stroke bisa mencapai lebih dari Rp 250 juta. Oleh karena itu persiapan dana dengan memiliki jaminan kesehatan sangatlah penting dalam membantu kesembuhan penderita. Ajaklah keluarga Anda untuk sama-sama menjaga kesehatan dengan mengatur pola hidup yang lebih sehat.

Artikel Terkait :

  1. Waspadai Gejala Usus Buntu Sekarang Juga!

AXA Mandiri

Harga Unit

IHSG Naik +1.07% – 03 Juli 2020

Market Update

Disclaimer & Ownership. Copyright 2020 AXA Mandiri.
AXA Mandiri merupakan perusahaan asuransi yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

Selamat Datang di AXA Mandiri Online Solution

Pilih layanan yang Anda butuhkan

icon-chat
icon-chat

Maaf Layanan kami sedang offline

Jam kerja kami senin - jumat pukul 08.00-17.00