Selamat Datang di AXA Mandiri Online Solution

Pilih layanan yang Anda butuhkan

Gejala Penyakit Jantung Bengkak serta Cara Mencegahnya

7 Juni 2016 |
penyakit jantung bengkak

gejala penyakit jantung bengkak

Kardiomelagi adalah istilah kedokteran untuk kondisi pembengkakan jantung. Banyak orang masih asing dengan kondisi tersebut, padahal penyakit jantung ini merupakan penyakit yang perlu diwaspadai karena bisa menyerang tiba-tiba. Kondisi jantung bengkak biasanya ketika adanya pelonggaran pada otot jantung, sehingga jantung Anda berukuran lebih besar. Normalnya jantung hanya seukuran kepalan tangan, pada gejala penyakit jantung bengkak terjadi peningkatan volume pada bilik jantung dan juga penebalan terhadap jantung itu sendiri.

Jantung bengkak timbul sebagai bentuk respon terhadap kerusakan pada otot jantung. Terdapat dua jenis masalah dalam hal ini, yang pertama adalah jantung bengkak akibat melonggarnya otot jantung sehingga volume bilik jantung menjadi lebih besar atau disebut juga dengan kardiomiopati dilatasi. Sementara itu, yang kedua adalah adanya penebalan pada otot jantung yang disebut sebagai kardiomiopati hipertrofi. Kardiomiopati dilatasi atau kondisi otot jantung menipis adalah jenis utama kardiomegali.

Hal yang menyebabkan jantung membengkak kemungkinan datang dari penyakit lain, seperti tekanan darah tinggi. Tekanan darah yang meningkat bisa membuat kinerja otot jantung menjadi lebih cepat dan akan memicu pelemahan pada otot. Tekanan darah yang tinggi juga bisa membuat jantung memompa lebih cepat dari biasanya, hingga menimbulkan serangan jantung secara mendadak.

Gejala Penyakit Jantung Bengkak

Pembengkakan pada jantung sebenarnya bisa diidentifikasi oleh diri sendiri. Tubuh akan memberikan respon tersendiri jika jantung membesar dari biasanya. Berikut adalah beberapa gejala penyakit jantung bengkak

  • Sesak nafas

Gejala utama yang akan pertama kali terjadi, bagi penderita penyakit jantung biasa akan sembuh dengan berbaring, akan tetapi hal tersebut tidak menolong saat jantung membengkak.

  • Mudah lelah

Penderita jantung bengkak kerap kali mengalami kelelahan hebat, meskipun tidak menjalani kegiatan fisik yang berat. Biasanya dipengaruhi kerja jantung yang tidak maksimal.

  • Terasa nyeri di bagian dada

Rasa lelah juga diiringi dengan rasa nyeri yang akan semaki menjalar dari bagian dada ke seluruh tubuh, jika ini sudah terjadi sangat dibutuhkan bantuan medis.

  • Berat badan bertambah

Secara umum pasien penyakit jantung akan mengalami penurunan berat badan, namun penderita yang mengalami jantung membengkak justru mengalami kenaikan berat badan, hal ini tidak lepas dari pengaruh pembengkakan jantung tersebut.

  • Kaki mengalami pembengkakan

Pembengkakan pada kaki atau tangan juga terjadi sebagai salah satu gejala penyakit jantung bengkak akibat tidak lancarnya aliran darah.

Mencegah Jantung Bengkak

  1. Olahraga teratur

Tubuh yang jarang melakukan aktivitas fisik mengeluarkan keringat berisiko kelebihan berat badan atau obesitas. Hal ini sangat berbahaya karena membuat jantung bekerja lebih keras, hingga menyebabkan terjadinya pembengkakan pada jantung.

  1. Hentikan kebiasaan merokok

Merokok sangat mempengaruhi kerja jantung menjadi terganggu, racun berbahaya dalam rokok dalam menghambat aliran darah di jantung dan menjadi bengkak. Perokok pasif juga memiliki risiko terkena jantung bengkak, oleh karena itu sebaiknya hindari tempat banyak perokok aktif.

  1. Konsumsi makanan sehat

Makanan sangat berpengaruh bagi kesehatan jantung Anda, perbanyak konsumsi buah-buahan dan sayuran, serta kurangi makanan berlemak dan penuh garam misalnya seperti makanan cepat saji.

  1. Pantau tekanan darah

Pemicu jantung membengkak yang paling banyak ditemui adalah tekanan darah yang tinggi, oleh sebab itu tidak ada salahnya jika Anda melakukan pemeriksaan tekanan darah berkala untuk mengetahui kondisi jantung secara dini.

Ada baiknya bagi Anda untuk menjalani hidup sehat dan melakukan pencegahan terhadap pembengkakan jantung. Jika merasakan beberapa gejala penyakit jantung bengkak, periksakan diri secara tuntas ke dokter. Tidak perlu khawatir akan biaya pengobatan, layanan asuransi jiwa AXA Mandiri bisa menjadi solusi proteksi kesehatan yang fleksibel dan telah terpercaya.

Artikel Terkait :

  1. 10 Tanda dan Gejala Sakit Jantung
  2. Gejala Ginjal Sakit yang Paling Umum
  3. Mari Kontrol Gula Darah Sekarang Juga!
  4. 9 Gejala Jantung Tersumbat
  5. Amannya Berlibur Dengan Biro Perjalanan Wisata Hongkong

AXA Mandiri

Harga Unit
Kurs Rupiah

27 Agu 2015

Beli BI Tengah BI
USD 14,031.00 14,102.00
Total Klaim

Jul 2015

IDR 125,736,332,881.00
USD 0.00

Disclaimer & Ownership. Copyright 2018 AXA Mandiri.
AXA Mandiri merupakan perusahaan asuransi yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

Selamat Datang di AXA Mandiri Online Solution

Pilih layanan yang Anda butuhkan

icon-chat
icon-chat

Maaf Layanan kami sedang offline

Jam kerja kami senin - jumat pukul 08.00-17.00