Maaf Layanan kami sedang offline

Jam kerja kami senin - jumat pukul 08.00-17.00


Kalkulator Pendidikan

Temukan Kebutuhan Anda

Live Chat

Live Chat

Selamat Datang di AXA Mandiri Online Solution

Pilih layanan yang Anda butuhkan

Ini Dia 8 Srikandi Bulu Tangkis Indonesia dengan Prestasi Segudang

17 Oktober 2019 |

Jika pada cabang olahraga lain di Indonesia belum banyak yang menyumbang prestasi, lain ceritanya dengan bulu tangkis. Apalagi jika dikerucutkan lagi jika dilihat dari sektor pebulu tangkis perempuan. Banyak dari kita tidak tahu jika torehan prestasi bulu tangkis yang disumbangkan dari sektor putri sudah dimulai sejak era 1959-1975an.

Mau tahu siapa saja 8 srikandi bulu tangkis Indonesia yang punya prestasi baik di kancah nasional maupun internasional. Simak secara berurutan kisahnya yang dikutip dari laman IDN Times.

  • Minarni Soedaryanto 

Minarni Soedaryanto merupakan atlet bulutangkis wanita asli Indonesia yang berjaya pada era 1959-1975an. Ia merupakan atlet bulutangkis wanita Indonesia pertama yang berhasil mencapai final All England pada tahun 1968. Tak hanya itu, untuk pertama kalinya juga ia berhasil membawa pulang Piala Uber ke Indonesia pada tahun 1975.

  • Retno Kustiyah

Pebulutangkis wanita Indonesia yang aktif pada era 1960-an dan 1970-an ini sering berpasangan dengan Minarni Soedaryanto pada nomor ganda putri. Berbagai macam prestasi telah ia torehkan untuk Indonesia, seperti medali emas Asian Games 1962 dan 1966 bersama Minarni Soedaryanto, Juara All England 1968 bersama Minarni Soedaryanto, dan segudang prestasi lainnya.

  • Tati Sumirah

Tati Sumirah merupakan anggota tim Uber Indonesia yang berhasil menyabet Piala Uber pada 1975. Tati Sumirah merupakan pemain spesialis tunggal putri dan sering mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Beliau pernah menjadi Runner-up Kejuaraan Invitasi Dunia 1974, Juara Piala Uber 1975 (Tim Indonesia), dan Medali Perunggu Kejuaraan Dunia 1980.

  • Verawaty Fajrin

Verawaty Fajrin merupakan atlet bulutangkis wanita Indonesia pada tahun 1980-an. Ia dikenal karena kemampuannya dalam bermain rangkap di berbagi nomor sekaligus. Prestasi yang pernah ditorehkan oleh Verawaty sangat mengesankan. Ia pernah menyabet gelar Kejuaraan Dunia 1980, All England 1979 dan medali emas Asian Games 1980 bersama Imelda Wiguna, dan masih banyak lagi!

  • Imelda Wiguna

Imelda Wiguna merupakan pemain bulutangkis wanita Indonesia yang andal bermain di nomor ganda, baik itu ganda putri maupun campuran. Imelda Wiguna bersama dengan Verawaty Fajrin di nomor ganda putri pernah memenangkan medali emas Asian Games 1978, Juara SEA Games 1979, Juara All England 1979, dan lainnya. Adapun pada nomor ganda campuran bersama Christian Hadinata, ia juga memenangkan banyak gelar seperti All England 1979, SEA Games 1979, Kejuaraan Dunia 1980, dan berbagai macam gelar bergengsi lainnya.

  • Ivana Lie

Selain atlet bulu tangkis, Ivana Lie juga sering muncul di layar kaca nasional sebagai bintang iklan maupun sebagai komentator pertandingan bulutangkis. Srikandi Indonesia yang satu ini memang telah meraih segudang prestasi bagi Indonesia. Ia merupakan pemain yang dikenal karena keahliannya dalam bermain di nomor tunggal maupun ganda. Bermain pada nomor tunggal putri, Ivana Lie pernah merengkuh gelar SEA Games 1979 dan 1983, Indonesia Open 1983, Taiwan Open 1982 dan 1984, serta segudang prestasi lainnya.

  • Rosiana Tendean

Rosiana Tendean merupakan salah satu srikandi bulu tangkis Indonesia yang terkenal pada era 1990-an. Ia merupakan atlet bulutangkis spesialis ganda campuran. Bersama Rudy Gunawan, keduanya pernah memborong gelar Kejuaraan Dunia 1990-1992 secara berturut-turut.

  • Susi Susanti

Saat berusia 14 tahun, Susi sukses menggondol juara World Championship Junior lima kali berturut-turut kategori tunggal putri, ganda putri dan campuran. Di awal karier di tahun 1989, ia berhasil menjadi Juara Indonesia Open ketika berusia 18 tahun. Susi tercatat telah menjuarai gelaran kompetisi tersebut sebanyak tujuh kali. Menjuarai Piala Sudirman 1989 untuk pertama kalinya bagi Indonesia. Berhasil meraih empat kali juara All England tahun 1990, 1991, 1993 dan 1994. Puncaknya, meraih medali emas di ajang Olimpiade Barcelona tahun 1992 bersama Alan Budikusuma yang kini menjadi suaminya. Kisah sukses perjuangan Susi Susanti menjadi srikandi bulu tangkis Indonesia yang berhasil mengharumkan nama bangsa ini sebentar kali dapat kita saksikan di bioskop dalam film Susi Susanti Love All.

AXA Mandiri

Harga Unit
Kurs Rupiah

27 Agu 2015

Beli BI Tengah BI
USD 14,031.00 14,102.00
Total Klaim

Jul 2015

IDR 125,736,332,881.00
USD 0.00

Disclaimer & Ownership. Copyright 2019 AXA Mandiri.
AXA Mandiri merupakan perusahaan asuransi yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

Selamat Datang di AXA Mandiri Online Solution

Pilih layanan yang Anda butuhkan

icon-chat
icon-chat

Maaf Layanan kami sedang offline

Jam kerja kami senin - jumat pukul 08.00-17.00