Selamat Datang di AXA Mandiri Online Solution

Pilih layanan yang Anda butuhkan

Hati-hati! Inilah Gejala Pada Disfungsi Sendi Rahang

3 Pebruari 2016 |

Disfungsi sendi temporomandibular atau dalam bahasa Inggris disingkat TMD, adalah sekumpulan kondisi yang menyebabkan rasa sakit dan disfungsi pada sendi dan otot rahang yang mengontrol gerakan rahang. Kondisi ini juga lebih sering terjadi pada wanita dibanding pria. Pada kebanyakan orang, nyeri pada area sendi atau otot rahang bukanlah pertanda masalah serius. Secara umum, rasa tidak nyaman karena kondisi ini terjadi sewaktu-waktu dan bersifat sementara, dan sering timbul dalam siklus tertentu. Rasa sakit yang timbul akan hilang perlahan-lahan dengan sedikit atau tanpa pengobatan. Walaupun begitu, beberapa orang dapat mengalami gejala ini dalam jangka waktu yang cukup lama dan signifikan.

Sendi temporomandibular menghubungkan rahang bawah, yang disebut mandibula, dengan tulang yang berada di sisi kepala, yaitu tulang temporal. Jika Anda meletakkan jari di depan telinga lalu membuka mulut, Anda akan merasakan sendi tersebut. Dikarenakan sendi-sendi itu fleksibel, rahang dapat bergerak ke atas, ke bawah dan ke samping dengan mudah, serta memungkinkan kita untuk berbicara, mengunyah dan menguap. Otot-otot melekat dan mengelilingi sendi rahang, mengontrol posisi dan pergerakannya.

Trauma pada rahang atau sendi temporomandibular menjadi penyebab utama pada beberapa TMD. Pada kebanyakan orang, gejala mulai muncul tanpa alasan yang jelas. Tetapi, banyak yang menyebutkan bahwa ini terjadi karena stres yang mengakibatkan bruxism (menggertakkan gigi saat tidur), kebiasaan menopang dagu, atau juga mengunyah hanya pada satu sisi. Berikut adalah gejala-gejala timbulnya disfungsi sendi temporomandibular.

  • Rasa sakit, terutama pada otot untuk mengunyah atau sendi rahang.
  • Sakit menyebar ke daerah wajah, rahang, atau leher.
  • Sakit kepala.
  • Otot rahang terasa kaku.
  • Ruang gerak rahang yang terbatas atau terkunci.
  • Timbul bunyi “klik” yang terasa sakit, letupan atau nyeri pada sendi rahang saat membuka atau menutup mulut.
  • Letak gigi atas dan bawah menjadi tidak sejajar.

Untuk masalah pada sendi dan otot rahang yang terjadi dalam waktu sementara dan tidak memburuk, pengobatan sederhana mungkin dapat meredakan ketidaknyamanan yang dirasakan. Beberapa hal yang dapat dilakukan adalah seperti mengonsumsi makanan bertekstur lembut, mengompres rahang dengan es, menghindari pergerakan rahang secara berlebihan (menguap atau berbicara dengan membuka mulut lebar-lebar, atau mengunyah permen karet), mempelajari cara-cara untuk menghilangkan stres, melakukan gerakan-gerakan untuk melatih pergerakan rahang.

Selain itu, pada beberapa kasus juga dibutuhkan perawatan medis intensif untuk menjaga sendi rahang agar tidak memburuk. Tak jarang pula harus dilakukan pembedahan yang memakan biaya cukup besar. Asuransi kesehatan berobat jalan harus dimiliki bagi setiap penderita TMJ karena tidak hanya bisa membiayai pengobatan, namun juga membantu Anda dalam mendapatkan perawatan optimal. Asuransi kesehatan AXA Mandiri memiliki beberapa produk yang bisa memberikan manfaat asuransi kesehatan rawat jalan dan inap

Artikel Terkait :

  1. Mari Berlibur Ke Singapura ala Backpacker!
  2. 4 Tips Nyaman Wisata Ke Luar Negeri
  3. Ingin Liburan Hemat di Australia? Ikuti Tips Ini!
  4. Umrah Pertama Kali, Jangan Lupakan Hal-Hal Berikut
  5. Trik Menggunakan Kartu Kredit Saat Berlibur Ke Luar Negeri

AXA Mandiri

Harga Unit
Kurs Rupiah

27 Agu 2015

Beli BI Tengah BI
USD 14,031.00 14,102.00
Total Klaim

Jul 2015

IDR 125,736,332,881.00
USD 0.00

Disclaimer & Ownership. Copyright 2018 AXA Mandiri.
AXA Mandiri merupakan perusahaan asuransi yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

Selamat Datang di AXA Mandiri Online Solution

Pilih layanan yang Anda butuhkan

icon-chat
icon-chat

Maaf Layanan kami sedang offline

Jam kerja kami senin - jumat pukul 08.00-17.00